Anak Mual dan Muntah? Atasi dengan Cara Berikut Ini!

Anak Mual dan Muntah? Atasi dengan Cara Berikut Ini!

Penulis: Yerizya | Editor: Handa

Muntah dan mual adalah dua hal yang berbeda. Mual adalah perasaan tidak nyaman pada area perut yang bisa menyebabkan muntah, sedangkan muntah adalah kondisi isi perut dikeluarkan secara paksa melalui mulut. kondisi keduanya bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti flu perut, keracunan, atau migrain perut.

Selain orang dewasa, anak-anak kerap kali mengeluhkan mual kemudian memuntahkan makanan yang ada di dalam perut. Kondisi ini tentu membuat Anda khawatir, meskipun mual dan muntah dapat berhenti dengan sendirinya, Tetapi penting bagi Anda untuk mengetahui cara yang tepat mengatasi muntah dan mual pada anak.

1. Menambah Cairan Tubuh Anak

Muntah tanpa henti akan menyita banyak cairan sehingga tubuh tidak bisa bekerja secara optimal. Jika hal ini dibiarkan, maka akan berbahaya dan dapat mengancam nyawa anak Anda. Oleh sebab itu, pastikan untuk memberikan cairan yang cukup agar anak Anda tidak dehidrasi.

Namun, memberikan cairan berlebihan kepada anak saat muntah juga tidak baik untuk kesehatan. Dilansir dari Verywell Health, untuk memberikan cairan harus sesuai dengan dehidrasi yang dialami anak, yaitu:

  • Dehidrasi minimal, berikan 60-120 ml air. Berikan secara perlahan setelah 5-10 menit dan mulai dengan 1 sendok makan (setara dengan 15 ml).
  • Dehidrasi ringan hingga sedang yang ditandai dengan menurunnya urin, mulut kering, dan berat badan menurun 3-9 persen. Maka 25-50 ml air setiap 2 jam atau 60-120 ml tiap kali anak Anda muntah. Cara ini berfungsi untuk mengganti cairan yang telah dikeluarkan.
  • Dehidrasi parah dengan penurunan berat badan lebih dari 9 persen, detak jantung cepat, mulut kering, mata cekung, sesak napas, dan urin yang keluar sedikit. Jika hal itu terjadi, maka bawa anak Anda ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.

2. Tidak Memberikan Makanan Padat

Ketika anak Anda mengalami muntah, sebaiknya jangan dulu memberi makanan padat hingga satu kali 24 jam setelah muntah. Jika Anda memaksa untuk memberikan makanan padat, maka semuanya akan dimuntahkan kembali.

Sebagai gantinya, berikan minuman elektrolit yang bisa Anda buat sendiri di rumah. Untuk membuatnya, sediakan air putih, gula dan garam sesuai dengan takaran. Namun, jika ragu untuk membuat sendiri di rumah, Anda bisa membeli di apotek dan mengikuti aturan pemakaiannya.

Baca Juga : Cara Alami Atasi Pusing dan Mual

3. Jangan Memberi Antibiotik

Anda mungkin berpikir bahwa obat antibiotik dapat membantu mengatasi mual dan muntah pada anak. padahal obat antibiotik sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi saat mual dan muntah.

Dilansir dari Babycenter, antibiotik memiliki beberapa efek samping, salah satunya menyebabkan gangguan pencernaan. Oleh sebab itu, hindari untuk memberi obat antibiotik saat anak Anda muntah.

4. Akupresur Pergelangan Tangan

Teknik ini merangsang titik-titik tertentu pada bagian tubuh. Untuk meredakan mual dan muntah, Anda bisa pijat bagian pergelangan tangan anak. Lakukan pijatan dengan lembut dan perlahan agar anak tidak merasa kesakitan.

Kapan Harus Pergi ke Dokter?

Pada dasarnya, dalam mengobati mual dan muntah tergantung pada faktor penyebabnya. Biasanya, akan ada beberapa gejala yang muncul sebelum anak Anda mual dan muntah, seperti sakit perut, diare, demam, pusing, mulut kering, keringat berlebihan, penurunan buang air kecil, dan sakit dada.

Mengetahui kondisi anak ketika sakit memang tidak mudah, karena biasanya anak-anak hanya menangis ketika merasa tidak enak badan, termasuk ketika mual dan muntah. Oleh sebab itu, sebagai orang tua, Anda harus selalu memperhatikan perubahan atau gejala yang dialami oleh anak.

Jika anak masih muntah walaupun Anda sudah mengobati, sebaiknya segera bawa ke dokter agar mendapatkan pengobatan medis lebih lanjut. Meskipun hal ini terdengar sepele dan bisa hilang dengan sendirinya, mual dan muntah dapat menjadi tanda atau gejala beberapa penyakit serius, seperti kanker lambung atau penyakit-penyakit lainnya.

Baca Juga : Ketahui Penyebab Mulas Setelah Minum Susu

Sumber


Babycenter. What Should I do if my child throws up right after I give her antibiotic. www.babycenter.com
Children’s Wisconsin. What is nausea and vomiting? chw.org
Everyday Health. 2017. What is Vomiting? www.everydayhealth.com
Verywell Health. 2019. How Parents Can Keep Their Kids Hydrated From Vomiting and Diarrhea. www.verywellhealth.com
WebMD. Tips and Remedies for Nausea and Vomiting. www.webmd.com
Healthy Children. Treating Vomiting. www.healthychildren.org



Add Your Comment