Apa itu Philophobia?

Apa itu Philophobia?

Penulis: Lely | Editor: Ratna

Philophobia merupakan ketakutan akan jatuh cinta, atau bisa juga berupa rasa takut untuk menjalin hubungan atau merasa bahwa Anda tidak akan dapat mempertahankan suatu hubungan. Philophobia bukanlah kondisi yang dapat didiagnosis oleh dokter karena tidak ada dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).

DSM adalah sebuah panduan yang digunakan para profesional kesehatan mental untuk menentukan seseorang memiliki kriteria untuk penyakit mental atau gangguan mental tertentu. Meskipun begitu, ahli kesehatan mental seringkali dapat membantu philophobia, jika phobia ini berdampak negatif pada hidup Anda.

Baca Juga: Ketahui Gangguan Mental Fobia Sosial dan Faktor Penyebabnya

Penyebab Philophobia

Mungkin normal bagi Anda untuk merasa cemas seputar percintaan, tetapi bagi mereka yang memiliki phobia tersebut, kecemasan yang timbul akan sangat kuat, sehingga mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa penyebab potensial philophobia, antara lain:

1. Trauma masa kecil

Anak-anak yang mengalami efek buruk dari perceraian orang tua mereka, kematian orang tua, pengabaian atau pelecehan anak mungkin merasa sulit untuk merasakan cinta kepada orang lain. Hal yang sama berlaku untuk Anda, orang dewasa yang mengalami perselingkuhan, perceraian, pelecehan, atau pengabaian.

2. Pengalaman hubungan masa lalu

Hubungan percintaan di masa lalu yang traumatis ada andil dalam perkembangan ketakutan jatuh cinta atau philophobia. Patah hati, perselingkuhan atau pengkhianatan dapat membuat Anda menjauh dari hubungan romantis. Jenis hubungan lain juga dapat membuat Anda takut, seperti hubungan orang tua dan pertemanan.

3. Pengalaman dalam segi budaya

Dalam beberapa budaya tertentu mengatur pernikahan tanpa banyak pertimbangan tentang cinta, ada lebih banyak tekanan untuk menikah di usia muda atau dalam keadaan tertentu.

Anda mungkin menjadi takut untuk mencintai orang lain, karena Anda merasa tidak mengenal siapa yang akan menjadi pasangan Anda. Dan jika Anda mendapatkan tekanan yang terus menerus, hal ini mungkin saja dapat menyebabkan philophobia.

4. Takut akan penolakan atau pengabaian

Memiliki orang tua yang meninggalkan Anda yang sebagai seorang anak dapat menyebab rasa takut akan hubungan percintaan. Anda yang mengalami penolakan berulang kali, mungkin menjadi takut untuk mencintai.

Ada sebuah penelitian menunjukkan bahwa penolakan dapat menghasilkan rasa sakit fisik. Kebanyakan dari Anda telah mengalami beberapa kali penolakan yang menyakitkan, namun dapat mengatasinya dengan baik. Sedangkan untuk lainnya, rasa takut dan sakit akan penolakan akan tetap ada dalam dirinya.

5. Disinhibited social engagement disorder (DSED)

DSED adalah gangguan keterikatan masa kanak-kanak yang kurang perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Jika semasa anak-anak Anda tidak menerima perhatian, cinta, dan validasi dari orang tua, atau anggota keluarga lainnya dapat membuat Anda tumbuh dengan rasa takut akan cinta. Hal ini cenderung membuat Anda lebih mudah akrab dengan orang lain, daripada orang tua atau anggota keluarga lainnya.

Gejala Philophobia

Tidak seperti jenis phobia lainnya, Anda yang menderita philophobia tidak mengalami kecemasan setiap hari. Dan bagi beberapa orang mungkin dapat menjalani kehidupan normal.

Beberapa gejala phobia yang nyata baik secara fisik maupun psikologis. Gejala fisik terkadang diakibatkan akibat kecemasan atau ketakutan yang dapat berwujud dalam bentuk gejala fisik seperti :

  • Telapak tangan berkeringat
  • Pusing
  • Mual
  • Berkeringat
  • Peningkatan denyut jantung
  • Sesak napas
  • Gemetar
  • Sakit perut

Gejala psikologis dapat terjadi ketika memikirkan ketakutan Anda tentang rasa jatuh cinta, sehingga gejala psikologis berikut mungkin dapat muncul di benak Anda:

  • Merasa cemas saat memikirkan hubungan percintaan.
  • Menghindari hubungan dekat.
  • Kesulitan berfungsi saat memikirkan hubungan percintaan.
  • Merasa berada dalam bahaya saat menjalin hubungan asmara.
  • Memiliki perasaan takut yang luar biasa, seperti histeris saat pasangan atau orang terdekat Anda menyatakan cintanya.

Seseorang yang takut akan cinta cenderung menunjukkan kecemasan karena terikat pada orang lain, dan mereka bahkan mungkin menghindari keterikatan yang erat sepenuhnya.

Kiat Mendukung Seseorang dengan Philophobia

Jika Anda mengenal seseorang yang memiliki phobia tersebut, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu, antara lain:

  • Ketahui dan coba untuk mengerti bahwa yang dirasakan penderita phobia ini merupakan ketakutan yang serius, bahkan jika Anda sulit untuk memahaminya.
  • Cari informasi dan pelajari tentang berbagai macam phobia.
  • Jangan menekan untuk melakukan hal-hal yang belum siap mereka lakukan.
  • Ajak dan bantu mereka untuk mencari bantuan professional, jika memang diperlukan.
  • Tanyakan pada mereka, bantuan apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu dan mendukungnya.

Baca Juga: Cara Menangani Penyakit Fobia

Sumber

Cleveland Clinic. (2022). Philophobia (Fear of Falling in Love). my.clevelandclinic.org

WebMD. (2021). What Is Philophobia?. www.webmd.com

Medical News Today. (2020). What is philophobia?. www.medicalnewstoday.com

Healthline. (2018). What Is Philophobia, and How Can You Manage Fear of Falling in Love?. www.healthline.com

Marriage.com. (2021). What Is Philophobia? Signs, Symptoms, Causes, and Treatment. www.marriage.com