Daftar Makanan untuk Mengatasi Osteoarthritis

Image: uttarpradesh.org

Penulis: Dhiya | Editor: Niahappy

Osteoarthritis merupakan bentuk penyakit arthritis yang paling umum menyerang orang dewasa. Dimana kondisi tulang rawan di sendi mengalami kerusakan. Umumnya kondisi ini mempengaruhi bagian sendi mana pun seperti lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang. Salah satu untuk mengatasi osteoarthritis adalah dengan mengkonsumsi makanan yang tepat.

Sebenarnya tidak ada diet khusus untuk mengatasi osteoarthritis. Namun, Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang besar jika Anda makan dengan cerdas dan tepat. Beberapa makanan memiliki kemampuan anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi gejalanya. Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat bagi pengidap osteoarthritis, bertujuan untuk mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan, mengurangi kolesterol, serta mempertahankan berat badan.

Jika Anda atau orang terdekat mengidap osteoarthritis, Anda bisa mencoba beberapa daftar makanan untuk mengatasi osteoarthritis berikut ini:

Baca Juga: Cara Mencegah Risiko Osteoarthritis Sejak Dini

1. Brokoli

Brokoli merupakan sumber antioksidan dan anti-inflamasi yang baik bagi kesehatan tulang dan sendi. Brokoli juga mengandung vitamin K yang memperkuat tulang rawan serta mengurangi peradangan yang dapat memicu rasa sakit pada persendian. Brokoli telah terbukti ampuh menurunkan risiko osteoarthritis pada tangan dan lutut.

Saat Anda mengkonsumsi brokoli, maka akan menghasilkan tingkat sulforaphane tinggi dalam darah sehingga memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang dapat membantu membunuh radikal bebas yang berbahaya dalam tubuh Anda. Sulforaphane juga dapat bertindak untuk memperlambat atau mencegah perkembangan osteoarthritis.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan dapat membantu mengatasi rasa sakit akibat radang sendi. Kacang mengandung kalsium, magnesium, seng, vitamin E, dan serat yang tinggi. Terdapat beberapa jenis kacang-kacangan tertentu yaitu: kacang brazil yang merupakan kacang terbaik untuk mengatasi osteoarthritis, kacang ini mengandung selenium yang mengontrol radikal bebas. Karena radikal bebas yang merusak jaringan yang menutupi ujung tulang persendian.

Selain itu ada kacang kenari yang kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko terkena osteoarthritis. Terakhir ada kacang mete yang mengandung tembaga dan magnesium tinggi. Tembaga dapat membantu mengendalikan radikal bebas dan membantu mengurangi pengembangan osteoarthritis. Serta magnesium yang membantu menjaga kepadatan tulang.

Baca Juga: Ragam Manfaat Penting Kacang Merah untuk Kesehatan

3. Ikan Berminyak

Ikan berminyak mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Lemak tidak jenuh ini memiliki sifat anti-inflamasi sehingga sangat baik bagi penderita osteoarthritis. Pengidap osteoarthritis harus mengkonsumsi setidaknya satu porsi ikan berminyak seperti ikan sarden, ikan salmon, ikan tuna, dan ikan kembung.

Namun, jika Anda tidak makan ikan, Anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung omega-3 seperti minyak ikan, minyak krill, atau minyak biji rami. Disarankan Anda membeli ikan segar yang baru ditangkap langsung dari laut dibandingkan membelinya dari hasil peternakan. Karena penelitian menemukan bahwa ikan yang dipelihara di peternakan mengandung kadar kontaminan yang dikaitkan dengan kanker. Selain itu dikhawatirkan ikan yang berasal dari peternakan mengandung lebih sedikit asam lemak omega-3 daripada yang langsung dari laut.

Baca Juga: 7 Sumber Makanan Kaya Omega-3

4. Buah-buahan dengan Antioksidan

Jika Anda memiliki penyakit osteoarthritis, sel-sel Anda akan melemah sehingga rentan terhadap radikal bebas. Untuk membantu melawan radikal bebas, buah-buahan dapat menjadi solusinya karena mengandung antioksidan. Makanan tinggi antioksidan dapat membantu meringankan gejala radang sendi, selain itu rasanya pun enak.

Terdapat beberapa buah-buahan yang perlu Anda konsumsi, seperti jeruk yang kaya vitamin C dan merupakan salah satu sumber antioksidan yang paling populer. Karena, vitamin C sangat baik untuk menetralisir radikal bebas yang dapat merusak tulang rawan. Selain itu buah cherry juga menjadi sumber makanan antioksidan yang sangat baik untuk membantu memerangi osteoarthritis. Tidak hanya jeruk dan cherry, buah-buah lainnya yang mengandung vitamin C seperti stroberi, nanas, kiwi, mangga, dan pepaya.

5. Bawang Putih

Selain beberapa makanan yang telah disebutkan, salah satu bumbu dapur ini ternyata dapat mengatasi osteoarthritis. Mengkonsumsi bawang putih dapat melindungi Anda dari pengembangan osteoarthritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan yang kaya akan bawang putih memiliki hubungan yang signifikan dengan penurunan osteoarthritis.

Karena ketika bawang putih dihancurkan dalam makanan, maka senyawa yang dikandungnya akan diubah menjadi senyawa baru yang disebut allicin. Allicin terurai cukup cepat dan melepaskan senyawa yang mengandung belerang yang dianggap sering dipakai dalam tindakan obat herbal. Para peneliti percaya bahwa efek dari bawang putih terhadap osteoarthritis ini disebabkan karena beberapa senyawa tersebut.

Itulah beberapa daftar makanan yang perlu Anda perhatikan. Selain suplemen, menjaga kesehatan dengan makanan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi berbagai penyakit, salah satunya adalah mengatasi osteoarthritis.

Baca Juga: 8 Cara Ampuh Meningkatkan Kepadatan Tulang

Sumber:
Everyday Health. 7 Top Antioxidant – Rich Foods for Osteoarthritis. www.everydayhealth.com
WebMD. (2018). Healthy Eating for Knee Osteoarthritis. www.webmd.com
Medical News Today. (2018). What is the Best for Osteoarthritis?. www.medicalnewstoday.com
Australian Natural Care. (2016). Garlic Benefits: Natural Treatment for Osteoarthritis. www.ausnaturalcare.com.au
Arthritis Foundation. Best Fish for Arthritis. www.arthritis.org
Bel Marra Health. (2016). Broccoli and Osteoarthritis: Could the Superfood Fight Againts Arthritis?. www.belmarrahealth.com