Waspadai! Penyebab Kemandulan pada Pria dan Wanita

Image: Todaysparent.com

Penulis: Dina R | Editor: Niahappy

Bila Anda sudah lama menikah, namun tak kunjung memiliki anak maka perlu waspada. Sering kali hal tersebut menjadi pemicu perpisahan antara Anda, dan pasangan. Kemandulan memang menjadi hal yang begitu menakutkan, karena Anda akan sulit bahkan tidak dapat memiliki keturunan sendiri. 

Sebagian orang mungkin tahu penyebab dari kemandulan, namun sebagian orang mungkin tidak tahu bahkan tidak memperhatikan hal tersebut. Nah, bila sudah terlanjur maka Anda hanya akan menyesalinya. Lalu, apakah penyebab dari kemandulan? Bagaimana kemandulan terjadi?

Kemandulan terjadi saat pasangan melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa alat pengaman (kondom) selama kurang lebih 12 bulan, namun tak juga hamil. Bila sudah seperti itu, Anda harus merasa was-was dan segera memeriksakan diri ke dokter. Akan tetapi, sebelumnya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab-penyebab dari kemandulan. Berikut akan dibahas mengenai penyebab kemandulan baik dari pria, maupun dari wanita. Jadi, simak ya!

Baca Juga : 7 Makanan Alami Supaya Cepat Hamil

Penyebab Kemandulan Pada Pria

Masalah pada Sperma

Faktor inilah yang paling sering terjadi. Sekitar sepertiga pasangan bahkan sulit hamil karena jumlah sel sperma yang keluar rendah (di bawah 15 juta). Ada pula yang pergerakan sel spermanya lamban atau bentuk sel spermanya tidak biasa sehingga membuat sel sperma tidak dapat “berenang” mencapai sel telur. Padahal sel sperma ini merupakan komponen penting dalam pembuahan lho!

Masalah pada Testis

Testis merupakan organ terpenting bagi pria untuk melakukan hubungan seksual. Bila testis mengalami masalah, tentu akan berdampak pada hubungan dengan pasangan. Masalah yang biasa menimpa testis, yaitu varikokel. Varikokel adalah pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar (skrotum). Varikokel disebabkan oleh katup pembuluh darah vena yang tidak berfungsi dengan baik.  Nah, masalah tersebut akan berpengaruh pada ereksi atau produksi sperma.

Beberapa penyakit

Terdapat beberapa penyakit yang menyebabkan rendahnya kesuburan pada pria seperti halnya anemia, diabetes, dan penyakit tiroid. Penyakit tersebut menyebabkan penurunan gairah seksual, disfungsi ereksi (baik dalam mencapai maupun mempertahankan), sulit ejakulasi, dan merusak DNA pada sperma.

Pengobatan

Beberapa obat, seperti sulfasalazine (obat anti peradangan), steroid anabolik (obat untuk binaragawan/atlet), obat anti jamur tertentu, kemoterapi, dan terapi radiasi meningkatkan risiko kemandulan pada pria, lho! Obat-obatan tersebut dapat mengganggu produksi sperma, dan mengurangi kesuburan pada pria.

Usia

Usia juga mempengaruhi kesuburan pria. Testosterone akan menurun saat pria berusia di atas 30 tahun sehingga sperma yang dihasilkan pun akan ikut menurun. Jadi, bila Anda pria berusia 30 tahun, hati-hati ya!

Gaya hidup

Konsumsi alkohol secara berlebihan, kebiasaan merokok, kegemukan atau obesitas, pemakaian narkoba, dan stress akan berpengaruh pada kesuburan pria, serta mengganggu aktivitas seksual dengan pasangan. Oleh sebab itu, hindari gaya hidup seperti itu dan mulai lah gaya hidup sehat ya!

Penyebab Kemandulan Pada Wanita

Gangguan ovulasi

Ini menjadi penyebab yang paling sering terjadi pada wanita. Ovulasi adalah pelepasan sel telur setiap bulan. Pada gangguan ovulasi, sel telur tidak pernah dilepas atau hanya dilepas dalam beberapa siklus.

Nah, hal tersebut terjadi karena ovarium prematur, kualitas sel telur yang buruk, masalah tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif, dan kondisi kronis seperti AIDS atau kanker.

Masalah pada tuba falopi

Tuba falopi dapat mengalami penyumbatan ataupun kerusakan. Masalah yang terjadi di dalam rahim atau saluran tuba dapat mencegah sel telur pergi dari ovarium ke rahim sehingga sulit untuk hamil lho! Hal tersebut dapat disebabkan oleh infeksi seksual menular, operasi, endometriosis (jaringan rahim tumbuh di luar rahim), dan lain-lain.

Penyakit seksual

Klamidia atau gonore (kencing nanah) menyebabkan masalah serius pada kesuburan wanita. Penyakit seksual ini dapat ditularkan melalui hubungan seks tanpa menggunakan kondom. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada organ dalam wanita serta menghambat bertemunya sel telur dan sel sperma sehingga dapat menghambat terjadinya pembuahan. Gunakanlah kondom dan cek rutin kesehatan Anda agar terhindar dari penyakit seksual ini.

Usia

Usia mempengaruhi kesuburan pada wanita. Kemampuan hamil seorang wanita mulai turun pada usia 32 tahun. Kemandulan pada wanita yang telah mencapai usia 30-an disebabkan oleh jumlah dan kualitas telurnya atau gangguan kesehatan yang mempengaruhi kesuburannya. Bila, Anda seorang wanita berusia 32 tahun mulai lah berhati-hati dan selalu rutin cek kesehatan Anda ya!

Pengobatan

Beberapa obat seperti penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka waktu panjang, obat diet tertentu, kemoterapi, dan terapi radiasi juga membuat wanita kesulitan hamil lho! Obat-obat tersebut akan berdampak pada kesuburan wanita atau mengganggu ovulasi. Maka, kurangi bahkan hindarilah konsumsi obat-obatan ya!

Gaya hidup

Kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, pemakaian narkoba, obesitas, gangguan makan, dan diet dapat meningkatkan risiko kemandulan pada wanita. Selain itu, mental yang stress juga dapat mempengaruhi ovulasi wanita, dan dapat menyebabkan berkurangnya aktivitas seksual. Jadi, hindari stress dan gaya hidup tidak sehat ya!

Itulah beberapa penyebab dari kemandulan. Dengan membaca artikel ini Anda jadi lebih tahu, dan dapat lebih mengantisipasi agar hal tersebut tidak menimpa Anda. Akan tetapi, bila Anda merasa itu sudah terjadi sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Semoga artikel ini bermanfaat ya, dan jangan lupa untuk terus berdoa dan terbuka kepada pasangan sehingga tidak ada sesal di kemudian hari!

Baca Juga : Olahraga Ibu Hamil yang Mudah Dilakukan di Rumah

Sumber:
Medical News Todays. (2018). Infertility in Men and Women. www.medicalnewstoday.com
Mental Help. Common Causes of Infertility. www.mentalhelp.net
Family Doctor. Infertility. www.familydoctor.org
Stanford. What Causes Female Infertility?. web.stanford.edu
Hello Sehat. (2017). Mungkinkah Susah Hamil Karena Punya Diabetes?. www.hellosehat.com
Alo Dokter. (2018). Penyebab Infertilitas pada Pria. www.alodokter.com
Alo Dokter. (2019). Varikokel. www.alodokter.com