Mengenal Metformin: Kegunaan dan Efek Sampingnya

Mengenal Metformin: Kegunaan dan Efek Sampingnya

Penulis: Dita | Editor: Umi

Metformin merupakan salah satu jenis obat yang sangat familiar di kalangan penderita diabetes tipe 2. Metformin biasanya dijual sebagai obat generik dengan berbagai merek termasuk Glucophage, Glucophage XR, Fortamet dan Glumetza. Obat yang bisa ditemukan dalam bentuk tablet maupun larutan ini umumnya diresepkan bersama dengan obat-obatan lain termasuk insulin.

Apa Kegunaan Metformin dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Metformin termasuk ke dalam kelas obat-obatan yang disebut dengan biguanida atau jenis obat-obatan yang digunakan untuk perawatan diabetes tipe 2. Cara kerjanya adalah dengan membantu mengontrol jumlah glukosa atau gula dalam darah Anda. Konsumsi obat ini juga bisa membantu mengurangi penyerapan gula dari makanan dan jumlah glukosa yang dibentuk di dalam hati.

Tidak hanya itu, metformin juga membantu meningkatkan respon tubuh terhadap insulin, zat alami yang mengontrol kadar gula dalam darah. Metformin tidak bisa digunakan untuk mengatasi diabetes tipe 1 (kondisi diabetes yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh memproduksi insulin).

Selain diresepkan kepada penderita diabetes, metformin juga digunakan dalam perawatan sindrom ovarium polikistik atau PCOS (meskipun tidak secara resmi disetujui sebagai obat PCOS). PCOS sendiri merupakan kondisi di mana ovum atau sel telur wanita tidak berkembang secara normal. Penyebabnya adalah hormon yang tidak seimbang.

Selain menyebabkan periode menstruasi yang tidak teratur, PCOS dapat menyebabkan kemandulan. Bagi wanita penderita PCOS, metformin diresepkan untuk menurunkan level insulin dan kadar gula darah sekaligus menstimulasi ovulasi.

Baca Juga : Apa Bedanya? Diabetes Tipe 1 vs Tipe 2

Aturan Pakai Metformin

Metformin tersedia dalam 2 jenis tablet yaitu tablet rilis standar dan tablet rilis lambat.

  • Tablet rilis standar melepaskan metformin ke dalam tubuh Anda dengan cepat. Anda mungkin perlu meminumnya beberapa kali sehari tergantung pada dosis Anda.
  • Tablet lepas lambat larut perlahan sehingga Anda tidak perlu sering meminumnya. Satu dosis biasanya cukup, dan Anda akan meminumnya setelah makan malam.

Dokter akan menjelaskan jenis tablet metformin yang Anda gunakan dan cara meminumnya. Metformin juga tersedia dalam bentuk cairan untuk anak-anak dan orang yang kesulitan menelan tablet.

Dosis metformin ditentukan berdasarkan kondisi medis Anda, respon terhadap pengobatan, dan obat lain yang mungkin Anda minum. Baca semua panduan pengobatan dan ikuti semua petunjuk pada label resep Anda. Dokter terkadang mengubah dosis Anda, jadi gunakan obat persis seperti yang diarahkan oleh dokter.

Baca Juga : 3 Bahan Alami Bantu Obati Diabetes

Efek Samping Metformin

Tablet oral metformin bisa menyebabkan berbagai efek samping baik yang ringan maupun yang serius. Efek samping yang umum terjadi biasanya berupa:

1. Masalah Pencernaan

Diare, mual, sakit perut, maag, meningkatnya kadar gas dalam perut, dan rasa logam yang tidak enak di mulut adalah efek samping dari mengonsumsi metformin yang umum terjadi.

Jika efek samping ini ringan, biasanya akan menghilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Namun, apabila gejala menjadi semakin parah dan tidak hilang, segera hubungi dokter.

2. Asidosis Laktat

Asidosis laktat adalah efek serius yang dapat terjadi karena penumpukan metformin di tubuh Anda. Meski jarang terjadi, tetapi kondisi ini adalah keadaan darurat medis yang harus segera ditangani di rumah sakit.

Gejalanya meliputi kelelahan, merasa lemah, nyeri otot yang tidak biasa, kesulitan bernapas, sakit perut, mual, muntah, pusing, detak jantung lambat atau tidak teratur, dan lain sebagainya.

3. Anemia

Metformin dapat menurunkan kadar vitamin B-12 dalam tubuh Anda. Dalam kasus yang jarang terjadi, hal ini dapat menyebabkan anemia atau rendahnya kadar sel darah merah. Jika Anda tidak mendapatkan banyak vitamin B-12 atau kalsium melalui makanan Anda, Anda mungkin berisiko lebih tinggi mengalami kadar vitamin B-12 yang sangat rendah.

4. Hipoglikemia

Konsumsi metformin bisa menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah atau hipoglikemia. Gejalanya meliputi sakit kepala, tubuh terasa lemah, kebingungan, gemetar atau merasa gelisah, mengantuk, pusing, mudah marah, berkeringat, lapar dan jantung yang berdetak cepat.

Efek lainnya juga bisa terjadi ketika metformin dikonsumsi bersamaan dengan obat lain. Obat penyerta biasanya akan menyebabkan metformin memiliki reaksi berbeda pada tubuh.

Bahkan ada obat tertentu yang bisa menyebabkan metformin tidak berfungsi maksimal sementara beberapa jenis obat lain akan meningkatkan risiko efek samping jika dikonsumsi bersamaan dengan metformin. Beberapa jenis obat-obatan tersebut antara lain:

  • Obat diabetes

Konsumsi obat diabetes lain bersamaan dengan metformin bisa menurunkan gula darah dengan sangat spesifik. Jika Anda hendak mengonsumsi metformin, dokter biasanya akan mengurangi dosis obat diabetes Anda yang lain, seperti insulin atau glyburide.

  • Obat Tekanan Darah

Beberapa jenis obat-obatan yang diresepkan untuk menurunkan tekanan darah juga dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Mengonsumsi obat-obatan semacam ini bersamaan dengan metformin bisa membahayakan karena dapat mengganggu keefektifan obat.

Contoh obatnya adalah furosemid dan hidroklorotiazid. Obat lain seperti nifedipine (obat penghambat kerja kalsium yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah bisa meningkatkan risiko efek samping dari metformin yang Anda konsumsi.

Meskipun metformin termasuk salah satu obat-obatan yang umum, tapi Anda perlu memperhatikan dengan baik berbagai efek samping terutama reaksinya dengan obat-obatan lain. Pastikan untuk memberitahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk pengobatan herbal, vitamin, atau suplemen sebelum memutuskan untuk mengonsumsi metformin.

Baca Juga : Cegah Diabetes dengan Meningkatkan Sensitivitas Insulin

 

Sumber

Medical News Today (2018). Metformin, Oral Tablet. www.medicalnewstoday.com
Medscape (2020). Metformin. www.reference.medscape.com
Medline Plus (2020). Metformin. www.medlineplus.gov
NHS (2019). Metformin. www.nhs.uk
Verywell Health (2020). What to Know About Glucophage (Metformin). www.verywellhealth.com