Pentingnya Vitamin B Kompleks bagi Ibu Hamil

Image : Medical News Today

Penulis: Dita | Editor: Atsa

Selama masa kehamilan, mengatur pola makan adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan. Bukan hanya untuk kesehatan diri Anda, tapi juga demi perkembangan janin yang ada di dalam kandungan. Di antara sekian banyak jenis vitamin dan nutrisi penting, vitamin B kompleks memegang peranan yang sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat.

Keseluruhan komponen dalam vitamin B kompleks memainkan peran yang penting untuk mendukung kekuatan tubuh Anda serta kesehatan janin di masa perkembangannya. Pada tri semester pertama dan ketiga di mana tubuh kebanyakan wanita hamil lebih mudah lelah, konsumsi vitamin B kompleks yang cukup akan sangat membantu. Apa saja peranan penting vitamin B kompleks selama masa kehamilan?

Baca Juga: 5 Vitamin Penting untuk Hamil

1. Vitamin B1

Vitamin B1 atau yang juga dikenal dengan nama thiamin memegang berbagai fungsi penting dalam kehamilan. keberadaannya mampu membantu Anda dan bayi mengubah karbohidrat menjadi energi. Thiamin juga sangat penting untuk perkembangan otak janin, membantu otot, sistem saraf dan jantung Anda berfungsi dengan normal.

Thiamin banyak ditemukan pada makanan-makanan yang kita konsumsi sehari-hari seperti gandum, pasta, kacang-kacangan, produk olahan susu dan beberapa jenis sayur-sayuran.

2. Vitamin B2

Dikenal dengan nama lain riboflavin, vitamin B2 berfungsi sebagai ko-enzim yang terlibat dalam berbagai proses di dalam tubuh. Selain membantu meningkatkan kesehatan kulit, penglihatan, pertumbuhan serta perkembangan otot, tulang dan saraf bayi, riboflavin juga menurunkan risiko preeklamsia, salah satu komplikasi berbahaya dalam kehamilan. Riboflavin bisa Anda temukan dalam susu, tepung gandung serta sereal.

3. Vitamin B3

Vitamin B3 atau niasin memiliki 2 bentuk yakni nicotinamide dan nicotinic acid. Keduanya membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Beberapa manfaat niasin bagi ibu hamil adalah menjaga kesehatan sistem saraf, mengurangi mual hingga memperbaiki pencernaan. Bagi bayi, vitamin B3 adalah komponen penting yang diperlukan untuk mendukung perkembangan otaknya. Kedua bentuk vitamin B3 bisa Anda temukan pada makanan. Dada ayam, ikan salmon dan tuna adalah beberapa di antaranya.

4. Vitamin B5

Pantothenic acid atau vitamin B5 merupakan komponen ko-enzim A yang sangat penting dalam berbagai reaksi di dalam sel tubuh. Vitamin B5 bisa ditemukan hampir di semua jenis daging dan sayur-sayuran. Selain mampu mencegah kram di masa kehamilan, vitamin B5 juga dapat membantu mengeluarkan hormone untuk memerangi stress. Metabolisme protein, karbohidrat hingga lemak juga akan semakin lancar dengan asupan pantothenic acid yang cukup.

5. Vitamin B6

Vitamin B6 juga dikenal dengan nama lainnya yakni piridoksin. Piridoksin sendiri merupakan komponen yang esensial bagi tubuh untuk memetabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Selain itu, vitamin B6 ini juga mampu membantu membentuk sel darah merah dan antibodi. Bagi bayi, piridoksin sangat krusial dalam proses perkembangan otak dan saraf serta mencegah kelahiran dengan berat badan di bawah rata-rata. Konsumsi daging, ikan dan kacang-kacangan bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan vitamin B6.

6. Vitamin B7

Vitamin B7 atau yang dikenal dengan nama lain biotin adalah komponen yang esensial untuk perkembangan embrio. Masalah yang sering dihadapi oleh ibu hamil seperti ruam kulit, kuku rapuh dan rambut rontok juga bisa dikurangi dengan mencukupi kebutuhan vitamin B7. Makanan yang diketahui kaya akan biotin yakni kuning telur, hati, susu, oatmeal, jamur, ikan salmon, bunga kol dan keju.

7. Vitamin B9

Di antara semua jenis vitamin B kompleks, vitamin B9 atau asam folat merupakan yang paling penting.  Vitamin B9 mampu mencegah cacat tabung saraf yang sangat vital dalam perkembangan otak bayi. Konsumsi asam folat di tri semester pertama kehamilan dapat menurunkan risiko bayi lahir dengan cacat otak hingga 70%. Vitamin ini juga sangat penting untuk proses sintesis DNA, pertumbuhan plasenta serta pertumbuhan janin secara keseluruhan.

Asam folat bisa ditemukan dalam berbagai jenis makanan seperti lentil, sayuran berwarna hijau tua, jeruk, asparagus, avokad, kacang polong dan kecambah.

8. Vitamin B12

Sama seperti asam folat, vitamin B12 atau kobalamin  memiliki banyak fungsi penting di masa kehamilan. Selain mendukung perkembangan otak dan sistem saraf pusat, vitamin B12 juga membantu proses metabolisme karbohidrat, protein dan lemak untuk meningkatkan energi dan mood selama masa kehamilan. Kobalamin banyak terdapat pada susu, telur, daging, daging unggas dan kerang.

Kebutuhan nutrisi semasa kehamilan menggambarkan kebutuhan janin untuk pertumbuhannya. Hanya dokter yang bisa memastikan jenis suplemen vitamin tambahan apa yang harus Anda minum serta bagaimana pola diet yang tepat. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda agar kehamilan berjalan lancar hingga waktu persalinan tiba.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang bagi Ibu Hamil

 

Sumber:

Parents (2019). B12 Benefits While Pregnant. www.parents.com

Mom Junction. Vitamin B Complex During Pregnancy: Why They Are Important. www.momjunction.com

Healthline (2018). How Important Are Vitamins B in Pregnancy? www.healthline.com

American Pregnancy (2019). Roles of Vitamin B In Pregnancy. www.americanpregnancy.org