Cara Ampuh Mengatasi Diare pada Bayi

Image: independent.ie

Penulis : Dhiya | Editor : Niahappy

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada bayi. Penyakit yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering ini bisa sangat encer seperti air. Karena usus tidak Dapat menyerap cairan dan elektrolit secara optimal, sehingga diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit.

Maka dari itu jika diare terjadi pada bayi Anda, tujuan utamanya adalah mengganti cairan yang hilang. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan diare pada bayi seperti infeksi virus atau bakteri, alergi makanan, alergi obat-obatan, dan terlalu banyak minum jus buah. Efeknya diare membuat tubuh kehilangan terlalu banyak air dan elektrolit sehingga membuat bayi mengalami dehidrasi dengan sangat cepat.

Untuk mengatasi diare pada bayi, Anda tidak perlu buru-buru langsung pergi ke dokter, padahal diare dapat diobati dengan langkah sederhana di rumah. Berikut beberapa cara efektif mengatasi diare pada bayi:

Baca Juga: 6 Jenis Imunisasi Wajib bagi Bayi

1. Rehidrasi

Bayi dapat kehilangan banyak cairan dengan cepat. Jika bayi Anda menangis tanpa mengeluarkan air mata, kulitnya tampak berbeda, atau popoknya tidak terlalu basah, maka sebaiknya berikan cairan lebih banyak seperti berikan ASI yang lebih sering dari biasanya. Karena ASI memberikan efek proteksi saat terjadi diare pada bayi.

Selain itu kandungan laktosa pada ASI tidak menyebabkan diare semakin parah. Serta bagi bayi dengan ASI eksklusif, sebaiknya tambahkan oralit. Bayi dengan dehidrasi berat biasanya akan malas untuk minum. Oralit bisa Anda berikan pada bayi dengan takaran sekitar 10ml per kilogram berat bayi Anda.

2. Berikan Makanan yang Tepat

Tetap berikan makanan seperti biasanya sesuai dengan usia bayi Anda. Saat bayi Anda diare, sebaiknya berikan makanan dalam porsi kecil. Mengapa? Karena saat diare bayi akan rentan merasa mual dan muntah. Maka dari itu pemberiannya juga harus dalam porsi kecil namun lebih sering sekitar 3 – 4 jam sekali. Jika bayi Anda mengkonsumsi makanan padat, dapat Anda teruskan.

Makanan seperti pisang yang dapat memulihkan kadar kalium dan membantu tubuh menyerap nutrisi yang hilang akibat diare. Selain itu ada saus apel yang kaya antioksidan penting, flavonoid, dan serat makanan yang sangat baik untuk tubuh. Serta Anda juga bisa memberikan buttermilk sebagai alternatif yang lebih ringan dari susu biasa yang lebih mudah dicerna, bahkan dokter merekomendasikan buttermilk selama bayi mengalami diare.

3. Makanan yang Perlu Dihindari

Bayi yang mengalami diare harus menghindari makanan yang dapat memperburuk keadaannya seperti produk susu kecuali yogurt, buah persik, aprikot, makanan berminyak, permen, dan kue. Selain itu, makanan berserat tinggi seperti kubis juga perlu dihindari karena dapat merangsang gas di dalam perut bayi.

Makanan berlemak seperti cokelat, santan, dan es krim juga dapat menganggu pencernaan bayi. Sebaiknya Anda perlu memonitor makanan yang dikonsumsi oleh bayi Anda sehingga dapat mengetahui makanan apa yang tidak cocok. Jika makanan tidak cocok yang menyebabkan mual dan muntah, Anda dapat segera menghentikannya.

4. Obat Zinc

Zinc merupakan nutrisi yang dihasilkan sendiri oleh tubuh, namun bayi Anda juga harus mendapatkan nutrisi zinc dari luar. Saat bayi Anda terkena diare, Anda dapat memberikan obat zinc pada bayi selama 10 hari berturut-turut walaupun diare sudah berhenti.  Zinc dapat mempercepat penyembuhannya.

Bagi bayi yang menderita diare akut, direkomendasikan untuk mengkonsumsi suplemen zinc sebanyak 20 miligram atau 1 tablet selama 10 – 14 hari. Sedangkan jika bayi Anda berusia dibawah 6 bulan, cukup konsumsi 10 miligram atau setengah tablet per hari.

Jika bentuknya serbuk, Anda dapat melarutkannya dengan air matang. Namun jika bentuknya tablet, Anda bisa memberikannya dengan cara dikunyah atau dilarutkan dalam air matang atau ASI.

5. Oralit Alami

Untuk mengatasi diare pada bayi secara alami, salah satu bahan yang bisa Anda gunakan di rumah adalah gula dan garam. Larutan gula dan garam dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare.

Caranya pun cukup mudah, larutkan satu liter air dengan enam sendok teh gula dan setengah sendok teh garam. Lalu aduk dengan menggunakan sendok dan pastikan tidak ada butiran gula atau garam yang masih terlihat. Kemudian Anda bisa langsung memberikannya pada bayi Anda.

Jika bayi Anda yang mengalami diare disertai muntah, sebaiknya berikan larutan ini sedikit demi sedikit. Kemudian Anda bisa menaikan jumlahnya perlahan-lahan.

6. Air Beras

Ternyata air beras dapat menjadi cara yang efektif untuk diare pada bayi Anda. Karena air beras mudah dicerna saat perut sakit dan dapat memberikan energi bagi tubuh. Air beras dapat Anda berikan pada bayi saat siang hari. Namun jangan mengkonsumsi air beras terlalu sering karena dapat menyebabkan batuk dan pilek.

Anda cukup menyiapkan setengah cangkir beras mentah dan cuci sampai bersih. Lalu rendam beras selama 20-30 menit. Setelah itu rebus dalam air mendidih hingga 20 menit. Terakhir, angkat dan diamkan sampai dingin, tambahkan sedikit garam dan berikan pada bayi Anda.

7. Air Kelapa

Air kelapa tidak hanya bermanfaat untuk melepaskan dahaga, namun air kelapa juga bisa mengatasi diare pada bayi. Karena diare menyebabkan hilangnya beberapa nutrisi penting seperti kalium, natrium, dan mineral. Jadi air kelapa membantu memulihkan nutrisi penting tersebut dan juga menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh bayi.

Cukup berikan setengah gelas air kelapa pada bayi Anda. Sebaiknya berikan sehari sekali pada pagi hari, karena jika malam hari dapat menyebabkan batuk dan pilek.

Baca Juga: Beragam Manfaat Air Kelapa bagi Kesehatan Balita

Bayi memang rentan terhadap penyakit diare, nah untuk mencegahnya Anda harus rajin mencuci tangan dengan sabun setiap kali Anda mengganti popok bayi untuk mencegah infeksi yang menyebar. Usahakan tempat mengganti popok bayi Anda bersih dan steril.

Selain itu selalu menjaga kebersihan rumah sampai bayi Anda selesai masa penyembuhannya. Itulah beberapa cara efektif mengatasi diare pada bayi yang bisa Anda lakukan di rumah. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Pilihan Finger Food untuk Balita

WebMD. Diarrhea in Babies. www.webmd.com
Momtastic. Feeding a Baby with Diarrhea, Foods to Feed and Foods to Avoid. www.wholesomebabyfood.momtastic.com
Hello Sehat. (2017). Suplemen Zinc Bisa Membantu Mengatasi Diare Pada Anak. www.Hellosehat.com
Buding Star. (2018). Effective Home Remedies to Stop Diarrhea in Babies. www.medium.com