Memilih Pil KB? Berikut Ragam Jenis Pil KB dan Cara Kerjanya

Memilih Pil KB? Berikut Ragam Jenis Pil KB dan Cara Kerjanya

Penulis: Emy | Editor: Atsa

Keluarga yang mempertimbangkan menunda kehamilan, banyak yang mempertimbangkan untuk minum pil KB. Pil KB adalah salah satu alat kontrasepsi yang paling populer karena mudah digunakan. Berbagai pil KB yang tersedia dapat dikelompokan ke dalam beberapa kategori saja untuk memudahkan memahami pilihan Anda.

Apa saja jenis-jenis pil KB?

Ada dua jenis utama pil KB, yang mengandung hormon estrogen dan progesteron, atau hanya progesteron saja.

1. Pil KB Kombinasi

Pil jenis ini mengandung kombinasi estrogen dan progesteron. Cara kerja pil kombinasi yaitu mencegah terjadinya kehamilan dengan cara menghambat indung telur atau ovarium melepaskan sel telur, serta mempertebal lapisan lendir di dalam leher rahim, sehingga mencegah sperma untuk membuahi sel telur dan kehamilan dapat dicegah.

2. Pil Progesteron/ Mini Pill

Pil jenis ini hanya mengandung progesteron. Jenis pil KB ini tidak menawarkan banyak pilihan seperti pil kombinasi. Dalam setiap bungkus pil, semua pil mengandung jumlah progesteron yang sama dan semua pil aktif. Dosis progesteron dalam pil mini lebih rendah daripada dosis progesteron dalam pil kombinasi.

Pil progesteron harus diminum secara teratur pada jam yang sama setiap harinya. Jika terlambat meminum selama minimal 3 jam, maka perlu menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual atau tidak berhubungan seksual selama 2 hari berikutnya, untuk mencegah terjadinya kehamilan. 

Jika lupa dan terlewat hari mengonsumsi pil KB progesteron, segera minum pil KB meskipun harus meminum 2 kali dalam sehari. Setelah itu, pil Progesteron harus kembali dikonsumsi secara rutin setiap harinya.

Pil progesteron memperlambat kemajuan telur melalui saluran tuba, mengentalkan lendir serviks dan mengencerkan endometrium – yang semuanya membantu mencegah sperma mencapai sel telur. Mini Pil terkadang juga menekan ovulasi.

3. Pil KB Darurat

Pil kontrasepsi darurat dapat membantu mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa perlindungan dari alat kontrasepsi. Semakin cepat dikonsumsi, maka tingkat efektivitasnya akan semakin tinggi. Namun, pil KB darurat tidak bisa dikonsumsi setiap hari. Sesuai namanya, pil jenis ini hanya dipakai saat darurat saja. Misalnya karena lupa minum pil KB, atau kondom yang robek.

Memutuskan jenis pil KB

Tidak semua jenis pil cocok untuk setiap wanita. Bicaralah dengan dokter kandungan Anda tentang pilihan pil mana yang paling cocok dengan kondisi Anda. Beberapa faktor mungkin dapat mempengaruhi pilihan Anda meliputi:

  • Gejala menstruasi Anda
  • Apakah Anda sedang menyusui?
  • Kesehatan kardiovaskular Anda
  • Penyakit kronis lainnya
  • Obat lain yang mungkin Anda minum

Dokter Anda mungkin tidak menyarankan penggunaan pil KB kombinasi jika Anda:

  • Baru saja melahirkan
  • Berusia lebih dari 35 tahun dan merokok
  • Memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol¬†
  • Memiliki gangguan pembekuan darah atau riwayat deep vein thrombosis atau pulmonary embolism
  • Memiliki riwayat kanker payudara
  • Memiliki riwayat stroke atau penyakit jantung
  • Memiliki komplikasi terkait diabetes
  • Memiliki penyakit hati atau kandung empedu
  • Memiliki riwayat migrain dengan aura
  • Mengalami pendarahan rahim yang tidak dapat dijelaskan
  • Akan diimobilisasi untuk waktu yang lama karena operasi besar

Dokter Anda mungkin tidak menyarankan penggunaan mini pil jika Anda:

  • Menderita kanker payudara
  • Memiliki penyakit hati tertentu
  • Mengalami pendarahan rahim yang tidak dapat dijelaskan
  • Minum obat antikonvulsan atau antituberkulosis

Banyak pilihan pengendalian kelahiran yang tersedia saat ini, dan pil KB adalah pilihan yang sangat baik. Tetapi pilihan pengendalian kelahiran terbaik untuk Anda tergantung pada banyak faktor. Untuk menemukan opsi yang sesuai untuk Anda, bicarakan dengan dokter kandungan Anda.

Baca Juga: 7 Manfaat Air Kelapa untuk Ibh Hamil


Sumber

Mayo Clinic. (2020). Birth Control. www.mayoclinic.org

Health Line. (2018). Birth Control Pills: Are They Right for You?. www.healthline.com

WebMD. (2020). Birth Control Pills. www.webmd.com