Waspadai Gejala Gondokan Dalam atau Struma Basedow

Waspadai Gejala Gondokan Dalam atau Struma Basedow

Penulis: Nunik | Editor: Ratna

Penyakit gondokan dalam atau struma basedow salah satu jenis penyakit gondok yang berbahaya. Gondok itu sendiri adalah kondisi membesarnya kelenjar tiroid sehingga terlihat seperti pembengkakan di leher. Pembesaran kelenjar tiroid ini tidak selalu kelihatan karena terjadi di dalam.

Baca Juga: Kelenjar Tiroid Membesar? Ini Penyebab dan Penyembuhannya

Gejala

Gejala gondokan dalam atau struma basedow biasanya berupa:

  • Benjolan atau pembengkakan di leher. Benjolan ini sering kali tidak disadari, karena pada awalnya ukurannya kecil. Ketika ukurannya membesar barulah terlihat bengkak di leher.
  • Sulit bernapas. Adanya benjolan di leher ada kemungkinan mendesak trakea. Jika ini terjadi kemungkinan Anda akan sulit bernapas.
  • Sulit menelan. Benjolan di leher yang merupakan pembesaran kelenjar tiroid juga berpotensi membuat Anda sulit menelan.
  • Suara serak. Kondisi pembengkakan kelenjar tiroid juga mungkin mengganggu pita suara, sehingga suara menjadi serak.
  • Mata menonjol. Salah satu kondisi yang dapat mengalami gondokan atau struma basedow adalah penderita penyakit graves. Orang dengan penyakit graves, apabila mengalami gondokan dalam, salah satu gejalanya adalah mata yang menonjol seperti sedang melotot.

Penyebab Pembengkakan Tiroid selain Gondokan Dalam atau Struma Basedow

Selain mewaspadai gejalanya, Anda juga harus waspada terhadap penyakit yang menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid seperti gondokan dalam. Penyebab-penyebabnya adalah:

1. Kekurangan yodium

Yodium adalah zat yang dibutuhkan dalam pembentukan hormon tiroid. Apabila kelenjar tiroid kekurangan yodium, akan bekerja lebih keras, sehingga lama kelamaan terjadi pembengkakan.

2. Penyakit graves

Yaitu penyakit tiroid akibat sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan tiroid secara berlebihan. Pada penyakit graves, pembengkakan tiroid disertai mata melotot. Inilah yang disebut masyarakat sebagai penyakit gondokan dalam atau struma basedow.

3. Penyakit hashimoto

Kebalikan dari penyakit graves yang tiroidnya berlebihan, penyakit hashimoto kondisi hormon tiroidnya justru kurang karena adanya peradangan pada kelenjar tiroid. Kekurangan tiroid ini juga bisa menyebabkan pembengkakan pada leher.

Bagaimana Mendiagnosa Gondokan Dalam?

Jika Anda mengalami gejala atau penyakit yang menjadi penyebabnya, untuk memastikan apakah ini gondokan dalam atau bukan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Pada awalnya dokter akan menanyakan riwayat penyakit Anda. Lalu, dilakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda klinis. Dokter akan meraba kelenjar tiroid di leher, memeriksa denyut jantung dan tekanan darah.

Gondokan dalam atau struma basedow berhubungan dengan penyakit graves dan hormon tiroid. Oleh karena itu dokter akan menyarankan tes darah untuk mengetahui kadar hormon tiroid dan thyroid stimulating hormone (TSH). Dari sini akan terlihat apakah Anda mengalami penyakit graves atau tidak. Pada penyakit graves, biasanya kadar tiroid di atas normal dan kadar TSH di bawah normal.

Pemeriksaan lain, dokter akan memberikan yodium dengan cara ditelan atau disuntikkan ke pembuluh darah. Tujuannya untuk mengukur kadar yodium yang ada pada tiroid dan menentukan penyebab penyakit gondokan dalam.

Gondokan dalam atau struma basedow memang memiliki gejala yang berbeda dengan jenis gondokan lain. Namun, ketika Anda mengalami salah satu saja gejalanya, misalnya pembengkakan pada leher, segeralah memeriksakan diri untuk mengetahui kepastiannya. Sebab, hal ini berhubungan erat dengan cara pengobatan penyakit gondokan dalam tersebut.

Baca Juga: Kenali Gejala Hipotiroidisme dan Cara Pencegahannya

Sumber

Mayo Clinic. (2019). Goiter. www.mayoclinic.org

Medical News Today. (2020). Everything you need to know about a goiter. www.medicalnewstoday.com

NHS. (2019). Goitre. www.nhs.uk

Schoen Clinic. Thyroid enlargement. www.schoen-clinic.com