Sebelum Konsumsi Obat Mata Iritasi, Pahami Tips Ini Dulu

Sebelum Konsumsi Obat Mata Iritasi, Pahami Tips Ini Dulu

Penulis: Anggita | Editor: Opie

Saat iritasi mata terjadi, maka penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya karena paparan debu di jalan.

Sangat wajar jika rasa ingin mengucek mata muncul akibat sensasi gatal yang ditimbulkan, hingga akhirnya mata mengeluarkan air.

Padahal, mengucek mata adalah salah satu hal yang penting untuk Anda hindari saat mata sedang iritasi.

Lantas, cara apa saja yang harus Anda lakukan saat sedang terkena iritasi mata? Cobalah cara berikut ini.

Baca Juga: Berbagai Penyebab Iritasi Mata yang Perlu Diwaspadai

1. Pahami penyebab sakit mata

Umumnya, gejala sakit mata bisa bervariasi pada setiap penyebabnya. Beberapa di antaranya seperti:

  • Mata memerah
  • Rasa terbakar
  • Keluar cairan atau kotoran
  • Gatal
  • Terasa seperti ada benda asing
  • Penglihatan kabur
  • Bengkak

Iritasi mata bisa disebabkan oleh berbagai kemungkinan, mulai dari kondisi mata Anda yang kurang lembap, kuman, hingga faktor-faktor eksternal seperti penggunaan lensa kontak, terpapar debu, pasir, dan lainnya.

Bisa jadi, gejala dari salah satu kondisi mata mirip dengan masalah mata lainnya. Untuk itu, sangat disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui masalah mata yang Anda alami.

2. Hindari mengucek mata

Saat mata terkena infeksi, alergi, atau bahkan kering, mata bisa terasa gatal.

Hal ini bisa membuat Anda merasa ingin mengucek mata untuk mengeluarkan kotoran dari dalam mata.

Perlu diingat, jangan pernah mengucek mata yang sedang iritasi.

Semakin sering Anda mengucek mata, maka sensasi gatal dan iritasi akan semakin parah.

Tidak hanya itu, mengucek mata juga bisa melukai kornea Anda, bahkan lebih parahnya bisa menyebabkan kondisi mata yang disebut keratokonus.

Keratokonus bisa mengakibatkan penglihatan Anda menjadi kabur, ganda, bahkan membuatnya semakin sensitif pada cahaya.

Jika sudah parah, kornea mata bisa rusak, menonjol dan membentuk kerucut, sehingga bisa memerlukan transplantasi kornea untuk mengganti mata yang sudah rusak.

3. Kompres mata dengan air dingin

Dibanding dengan mengucek mata, Anda bisa meredakan rasa gatal dengan mengompres mata dengan es.

Caranya, tutup mata Anda, lalu letakkan handuk atau waslap yang sudah direndam air dingin, atau gunakan ice pack di atas mata selama 10 menit.

Anda bisa mengulangi cara ini sebanyak yang dibutuhkan.

Baca Juga: Ketahui Fungsi dan Permasalahan pada Kornea Mata

4. Mengistirahatkan mata

Setiap harinya, banyak orang menggunakan gawai seperti komputer atau ponsel dalam waktu yang lama. Iritasi mata juga bisa terjadi karenanya.

Ketika terlalu lama menatap layar, maka mata bisa merasa lelah dan penglihatannya terganggu.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mencoba mengistirahatkan mata selama 15 menit setelah 2 jam penggunaan gadget.

Lalu, setiap 20 menit sekali, cobalah untuk melihat objek yang jauh, baru tatap layar kembali. Cara ini bisa membantu mata untuk fokus kembali.

5. Periksa lensa kontak Anda

Lensa kontak menjadi alternatif bagi pemilik mata rabun. Jika Anda salah satu pemakai lensa kontak secara rutin, maka periksalah kontak lensa Anda, bisa jadi kontak lensa Anda saat ini adalah penyebab mata iritasi.

Ketika Anda menggunakan jenis lensa kontak tertentu, maka mata bisa terasa tidak nyaman, lebih cepat kering, bahkan menjadi merah.

Kurangilah penggunaannya dan beralih pada kacamata, atau Anda bisa mengganti jenis lensa kontaknya.

Selain itu, hindari pemakaian lensa kontak ketika mata Anda sedang iritasi dan merah.

6. Gunakan obat tetes mata

Terdapat banyak jenis obat tetes mata untuk setiap jenis sakit mata. Beberapa di antaranya bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotek, misalnya seperti:

  • Obat tetes mata untuk alergi, dengan kandungan antihistamin atau tambahan dekongestan
  • Obat tetes mata air mata buatan untuk mata yang kering atau iritasi karena penggunaan lensa kontak. Obat ini bisa menjadi pereda pada mata yang gatal
  • Tetrahydrozoline, yakni obat yang bisa meredakan kondisi mata merah

Jika Anda berkonsultasi dengan dokter, maka obat-obatan untuk iritasi mata yang biasa diresepkan antara lain:

  • Antibiotik dalam bentuk tetes mata atau oral
  • Obat tetes mata untuk meredakan alergi, gatal, mata kering, infeksi, dan lainnya

Sebagai catatan, gunakanlah obat mata sesuai dengan anjuran dokter. Namun jika Anda menggunakan obat tetes mata dari apotek, gunakanlah dengan hati-hati dan sesuai dengan keterangan yang terdapat pada produk.

Obat tetes mata sebaiknya digunakan sebelum tidur, sehingga mata bisa terasa lebih segar ketika Anda bangun di pagi hari.

Baca Juga: Mata Gatal Karena Alergi? Begini Cara Mengatasinya!

Sumber

HealthDirect. (2020). Itchy eyes – causes, treatment and self-help | healthdirect. www.healthdirect.gov.au

Very Well Health. (2021). Itchy Eyes: Causes and Treatment. www.verywellhealth.com

Mayo Clinic. (2021). Keratoconus – Symptoms and causes – Mayo Clinic. www.mayoclinic.org

American Optometric Association. Computer vision syndrome | AOA. www.aoa.org

EyeHealthWeb. (2015). How To Choose The Best Eye Drops for You. www.eyehealthweb.com

Web MD. (2020). What’s Irritating My Eyes? 6 Common Causes of Eye Irritation. www.webmd.com