Cetirizine: Fungsi, Cara Pemakaian, dan Efek Sampingnya

Cetirizine: Fungsi, Cara Pemakaian, dan Efek Sampingnya

Penulis: Ratna

Cetirizine merupakan obat antihistamin atau anti-alergi. Obat ini dapat membantu mengobati gejala alergi seperti mata berair, pilek, gatal mata atau hidung, bersin, dan gatal-gatal. Selain itu, obat ini juga dapat mengobati gatal dan bengkak yang disebabkan oleh gatal-gatal.

Cetirizine bekerja dengan memblokir zat alami tertentu (disebut histamin) yang dibuat tubuh Anda selama reaksi alergi. Histamin inilah yang menimbulkan gejala bersin, gatal, mata berair, dan pilek pada seseorang. Cetirizine digolongkan sebagai antihistamin yang tidak menyebabkan kantuk, tetapi pada beberapa orang tetap mengalami rasa kantuk setelah mengonsumsinya.

Sebelum Penggunaan

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, antara lain:

  • Pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap cetirizine sebelum menggunakan obat ini.
  • Sebelum mengonsumsinya, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter tentang semua kondisi medis Anda.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang atau berencana menggunakan obat-obatan lain baik vitamin, suplemen, dan obat herbal.
  • Katakan kepada dokter jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil selama perawatan.
  • Jangan menggunakan cetirizine tanpa berkonsultasi dengan dokter jika Anda sedang menyusui. Cetirizine dapat masuk ke dalam ASI dan dapat membahayakan bayi yang menyusui.
  • Selalu ikuti dosis dan cara penggunaan yang dokter berikan. Orang lanjut usia mungkin perlu mengambil dosis yang lebih rendah dari biasanya.
  • Hindari penggunaan alkohol ataupun obat penenang saat mengonsumsi cetirizine. Hal ini dapat meningkatkan risiko kantuk.
  • Cetirizine dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat. Oleh karena itu, hindari aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan mental.
  • Hati-hati jika Anda memiliki gangguan hati dan ginjal karena mungkin Anda lebih sensitif terhadap efek samping.

Baca Juga: Serba – Serbi Alergi Obat yang Perlu Dipahami

Cara Penggunaan Cetirizine

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, obat kunyah, dan sirup. Anda dapat mengonsumsinya dengan dan tanpa makanan. Jika Anda menggunakan obat berbentuk sirup, ukur dosisnya dengan hati-hati menggunakan alat ukur atau sendok khusus. Jangan gunakan sendok makan biasa karena dosisnya bisa jadi kurang tepat.

Dosis biasanya berdasarkan usia, kondisi medis, dan respons terhadap pengobatan. Dosis biasa pada orang dewasa adalah 10mg sekali sehari. Dosisnya akan lebih rendah untuk orang dengan masalah ginjal. Untuk anak-anak, dokter akan menggunakan berat badan atau usia anak untuk menentukan dosis yang tepat. Jangan menambah dosis atau minum obat ini lebih sering dari yang dokter sarankan.

Efek Samping

Berikut ini efek samping umum yang seringkali muncul, antara lain:

  • Gatal-gatal
  • Sulit bernafas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Pusing
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Mulut kering
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Mual
  • Sembelit

Berhenti menggunakan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda memiliki salah satu efek samping yang serius berikut ini, antara lain:

  • Detak jantung tidak teratur dan berdebar-debar
  • Badan terasa lemah dan lemas
  • Tremor (gemetar tidak terkendali)
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Gelisah yang berlebih
  • Hiperaktif
  • Masalah dengan penglihatan
  • Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali

Interaksi Cetirizine dengan Obat Lain

Beberapa obat dan cetirizine dapat mengganggu satu sama lain dan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami efek samping. Konsultasikan dengan apoteker atau dokter jika Anda menggunakan obat berikut ini, antara lain:

  • Midodrine, obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah rendah
  • Ritonavir, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV
  • Obat apa pun yang menyebabkan kantuk, membuat mulut Anda kering, atau menyulitkan untuk buang air kecil. Mengonsumsi obat ini dapat memperburuk efek samping tersebut.
  • Hindari mencampurnya dengan pengobatan herbal dan suplemen. Mengonsumsi beberapa pengobatan herbal dan suplemen bersamaan dengan cetirizine dapat meningkatkan risiko kantuk, mulut kering, atau sulit buang air kecil.

Baca Juga: Penyebab Alergi Obat dan Gejalanya

Sumber

Drugs.com. 2019. Cetirizine. www.drugs.com

NHS. 2018. Cetirizine. www.nhs.uk

RxList. 2016. Cetirizine. www.rxlist.com

WebMD. Cetirizine HCL. www.webmd.com