5 Makanan yang Perlu Dibatasi oleh Kulit Berminyak

Image: mybeautyandgo.co.uk

Kulit berminyak terkadang bikin suasana hati resah. Awalnya sudah dandan cantik,tapi malah terlihat mengkilap karena minyak. Alhasil harus touch up ulang supaya tetap menawan, kan!

Tidak hanya genetik, kecocokan skin care, atau kondisi cuaca, ternyata ada beberapa makanan yang pengaruhi produksi minyak wajah. Makanan tersebut wajib dibatasi supaya kulit lebih kering dan mulus.

1. Makanan dengan Indeks Glikemiks Tinggi

Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat karbohidrat mampu menaikkan kadar gula darah. Semakin rendah indeks glikemik, maka makanan tersebut bisa menahan lapar lebih lama.

Sehubungan dengan wajah berminyak, American Journal of Clinical Nutrition sebutkan bahwa orang yang konsumsi makanan rendah indeks glikemik tunjukan perubahan yang signifikan dari segi jerawat dan wajah.

Makanan yang kaya serat biasanya punya indeks glikemik yang rendah. Contohnya gandum utuh, buah, sayur, biji-bijian, dan beras merah. Hindari makanan dengan tinggi indeks glikemik tinggi seperti permen, kue, roti biasa, sereal, sirup, dan nasi putih

2. Makanan Berminyak

Minyak yang mengandung asam lemak jenuh tidak hanya merugikan tubuh, tapi juga kulit. Terhadap tubuh, asam lemak jenuh ini dapat tingkatkan resiko penyempitan pembuluh darah dan penyakit jantung lainnya.

Sementara terhadap kulit, asam lemak jenuh dapat tingkatkan resiko radang kulit. Sehingga, tubuh pun bereaksi dengan memproduksi minyak berlebihan demi menghindari adanya peradangan.

Sekarang, ganti cemilan anda pada makanan yang lebih sehat. Daripada mengonsumsi keripik atau gorengan yang banyak minyak, lebih baik pilih kacang-kacangan atau buah-buahan.

Termasuk proses pengolahan makanan yang awalnya digoreng, sebaiknya diganti dengan makanan yang direbus atau kukus.

3. Produk Susu

Produk susu termasuk keju, butter, dan yogurt mengandung hormon yang buat kadar hormon dalam tubuh anda tidak stabil. Efeknya kulit jadi berminyak dan pori-pori tertutup. Resiko wajah berjerawat pun semakin tinggi.

Konsumsi produk susu bisa diganti dengan susu kacang, keju vegan, maupun sumber protein lainnya.

4. Alkohol

Alkohol buat kulit lebih kering bahkan sampai dehidrasi. Hal ini picu kulit untuk produksi lebih banyak minyak demi mencegah permukaan kulit mengering. Apalagi jika kulit anda tipe yang berpori besar, maka produksi minyak berlebih akan sangat terlihat.

Demi kesehatan tubuh maupun kulit, ganti kebiasaan minum alkohol dengan air putih atau jus buah. Bisa juga diganti dengan infused water maupun teh. Ubah kebiasaan tersebut secara bertahap sedikit demi sedikit.

5. Makanan Asin

Makanan yang diberi bumbu msg, penyedap, dan garam bisa buat kulit kering. Dampaknya kulit pun memproduksi lebih banyak minyak untuk cegah dehidrasi tersebut. Selain itu mineral dalam bumbu asin membuat wajah dan mata terlihat bengkak.

Oleh karena itu, batasi pemakaian bumbu asin atau buatan pada makanan. Terutama makanan tinggi natrium seperti keripik, kacang asin, dan crackers.

Jadi selain konsisten merawat wajah, pengaturan diet juga diperlukan supaya wajah bebas minyak dan tetap segar. Berani coba?

 

Sumber:
6 Foods to Avoid for Oily Skin and What to Eat Instead. 2016. www.bioeffect.co.uk
What Should I Avoid to Prevent Oily Skin. 2017. www.livestrong.com
Is There a Link Between Dairy and Acne? 2018. www.healthline.com
Glycemic Index and Diabetes. 2018. www.diabetes.org