Bahaya Terlalu Banyak Tidur bagi Kesehatan

Bahaya Terlalu Banyak Tidur bagi Kesehatan

Penulis: Emy | Editor: Atsa

Kebanyakan orang pasti tahu bahwa kurang tidur bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Kurang tidur secara teratur dikaitkan dengan sejumlah penyakit, jadi lebih mudah marah, sakit kepala, dan lesu sepanjang hari.

Tapi tahukah Anda bahwa tidur terlalu banyak juga bisa menimbulkan masalah? Tidur berlebihan dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, diantaranya:

  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit jantung
  • Kegemukan
  • Depresi
  • Sakit kepala

Jumlah tidur yang Anda butuhkan bervariasi tergantung pada usia, tingkat aktivitas Anda, kesehatan umum dan kebiasaan gaya hidup Anda. Misalnya, selama periode stres atau sakit, Anda mungkin merasakan kebutuhan tidur yang meningkat. Tetapi meskipun kebutuhan tidur berbeda dari waktu ke waktu dan dari orang ke orang, para ahli biasanya merekomendasikan bahwa orang dewasa harus tidur antara tujuh dan sembilan jam setiap malam.

Mengapa orang terlalu banyak tidur?

Tidur terlalu lama bisa jadi disebabkan karena masalah medis hipersomnia. Kondisi ini menyebabkan seseorang mengalami rasa kantuk yang ekstrem sepanjang hari, dan biasanya tidak hilang meski dengan tidur siang. Kondisi ini juga menyebabkan penderitanya tidur untuk waktu yang sangat lama di malam hari. Banyak orang dengan hipersomnia mengalami masalah kecemasan, mudah lelah, dan masalah memori sebagai akibat dari kebutuhan mereka yang hampir konstan untuk tidur.

Tentu saja, tidak semua orang yang kesiangan memiliki gangguan tidur. Kemungkinan penyebab lain dari tidur berlebihan termasuk penggunaan zat tertentu, seperti alkohol dan beberapa obat yang bisa membuat kantuk. Kondisi medis lainnya, termasuk depresi, dapat menyebabkan orang lebih banyak tidur. 

Masalah medis terkait dengan tidur berlebihan

Diabetes

Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur terlalu lama atau tidak cukup tidur setiap malam dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Kegemukan

Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa membuat kenaikan berat badan. Hubungan antara tidur dan obesitas tetap sama bahkan ketika asupan makanan dan olahraga cukup baik.

Sakit kepala

Bagi sebagian orang tidur lebih lama dari biasanya di akhir pekan atau hari libur justru bisa menyebabkan sakit kepala. Para peneliti percaya ini karena efek tidur berlebihan pada neurotransmiter tertentu di otak, termasuk serotonin. Seseorang yang tidur terlalu lama di siang hari dan mengganggu waktu tidur malam mereka mungkin juga akan mengalami sakit kepala di pagi hari.

Depresi

Meskipun insomnia lebih sering dikaitkan dengan depresi daripada tidur berlebihan, kira-kira 15% orang dengan depresi tidur terlalu banyak. Ini pada gilirannya dapat memperburuk depresi mereka, karena kebiasaan tidur yang teratur penting untuk proses pemulihan.

Tips untuk mencegah tidur berlebihan

Untuk menghindari efek tidur berlebihan, lakukan lima langkah berikut untuk mencegahnya:

1. Dapatkan jadwal tidur yang konsisten dan patuhi itu

Kita memiliki jam internal kita yang terbentuk karena kebiasaan. Ini berarti bahwa salah satu cara terbaik untuk memastikan Anda mendapatkan jumlah tidur yang optimal adalah dengan mengikuti jadwal dengan tidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pada waktu yang sama setiap pagi. Sangat penting untuk menjaga waktu bangun Anda tetap konsisten, bahkan di akhir pekan.

2. Lakukan langkah-langkah untuk mendapatkan tidur yang baik

Selain mengatur waktu tidur yang konsisten dan cukup, lakukan langkah – langkah berikut untuk membantu Anda mudah tidur tepat waktu dan nyenyak.

  • Beri diri Anda waktu untuk bersantai sebelum tidur
  • Pastikan lingkungan tidur Anda sejuk dan gelap
  • Menghindari kafein, alkohol, dan screen time sebelum tidur

Baca Juga: Ketahui Durasi Jam Tidur yang Ideal Berdasarkan Usia

 

Sumber

WebMD. (2022). Physical Side Effects of Oversleeping. www.webmd.com

Johns Hopkins. Oversleeping: Bad for Your Health?. www.hopkinsmedicine.org

Houston Methodist. (2021). Is Getting Too Much Sleep Bad for You?. www.houstonmethodist.org