Penjelasan 5 Jenis Label Kadaluarsa pada Makanan Kemasan

Image: globalnews.ca

Setiap orang dipastikan pernah membeli makanan kemasan. Entah untuk cemilan, stok cadangan makanan, maupun ingin koleksi makanan tertentu. Dari semua tulisan yang tercantum di kemasan, ada 2 hal yang setidaknya penting untuk dicek yaitu label kadaluarsa dan tabel kandungan gizi.

Jarang memang ada produk yang dijual melebihi tanggal kadaluarsa, namun kita harus peka dengan umur simpannya. Kalau sudah tahu hampir expaired, tentu harus segera dikonsumsi, kan.

Ternyata, label kadaluarsa banyak jenisnya. Masing-masing punya arti dan kegunaan yang berbeda. Apa saja?

“Expired Date” = Tanggal Kadaluarsa 

Mungkin ini jenis label yang paling sering anda temui. Expired date atau biasa disingkat “exp” adalah batas tanggal aman suatu produk boleh dikonsumsi. Setelah terlewat dari tanggal tersebut, makanan akan membahayakan kesehatan.

Label expired date biasanya tertera pada makanan olahan, makanan dengan umur simpan pendek, serta makanan khusus. Dikutip dari The Canadian Food Inspection Agency, ada beberapa jenis makanan yang wajib mencantumkan expired date. Diantaranya adalah suplemen gizi, susu formula bayi, makanan pengganti, dan makanan diet.

“Best Before” = Baik Digunakan Sebelum 

Label “baik digunakan sebelum” merupakan label kedua tersering yang kita temui. Jika ada makanan berlabel seperti ini, bukan berarti tidak aman untuk dikonsumsi setelah tanggalnya lewat. Sebab, tanggal tersebut lebih merujuk kepada jaminan perusahaan atas warna, rasa, kandungan nutrisi dan kualitas terbaik dari suatu produk.

Jadi, anda diperbolehkan mengkonsumsinya lebih dari tanggal yang tertera. Dengan catatan, anda merasa produk masih aman dimakan.

Sebagai pengecualian, tanggal ini hanya berlaku bila anda mengikuti instruksi yang tertera. Contohnya disimpan dalam wadah tertutup atau tidak terkena air. Jika anda tidak mengikuti instruksi, bisa jadi umur simpan produk jadi  lebih pendek dari yang tertera.

Label jenis ini bisa anda lihat pada makanan yang umur simpannya lama, seperti camilan dalam kemasan

Use-By” = Gunakan Pada

Mesikupun jarang terlihat, ada bebeapa jenis makanan yang mencantumkan label ini. Arti label ini adalah hari terakhir yang dianjurkan untuk dikonsumsi.

Pada tanggal yang tertera setelah kalimat “digunakan pada” kualitas produk masih berada pada tingkat tertinggi. Namun, bila lewat dari itu, kualitas produk akan menurun drastis dan cenderung cepat membusuk.

Karena artinya, penggunaan label ini biasanya dipakai untuk penanda telur kemasan, daging, dan ayam potong.

Packed on” = Dikemas Pada 

Kalau anda suka belanja sayuran di supermarket, pasti setidaknya pernah sekali saja lihat label ini. Berbeda dari label lain, arti “dikemas pada” berfungsi untuk mengatur stok. Biasanya digunakan oleh perusahaan atau gudang penyimpanan untuk menyusun barangnya berdasarkan waktu kemas.

“Sell-By” = Dijual Pada 

Label “sell by” berguna untuk pegawai toko sebagai acuan lamanya produk boleh dipajang untuk dijual. Produk pun sebebarnya masih bisa dimakan meski telah lewat dari tanggal  tersebut. Tapi dengan syarat produk disimpan sesuai petunjuk tertera. Biasanya mendekati batas akhir tanggal, produk akan diobral agar cepat habis. Manfaatkan momen, ya!

Seakrang, anda tidak perlu khawatis keracunan makanan. Cukup terapkan cara membaca label seperti diatas saja. Namun, ingat penanganan yang berbeda dapat menyebabkan kualitas produk dan lama simpan yang berbeda pula. Tangani dan simpan produk sesuai petunjuk, ya!

 

 

Sumber:

  • https://www.washington.edu/wholeu/2016/10/12/what-do-food-label-expiration-dates-really-mean/
  • https://www.thekitchn.com/a-guide-to-help-demystify-food-expiration-dates-tips-from-the-kitchn-205902
  • https://www.fsis.usda.gov/wps/portal/fsis/topics/food-safety-education/get-answers/food-safety-fact-sheets/food-labeling/food-product-dating/food-product-dating