Kapan Waktu Terbaik untuk USG?

Image: mamanatural.com

Penulis: Dhiya | Editor: Niahappy

Bagi Anda yang telah mendapatkan hasil positif saat melihat testpack, selamat! Itu berarti Anda akan menyambut buah hati yang sudah Anda tunggu-tunggu. Bagi wanita hamil biasanya akan penasaran dengan jenis kelamin sang buah hati. Beruntunglah bagi kita yang hidup dengan teknologi sehingga memudahkan untuk melihat apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki.

Cara yang paling umum digunakan untuk melihat atau memantau bayi adalah USG. USG (ultrasonografi) atau disebut sonogram merupakan tes prenatal yang dilakukan sebagian besar wanita hamil. Dengan menggunakan gelombang suara untuk menunjukkan foto bayi Anda di dalam rahim.

USG membantu Anda untuk memeriksa kesehatan dan perkembangan bayi. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui posisi bayi Anda seperti dapat melihat tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya. Serta untuk memeriksa apakah Anda mengandung anak kembar atau tidak. Pada umumnya wanita akan melakukan USG pada trimester kedua. Namun, sebagian wanita lainnya melakukan pada masa yang berbeda.

Mungkin Anda belum mengetahui sebenarnya kapan saja waktu yang tepat untuk melakukan USG? Simak penjelasan berikut ini:

Baca Juga : Kenali Jenis-jenis USG Kehamilan dan Kegunaannya

1. Trimester Pertama

Pada trimester pertama atau tiga bulan pertama kehamilan penting untuk melakukan USG pertama Anda. USG pertama ini dilakukan ketika Anda hamil sekitar 6-8 minggu. Pada tahap ini ukuran bayi Anda masih sangat kecil dan saluran tuba Anda lebih dekat ke saluran lahir Anda daripada ke perut. USG pertama ini penting dilakukan oleh wanita hamil untuk berbagai tujuan seperti mengonfirmasikan perkiraan tanggal jatuh tempo Anda supaya lebih akurat dengan mengukur janin, mengonfirmasikan detak jantung janin, memastikan kehamilan terjadi di tempat yang seharusnya dan untuk menyingkirkan kehamilan tubular atau ektopik.

USG ini dilakukan pada perut Anda. Saat Anda berbaring di ruang pemeriksaan, dokter akan mengoleskan gel pada perut Anda yang kemudian meluncur transduser plastik di atasnya. Tes ini tidaklah sakit, hanya saja gel akan terasa dingin. Disarankan Anda mengenakan pakaian double untuk USG ini supaya memudahkan akses ke perut Anda. Di beberapa pusat berteknologi tinggi, dokter akan menggunakan USG 3D untuk memberikan foto bayi dengan detail. USG jenis ini juga dapat mendeteksi kelainan wajah atau cacat tabung saraf.

2. Trimester Kedua

Trimester kedua merupakan masa pertengahan kehamilan Anda. Umumnya USG trimester kedua dilakukan antara minggu ke 18 hingga minggu ke 20 kehamilan. USG kedua ini bertujuan untuk melihat bagaimana bayi Anda tumbuh dan untuk mengetahui kepastian bahwa bayi Anda aman. Mulai dari mengukur ukuran bayi Anda, memeriksa semua organ utama, dan mengukur tingkat cairan ketuban untuk memastikan ada jumlah yang tepat, serta melihat lokasi plasenta Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui jenis kelamin bayi anda.

Proses USG kedua ini berlangsung selama 20 hingga 45 menit jika Anda mengandung satu bayi. Namun, akan memakan waktu lebih lama jika Anda mengandung bayi kembar. Anda dapat melihat tubuh bayi dengan sangat detail, tetapi sulit bagi Anda untuk membedakan ginjal dan lambung. Mintalah dokter untuk memberitahu organ kepada Anda saat dokter membaca pemindaian.

Proses pemeriksaan mirip dengan USG pertama. Biasanya USG kedua ini dilakukan dalam bentuk 2D, tetapi sebagian besar praktisi menggunakan USG 3D dan 4D yang lebih rinci hanya jika diperlukan secara medis yaitu untuk memeriksa janin dengan detail untuk dugaan anomali.

3. Trimester Ketiga

USG terakhir ini biasanya dilakukan ada pemindaian anatomi 20 minggu. Jika Anda telah melewati tanggal yang telah ditentukan, dokter mungkin ingin mengawasi bayi Anda dengan pemantauan detak jantung janin dan USG untuk menilai kadar cairan ketuban. USG ketiga ini bertujuan untuk mengecek kesehatan plasenta dan memeriksa pertumbuhan bayi anda.

Namun, banyak ibu hamil yang tidak memerlukan USG ketiga ini, tetapi jika Anda berusia di atas 35 tahun, dokter ingin memonitor pertumbuhan bayi Anda dan mungkin Anda mengandung satu atau dua bayi. Selain itu, untuk memastikan bahwa lokasi plasenta tidak mengahalangi serviks. Anda juga akan mendapatkan pemindaian lanjutan jika serviks Anda ditutupi oleh plasenta. Dalam 95 persen, terjadi kasus plasenta yang bergerak menjauh dari serviks. Tetapi jika plasenta Anda masih menutupi, Anda mungkin akan direkomendasikan untuk melakukan operasi sesar.

Setiap Anda selesai melakukan USG, Anda akan diberikan tisu untuk membersihkan gel. Pemindaian USG ini aman, tidak menyakitkan sehingga Anda tidak perlu melakukan tindakan pencegahan setelahnya. Pada dasarnya, USG sangat bermanfaat untuk kehamilan Anda.

Dengan mengetahui waktu yang tepat untuk USG, selain memeriksa perkembangan bayi, Anda juga dapat mengetahui lebih awal jika terjadi sesuatu pada bayi Anda di dalam rahim. Misalnya bayi Anda menderita sesuatu di dalah rahim maka dokter bisa segera menanganinya. Apapun yang ditunjukkan oleh USG, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda untuk perawatan yang terbaik.

Baca Juga: 6 Tips Aman Olahraga di Masa Kehamilan

Sumber:
What to Expect. (2019). Ultrasound During Pregnancy. www.whattoexpect.com
Parents. Ultrasound: A Trimester-by-Trimester Guide. www.parents.com
Better Health. Pregnancy Test – Ultrasound. www.betterhealth.vic.gov.au
March of Dimes. (2014). Ultrasound During Pregnancy. www.marchofdimes.org