8 Obat Penurun Demam Alami yang perlu Anda Pahami

8 Obat Penurun Demam Alami yang perlu Anda Pahami

Penulis: Novi | Editor: Handa

Demam merupakan temperatur tubuh yang melebihi rata-rata temperatur tubuh normal, yakni berkisar 36-37 derajat Celcius. Demam dapat terjadi pada siapa saja, tidak mengenal usia. Saat mengalami demam, Anda akan merasakan ketidaknyamanan pada tubuh, seperti pusing, sakit kepala, lemas, dan lainnya.

Pada banyak kasus, demam akan membaik tanpa perawatan medis. Demam ringan bisa diobati secara mandiri di rumah. Perawatan tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi ibuprofen, asetaminofen, ataupun parasetamol. Selain itu, Anda dapat melakukan perawatan sederhana, seperti mengompres dengan air dingin dan minum lebih banyak air.

Pengobatan Alami untuk Demam

Anda pun dapat mencoba pengobatan alami atau herbal untuk mengobati demam, di antaranya:

1. Menggunakan Basil atau Kemangi

Kemangi merupakan salah satu bahan alami yang efektif untuk menurunkan demam. Tanaman ini memiliki efek antibiotik yang serupa dengan banyak jenis antibiotik di pasaran. Kemangi dapat membantu menurunkan demam dengan cepat.

Cara membuat ramuan penurun panas dari kemangi, yaitu ambil 20 lembar daun kemangi dan rebus. Kemudian tambahkan satu sendok teh jahe yang sudah dihaluskan ke dalam air rebusan kemangi yang telah disaring. Selanjutnya, rebus kembali hingga larutan menjadi setengah.

Anda dapat menambahkan madu sebagai penambah rasa. Ramuan ini diminum dua atau tiga kali sehari selama tiga hari untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.

2. Menggunakan Jahe

Jahe merupakan ramuan abadi asli dari China dan India yang terbukti ampuh mengobati masalah kesehatan, seperti flu, pilek, radang, demam, dan sakit tenggorokan. Bahan alami yang dikenal sebagai Zingiber officinale ini memiliki unsur antivirus  dan antibakteri yang mampu melawan infeksi dalam tubuh Anda.

Selain itu, jahe pun dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Untuk menurunkan panas, Anda dapat membuatnya dalam bentuk teh, dengan menambahkan satu setengah sendok teh jahe parut ke dalam secangkir air mendidih dan tambahkan madu untuk memberi rasa. Minum teh ini setidaknya tiga atau empat kali sehari.

3. Menggunakan Daun Ketumbar

Menurut The Complete Book of Ayurvedic Home Remedies, Anda dapat menghaluskan segenggam daun ketumbar dengan sepertiga cangkir air hingga lembut, lalu saring. Minum 2 sendok teh ramuan tersebut tiga kali sehari untuk membantu menurunkan demam.

Baca Juga : Demam Berdarah Dengue (DBD): Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

4. Menggunakan Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat menghangatkan yang dapat membantu menurunkan demam dengan cara meningkatkan keringat. Anda dapat menggunakannya dengan cara menghaluskan 1 siung bawang putih, lalu masukan ke dalam secangkir air panas.

Biarkan selama 10 menit, lalu saring. Minum air larutan tersebut dua kali sehari untuk mendapatkan hasil terbaik.

5. Mengonsumsi Anggur

Menurut Dr.Vasant Lad dalam buku The Complete Book of Ayurvedic Home Remedies, anggur memiliki sifat mendinginkan. Artinya, anggur termasuk dalam bahan makanan alami yang dapat membantu meredakan demam. Anda dapat membuat ramuan yang terdiri dari secangkir jus anggur, setengah sendok teh jintan bubuk, setengah sendok teh adas bubuk, dan setengah sendok teh bubuk cendana.

6. Mengonsumsi Cuka Apel

Cuka apel memiliki rasa asam yang dapat membantu menarik panas dan menimbulkan efek pendinginan. Untuk menurunkan demam, Anda dapat mencampur 2 sendok teh cuka apel dengan 1 sendok makan madu ke dalam segelas air. Untuk hasil terbaik, Anda dapat meminum campuran tersebut setidaknya dua hingga tiga kali sehari.

7. Mengonsumsi Teh Herbal

Teh herbal pun menjadi salah satu pilihan yang baik untuk meredakan demam. Teh herbal berfungsi untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dan juga meningkatkan keringat serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jenis teh herbal yang dapat membantu meredakan demam, di antaranya  adalah elderflowers, catnip, yarrow, white willow bark, Echinacea, dan lemon balm.

8. Menggunakan Minyak Atsiri

Minyak atsiri yang terkandung pada beberapa bahan, seperti kayu putih, jahe, peppermint, kayu manis, lavender, dan rosemary memiliki kandungan hangat yang dapat membantu meredakan demam dengan cara meningkatkan keringat. Anda dapat mengoleskan minyak tersebut ke tubuh.

Baca Juga : Efek Samping, Dosis, dan Peringatan Obat Paracetamol yang Perlu Diketahui

Kapan Harus Ke Dokter?

Perlu diingat bahwa ramuan herbal yang telah dipaparkan di atas digunakan untuk perawatan demam ringan. Demam ringan biasanya dapat diobati di rumah, tetapi dalam beberapa kasus, demam bisa menjadi gejala medis serius yang memerlukan perawatan medis. Segera ke dokter jika mengalami gejala, seperti:

  • Memiliki suhu tubuh lebih, yaitu lebih dari 38 derajat Celcius pada bayi usia 3 bulan, lebih dari 39 derajat Celcius pada anak-anak, dan lebih dari 39,4 derajat Celcius pada remaja atau orang dewasa.
  • Mengalami kejang
  • Mengalami demam lebih dari 3 hari
  • Memiliki riwayat penyakit yang serius dan sistem kekebalan tubuh lemah
  • Sakit kepala yang parah
  • Tenggorokan bengkak
  • Muntah terus-menerus
  • Demam disertai sakit perut
  • Kelemahan otot
  • Sulit bernapas atau nyeri dada
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Tidak mampu berjalan
  • Halusinasi

Jika Anda mengalami demam disertai batuk kering, ada kemungkinan Anda terkena COVID-19. Jika mulai mengalami kesulitan bernapas, seseorang harus menelepon 911 dan meminta bantuan darurat.

Baca Juga : Gabapentin: Dosis, Efek Samping, serta Interaksi dengan Obat Lain

Sumber


Farmers Almanac. 10 Natural Ways to Treat a Fever. www.farmersalmanac.com
Healthline. 2019. Everything You Need to Know About Fever. www.healthline.com
Healthline. 2020. How toTreat a viral Fever at Home. www.healthline.com
Health University Of Utah. 2016. Why A High Temperature Shouldn’t Send You To The ER. healthcare.utah.edu
Medical News Today. 2020. Fever: What you need to know. www.medicalnewstoday.com
NDTV Food. 2017. 6 Effective Home Remedies For Fever You Must Know About. food.ndtv.com