Cara Mencegah Penularan Hepatitis A

Cara Mencegah Penularan Hepatitis A

Penulis: Dita | Editor: Atsa

Hepatitis A merupakan penyakit radang atau inflamasi yang menyerang hati. Meskipun tidak menimbulkan dampak atau komplikasi yang berbahaya bagi penderitanya, hepatitis sangat menular. Kontak dengan penderita dapat dengan mudah mentransmisi virus yang dapat menimbulkan wabah.

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penularan virus hepatitis antara lain:

1. Menjaga Kebersihan

Karena penularan virus hepatitis A dapat terjadi karena kontak dengan feses penderita, menjaga kebersihan adalah salah satu langkah yang dapat Anda ambil. Terutama jika ada orang-orang di sekitar Anda yang terjangkit. Caranya adalah dengan mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum atau setelah melakukan kontak dengan darah atau cairan tubuh dari pasien penderita hepatitis.

Penyebaran virus dapat semakin cepat terjadi dalam sebuah komunitas besar yang tinggal bersama. Sebut saja asrama, panti, daycare atau tempat di mana ada sekumpulan orang banyak yang tinggal dan melakukan kontak setiap harinya. Untuk menghindari wabah, bersihkan tangan setelah dan sebelum mengganti popok, menyajikan makanan dan setelah menggunakan fasilitas umum seperti toilet.

2. Hindari Makanan dan Minuman yang Tidak Bersih

Makanan atau minuman yang terkontaminasi virus dari feses penderita hepatitis A juga dapat menjadi media penyebaran virus. Hindari mengonsumsi kerang mentah (terutama yang hidup di perairan yang tinggi tingkat kontaminasinya). 

Hindari memakan makanan apapun yang dicuci dengan air yang terkontaminasi dan jangan membeli makanan sembarangan di pinggir jalan. Daging yang mentah atau dimasak kurang matang juga bisa menjadi perantara virus yang sebaiknya Anda hindari.

Jika Anda mencurigai air yang ada di area tempat tinggal Anda tidak aman, gunakan air dalam kemasan. Kalau tidak tersedia, merebus air setidaknya satu menit juga dapat mengeliminasi virus yang ada.

3. Lakukan Vaksinasi

Vaksinasi merupakan langkah proteksi yang tepat untuk menghindarkan Anda dari infeksi virus hepatitis. Vaksinasi hepatitis A direkomendasikan untuk semua anak-anak yang berusia di atas 1 tahun. Vaksin akan berfungsi maksimal 4 minggu setelah penyuntikan.

Selain anak-anak, orang-orang yang memiliki risiko tinggi terhadap infeksi hepatitis A juga disarankan untuk melakukan vaksinasi. Mereka adalah:

  • Orang-orang yang secara berkala melakukan penyuntikan obat-obatan dengan jarum
  • Orang-orang yang bekerja di pusat kesehatan atau panti yang mungkin memiliki risiko tinggi melakukan kontak dengan penderita
  • Orang yang memiliki masalah hati kronis
  • Orang yang menerima pengobatan khusus untuk hemofilia dan kelainan pembekuan darah lainnya
  • Anggota militer
  • Pengasuh di pusat penitipan anak, panti jompo dan tempat umum lainnya
  • Pasien yang bekerja di pusat dialisis (tempat cuci darah pasien)

4. Hindari Menggunakan Barang-barang Bersamaan dengan Orang Lain

Salah satu cara untuk menghindari penyebaran virus hepatitis A adalah dengan menghindari penggunaan barang-barang pribadi secara bersamaan dengan orang lain. Benda-benda seperti pisau cukur dan handuk sangat rentan menjadi media yang dapat menularkan virus. Selain itu, alat-alat tato dan tindik di tempat umum juga sebaiknya dihindari.

5. Hindari Berkunjung ke Tempat yang Sedang Terjadi Wabah

Jika Anda ingin bepergian ke luar kota apalagi ke luar negeri, penting untuk mengetahui kondisi destinasi yang dituju. Jika di tempat yang akan Anda kunjungi sedang terjadi wabah, ada baiknya untuk menunda terlebih dahulu keberangkatan. Jika memang terpaksa, lakukan vaksinasi dan konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter sebelum berangkat untuk menghindari infeksi.

Baca Juga: Hepatitis A, Gejala dan Penyebabnya

 

Sumber:
Medline Plus (2019). Preventing Hepatitis A. www.medlineplus.gov
Webmd (2017). Can I Prevent Hepatitis A. www.webmd.com
Webmd (2010). Viral Hepatitis: 8 Self-Defense Tips for Traveler. www.webmd.com
CNN (2019). Cara Tepat Cegah Hepatitis. www.cnnindonesia.com