Penyebab Kelebihan Sel Darah Putih yang Perlu Diketahui

Penyebab Kelebihan Sel Darah Putih yang Perlu Diketahui

Penulis: Novi | Editor: Handa

Perlu Anda ketahui bahwa sel darah putih memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, terutama untuk melawan penyakit. Namun, jumlah sel darah putih yang berlebihan perlu diwaspadai sebab bisa menjadi pertanda munculnya gangguan kesehatan yang serius. Normalnya, jumlah sel darah putih di dalam darah antara 4.500- 11.000 pada wanita. Sementara pada pria, jumlah sel darah putih normal berkisar antara 5.000-10.000.

Kelebihan darah putih atau leukositosis dapat diartikan suatu kondisi di mana jumlah sel darah melebihi 11.000 dalam setiap mikroliter darah. Leukositosis merupakan tanda terjadinya peradangan dalam tubuh. Bahkan, dalam beberapa kasus leukositosis bisa menjadi peringatan adanya infeksi penyakit yang berbahaya di dalam tubuh.

Salah satu gejala leukositosis yang umum terjadi adalah mudah merasa lelah, demam, tubuh mudah memar, sering berkeringat di malam hari, sering mimisan, batuk berkepanjangan, gusi sering berdarah, berat badan turun secara drastis, bahkan mengalami sesak napas. Lantas, apa penyebab leukositosis? Simak ulasan di bawah ini!

Penyebab Kelebihan Sel Darah Putih (Leukositosis)

Leukositosis disebabkan oleh berbagai penyebab, mulai dari gaya hidup tidak sehat hingga penyakit yang berbahaya. Berikut beberapa faktor risiko penyebab leukositosis, di antaranya:

  • Genetik
  • Kegemukan atau obesitas
  • Kebiasaan merokok
  • Reaksi alergi yang parah
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti kartikostiroid, lithium, dan beta agonis
  • Adanya infeksi mikroba, seperti virus dan bakteri
  • Peradangan
  • Mengalami stres fisik atau emosional, seperti cedera, demam, pembedahan, ataupun akibat pengobatan kemoterapi atau radioterapi pada penderita kanker
  • Mengalami gangguan pada sistem kekebalan tubuh, misalnya autoimun (lupus, psoriasis, rheumatoid arthritis), HIV/AIDS)
  • Gangguan pada tiroid, seperti hipertiroidisme dan hipotiroidisme
  • Pernah mengalami tindakan operasi pengangkatan limpa.

Baca Juga : Kenali Penyebab dan Gejala Limfosit Rendah (Limfositopenia)

Selain penyebab di atas, leukositosis juga bisa dipicu oleh suatu kondisi yang berbahaya dan mampu mengancam jiwa penderitanya, seperti:

1. Tuberkulosis

Leukositosis dapat terjadi ketika Anda menderita tuberkulosis. Hal ini karena meningkatnya produksi sel darah putih tersebut bertujuan untuk perlindungan tubuh serta sebagai reaksi tubuh untuk melawan infeksi bakteri Mycobaterium tuberculosis, yang menjadi penyebab utama penyakit tuberkulosis.

Infeksi penyakit tuberkulosis dapat ditandai dengan batuk berdahak yang berlangsung dalam waktu lama. Bahkan terkadang penderita bisa mengeluarkan darah saat batuk.

2. Myelofibrosis

Myelofibrosis adalah sejenis kanker yang menyerang sumsum tulang. Kondisi ini membuat produksi sel darah menjadi terganggu. Kondisi yang demikian menyebabkan sel darah yang diproduksi menjadi tidak matang sehingga banyak ditemukan sel darah blast atau sel darah yang berwarna putih muda. Dalam kasus tertentu, myelofibrosis dapat mengalami komplikasi dan berubah menjadi leukemia.

3. Polisitemia Vera

Polisitemia vera disebabkan oleh adanya kelainan pada sumsum tulang belakang. Kondisi ini lebih sering menyerang pria dibandingkan wanita. Kelainan ini dapat menyebabkan produksi sel darah secara berlebihan, baik sel darah putih maupun sel darah merah.

Hal tersebut dapat terjadi karena sel darah sendiri diproduksi di sumsum tulang. Akibatnya, jika adanya kelainan pada sumsum tulang, produksi sel darah akan mengalami kelainan pula.

4. Limfoma

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening adalah sejenis kanker darah yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening. Pada kondisi ini, sel kanker justru menyerang sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi. Akibatnya, produksi sel darah putih terjadi secara tidak terkendali sebagai reaksi dari pertumbuhan sel kanker yang abnormal.

5. Leukemia

Leukemia adalah sejenis kanker yang terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang abnormal pada sumsum tulang. Keadaan yang demikian menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah sel darah putih yang diproduksi di sumsum tulang.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya leukositosis. Sehingga dibutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab dan memastikan diagnosis. Setelah memastikan diagnosis, dokter akan menyarankan proses pengobatan leukositosis dengan tepat.

Baca Juga : 8 Fakta dan Karakteristik Golongan Darah A

Sumber

American Cancer Society. What Is Non-Hodgkin Lymphoma?. www.cancer.org
American Lung Association. (2020). Learn About Tuberculosis. www.lung.org
Cancer Center of Southern California. Too Many White Blood Cells. cancercentersocal.com
Cleveland Clinic. High White Blood Cell Count. my.clevelandclinic.org
Healthline. (2018). What Is Leukocytosis?. www.healthline.com
MayoClinic. (2020). High White Blood Cell Count. www.mayoclinic.org
Verywell. (2020). An Overview of White Blood Cell Disorders. www.verywellhealth.com