Pahami Manfaat dan Cara Melakukan Gerakan Squat Jump yang Benar

Pahami Manfaat dan Cara Melakukan Gerakan Squat Jump yang Benar

Penulis: Meimei | Editor: Opie

Squat jump alias lompat jongkok adalah gerakan olahraga yang cukup populer namun tidak mudah dilakukan.

Ini merupakan latihan dasar yang dapat meningkatkan kelincahan dan kekuatan tubuh Anda apabila dilakukan dengan rutin.

Biasanya ini juga berguna jika Anda ingin mengencangkan otot di bagian kaki maupun paha.

Baca Juga: Kenali Tipe Tubuh untuk Hasil Olahraga Maksimal

Cara Melakukan Squat Jump dengan Benar

Squat jump adalah gerakan yang harus dilakukan setelah Anda melakukan pemanasan menyeluruh.

Jika tidak, tubuh Anda bisa mengalami cedera serius yang tentunya bisa mengganggu aktivitas harian.

Selain itu, pastikan melakukannya dengan posisi maupun gerakan yang tepat.

Berikut adalah panduan singkat melakukan gerakan squat jump yang bisa Anda coba:

  • Berdiri dengan posisi kaki dibuka selebar bahu lalu tekuk lutut sedikit
  • Tekuk lagi lutut Anda sampai tubuh turun hingga ke posisi tubuh sepenuhnya
  • Gunakan paha depan, glutes, dan paha belakang lalu dorong tubuh naik dan turun
  • Pastikan Anda berdiri sampai kaki benar-benar lurus
  • Ketika kaki terlentang penuh, posisinya akan berjauhan sehingga terasa tertarik
  • Turunkan tubuh lalu posisikan pendaratan dengan mengatur kaki termasuk tumit, telapak kaki sampai jari-jari kaki
  • Ulangi kembali posisi berdiri dan jongkok dalam lompatan ini sekaligus pastikan mendarat dengan aman

Catatan Sebelum Melakukan Squad Jump

Berikut merupakan catatan yang wajib dipahami sebelum Anda mempraktikan gerakan squat jump:

  • Anda bisa melakukan squat jump beberapa kali dulu jika baru pertama kali mencobanya.
  • Setelah terbiasa, Anda bisa membantu meningkatkan jumlahnya sesuai dengan tujuan Anda berolahraga.
  • Orang yang ingin meningkatkan kekuatan otot biasanya akan berusaha melompat lebih tinggi dan sering.
  • Namun jika hanya ingin tubuh yang lebih bugar maka repetisi lima kali saja sudah cukup.
  • Squat jump tidak selalu bisa dilakukan oleh semua orang. Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, gerakan ini bisa saja berbahaya. Misalnya orang dengan riwayat cedera lutut, pinggul, punggung, leher atau pergelangan kaki.
  • Pasalnya, ini memberikan beban pada tubuh Anda ketika melakukan lompatan dan posisi berjongkok.

Baca Juga: 7 Gerakan Olahraga Mengencangkan Paha dan Bakar Lemak Paha

  • Akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter atau pakar terapi untuk memastikan apakah Anda cocok melakukan gerakan ini.
  • Ibu hamil juga dilarang untuk melakukan squat jump karena gerakan di dalamnya bisa mengganggu persendian.
  • Perubahan bobot tubuh juga bisa mengganggu sendi dan mempengaruhi keseimbangan Anda.
  • Jika Anda tidak mengalami berbagai kondisi tersebut pun, squat jump bisa dilakukan setiap 2 sampai tiga hari sekali. Tujuannya agar tubuh tidak terlalu kelelahan dan memberikan waktunya bagi diri sendiri pulih sekaligus mendapatkan manfaatnya.
  • Pastikan lokasi Anda melakukan squat jump aman, tidak licin dan bebas anak-anak untuk mencegah insiden apapun.

Manfaat Squat Jump untuk Tubuh

  • Memaksimalkan otot tubuh tertentu – Squat jump memaksimalkan otot inti Anda sekaligus bagian bawah tubuh. Otot perut, perut, glutes, paha belakang, dan punggung bawah seluruhnya dieksplorasi dengan gerakan ini.
  • Meningkatkan kekuatan tubuh – Squat jump sering direkomendasikan untuk meningkatkan kekuatan tubuh hanya dengan memanfaatkan bobot tubuh saja. Biasanya gerakan ini direkomendasikan untuk atlet lari, sepak bola, atau baseball.
  • Melatih keseimbangan – Selain itu, squat jump juga berguna untuk meningkatkan keseimbangan dan kelincahan tubuh Anda. Tak heran jika gerakan ini sering direkomendasikan untuk orang yang ingin melatih tubuhnya maupun anak-anak.

Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Melakukan Squat Jump

Squat jump sebenarnya gerakan yang tergolong mudah untuk dilakukan pemula. Namun ini tidak menghilangkan risiko cedera ketika Anda melakukannya tanpa berhati-hati.

Ada beberapa hal yang kerap kali menjadi kesalahan orang saat melakukan squat jump, yakni:

  • Tidak melakukan pemanasan

Jangan pernah memulai squat jump dengan otot yang masih kencang tanpa pemanasan sama sekali.

Lakukan beberapa gerakan untuk melemaskan otot Anda seperti kardio dengan jalan cepat, lompat atau atau jalan kaki.

Tujuannya agar darah mengalir ke otot sehingga siap melakukan gerakan yang lebih sulit.

  • Dilakukan di atas permukaan yang keras

Squat jump tidak dianjurkan dilakukan di atas permukaan atau lantai yang keras seperti ubin atau marmer.

Khususnya jika Anda merupakan pemula dan baru mencoba melakukan gerakan ini.

Permukaan yang keras akan membuat benturan lebih kencang dan mungkin saja otot Anda belum siap untuk itu.

  • Squat jump yang berlebihan

Squat jump yang berlebihan baik gerakannya, durasi maupun intensitasnya juga bisa menyebabkan cedera.

Biasanya perasaan ingin terus menerus melakukannya muncul ketika Anda sudah mulai terbiasa dan makin lihai melakukannya.

Hal ini tidak dianjurkan karena dapat merusakan sendi maupun mengurangi manfaatnya untuk tubuh.

Baca Juga: 7 Gerakan HIIT Kardio dalam 25 Menit

Sumber

Very Well Fit. (2020). How to Do Squat Jumps. www.verywellfit.com

Women’s Health. (2018). How To Do A Squat Jump—The Right Way. www.womenshealthmag.com

Pop Sugar. (2020). Strengthen Your Legs and Core With This High-Intensity Bodyweight Exercise. www.popsugar.com

Men’s Health. (2021). Jump Squats Are Tougher Than You Think. Here’s How to Do Them Right. www.menshealth.com