Pentingnya Premarital Check Up Sebelum Menikah

Image : my.theasianparent.com

Penulis : Unik Fa | Editor : Atsa

Pemeriksaan kesehatan pra nikah harus menjadi bagian integral dari perencanaan pernikahan setiap pasangan. Tetapi tidak setiap pasangan memahami pentingnya dan perlu mendapatkannya sebelum menikah.  

Premarital Check Up terdiri dari tes serupa dengan skrining kesehatan rutin dengan tes tambahan untuk mendeteksi cacat turunan, kesuburan dan komplikasi kesehatan serius lainnya. Tes ini diperlukan karena sebagian besar individu mungkin tidak menyadari gangguan genetik atau komplikasi kesehatan yang mungkin mereka alami, terutama jika mereka tidak mengalami gejala yang tidak biasa dan juga untuk mendeteksi ada penyakit HIV/Aids.

Baca Juga : Waspadai! Penyebab Kemandulan pada Pria dan Wanita

Seberapa Penting Premarital Check Up?

Pernikahan adalah peristiwa terbesar dalam kehidupan sebuah pasangan, karena itu premarital check up akan memberi tahu pasangan dan memberikan bukti kesehatan yang berkontribusi untuk  kehidupan bersama di masa depan. Untuk pasangan yang mempertimbangkan pernikahan. Hal ini juga dapat membantu pasangan untuk memahami bagaimana keturunan mereka kelak dan mengambil tindakan pencegahan atau perawatan yang penting.

Kondisi Apa yang Diketahui Setelah Premarital Check Up?

  1. Pemeriksaan Kesehatan Pra-nikah meliputi pemeriksaan darah dan analisis hemoglobin untuk memeriksa apakah ada kelainan darah, misalnya talasemia
  2. Laju endap darah atau erythrocyte sedimentation rate (ESR) dilakukan untuk mengukur seberapa cepat eritrosit (sel darah merah) dalam tubuh menggumpal. Hal ini bisa berhubungan dengan peradangan, bahkan risiko lupus, penyakit autoimun, atau kanker.
  3. Golongan darah dan tes faktor Rhesus, untuk mengetahui kemungkinan golongan darah bayi. Alasan utama untuk ini adalah untuk mengetahui kemungkinan ketidakcocokan Rh. Jika golongan darah wanita adalah Rh negatif, dan darah pasangannya adalah Rh positif, akan ada ketidakcocokan Rh. Hal ini cenderung menyebabkan keguguran. Atau masalah darah lainnya seperti penyakit kuning dan anemia.
  4. Tes Infertilitas untuk mengetahui kesuburan wanita dan pria
  5. Tes urin juga dilakukan untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal atau saluran kemih.
  6. Tes gula darah dilakukan untuk memantau kemungkinan turunan diabetes mellitus.
  7. Tes HBsAG dilakukan untuk mengetahui kemungkinan Hepatitis B.
  8. Tes HIV/Aids untuk mengetahui kemungkinan pasangan mengidap HIV/Aids
  9. Tes VDLR / RPR dilakukan untuk mengetahui kemungkinan penyakit sipilis.
  10. Tes TORCH dilakukan untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), virus Herpes yang dapat menyebabkan cacat pada janin dan bayi.

Cara Mempersiapkan Premarital Check Up

Anda akan diminta untuk memberikan sampel darah dan urin selama proses check up untuk tes penyakit turunan seperti diabetes dan hepatitis. Untuk mempersiapkan tes darah Anda, Anda harus berpuasa semalaman.

Wanita akan menjalani pap smear untuk mendeteksi tanda-tanda kanker serviks. Adapun laki-laki, mereka akan diminta untuk sampel sperma untuk dianalisis, sehingga mereka tidak boleh melakukan hubungan seksual 72 jam sebelum pengujian.

Jika Anda dan pasangan Anda mengambil langkah untuk membina sebuah keluarga dalam waktu dekat, pergi untuk  premarital check up akan membantu Anda lebih siap untuk menghadapi masa depan Anda bersama pasangan.

Baca Juga : 5 Suplemen Vitamin dan Mineral untuk Usia 20 dan 30-an

 

Sumber :
Web MD. Why You Need a Preconception Checkup. www.webmd.com
UNAIR. (2016). The Importance of Pre-Marital Screening. www.news.unair.ac.id
Bride Story. (2018). Why do We Need a Premarital Health Check Up. www.bridestory.com
The Wedding Vendor Guide. 5 Important Premarital Medical Tests. www.thewvg.com