{"id":6392,"date":"2020-07-23T23:37:51","date_gmt":"2020-07-23T16:37:51","guid":{"rendered":"https:\/\/gayasehatku.com\/?p=6392"},"modified":"2023-05-03T08:36:16","modified_gmt":"2023-05-03T01:36:16","slug":"kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/","title":{"rendered":"10 Penyebab Menstruasi Terlambat"},"content":{"rendered":"

Penulis: Dita | Editor: Umi<\/p>\n

Ditinjau oleh: dr. Bianda Dwida<\/a><\/p>\n

Terakhir ditinjau: 5 April 2023<\/p>\n

 <\/p>\n

Seorang wanita normal yang tidak memiliki kondisi kesehatan khusus umumnya akan mengalami siklus menstruasi setidaknya setiap 28\u2013<\/span>30 hari. Artinya, setidaknya 30 hari setelah menstruasi terakhir, umumnya Anda akan mengalami menstruasi kembali.<\/p>\n

Apabila dalam hitungan lebih dari 30 hari (atau maksimal 6 minggu) menstruasi tidak terjadi, maka Anda mengalami keterlambatan menstruasi bulanan.<\/p>\n

Pada dasarnya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan menstruasi terlambat. Bahkan perubahan gaya hidup yang sederhana pun dapat berpengaruh. Berikut 7 penyebab potensial mengapa Anda mengalami keterlambatan menstruasi.<\/p>\n

1. Penggunaan Kontrasepsi<\/strong><\/h3>\n

Penggunaan alat kontrasepsi dalam bentuk pil memang menjadi pilihan banyak wanita karena tidak mengganggu siklus menstruasi. Namun, kadang efek samping yang terjadi bisa sebaliknya.<\/p>\n

Hal ini karena pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin, yang mencegah ovarium melepaskan telur sehingga kontrasepsi ini menunda jumlah waktu antar periode.<\/p>\n

Bahkan diperlukan waktu hingga 6 bulan untuk siklus menstruasi menjadi teratur kembali setelah berhenti minum pil KB. Kontrasepsi lain termasuk jenis IUD<\/a>, implan<\/a>, atau suntik<\/a> juga dapat mengganggu siklus datang bulan. Dalam beberapa kasus, menstruasi mungkin akan berhenti sama sekali selama masa penggunaan alat kontrasepsi.<\/p>\n

Baca Juga:<\/strong> Efek Samping Penggunaan Pil KB, Wanita Wajib Tahu!<\/a><\/p>\n

2. Stres<\/strong><\/h3>\n

Menurut Ginekolog di Montefiore Medical Center<\/em>, stres tingkat tinggi dapat menyebabkan menstruasi Anda terlambat, hilang, atau berhenti sama sekali. Bahkan beberapa wanita juga melaporkan kram menstruasi yang lebih menyakitkan ketika mengalami stres.<\/p>\n

Ketika Anda berada dalam tekanan atau stres, bagian otak yang mengatur respons tubuh terhadap stres (hipotalamus) akan mengubah produksi hormon pelepas gonadotropin<\/em> (salah satu hormon yang berperan penting dalam kesuburan), sehingga mengganggu ovulasi dan siklus menstruasi. Pada akhirnya ovulasi yang tidak teratur akan menyebabkan menstruasi tertunda.<\/p>\n

3. Penurunan Berat Badan<\/strong><\/h3>\n

Penelitian dari National Institutes of Health<\/em> menunjukkan bahwa amenore hipotalamus (kurangnya siklus menstruasi) terjadi ketika hipotalamus<\/a> otak menghentikan produksi estrogen, dan ovarium tidak lagi melepaskan telur. Kondisi ini dapat terjadi karena penurunan berat badan yang terkait dengan penyakit, olahraga berlebihan, atau gangguan makan.<\/p>\n

Karena itu, jika Anda tidak menstruasi selama sebulan atau lebih setelah kehilangan berat badan, cobalah untuk berkonsultasi ke dokter. Tenaga kesehatan akan membantu Anda mencari tahu berapa banyak vitamin, mineral, dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.<\/p>\n

4. Obesitas<\/strong><\/h3>\n

Saat kelebihan berat badan, tubuh Anda dapat menghasilkan estrogen dalam jumlah berlebih, salah satu hormon yang mengatur sistem reproduksi pada wanita. Estrogen yang berlebihan<\/a> ini dapat memengaruhi seberapa sering Anda mengalami menstruasi, dan juga dapat menyebabkan menstruasi Anda berhenti.<\/p>\n

Dokter mungkin akan merujuk Anda ke ahli gizi jika kelebihan berat badan memengaruhi menstruasi Anda. Ahli diet akan dapat memberitahu Anda tentang cara menurunkan berat badan dengan aman.<\/p>\n

5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)<\/strong><\/h3>\n

Selama siklus menstruasi, masing-masing ovarium mengembangkan kira-kira 5 folikel, di mana folikel-folikel tersebut bersaing untuk menjadi dominan yang akan melepaskan sel telur matang saat ovulasi.<\/p>\n

Wanita dengan PCOS sering memiliki folikel tambahan, yang membuat proses ini memakan waktu lebih lama dari biasanya. Hal ini berarti jika tidak ada telur yang dikeluarkan maka tidak ada menstruasi.<\/p>\n

Gejala PCOS<\/a> lainnya termasuk kenaikan berat badan dan peningkatan kadar hormon androgen<\/a> (seperti testosteron<\/a>), yang dapat menyebabkan pertumbuhan rambut tebal pada wajah dan payudara. Namun dalam beberapa kasus, terdapat wanita yang mengalami PCOS meski tidak menunjukkan gejala.<\/p>\n

6. Perimenopause<\/strong><\/h3>\n

Perimenopause<\/a> merupakan fase transisi menuju menopause yang umumnya dimulai ketika seorang wanita memasuki usia 44 hingga 55 tahun.<\/p>\n

Fase ini biasanya berlangsung selama beberapa tahun sebelum menstruasi benar-benar berhenti. Dalam banyak kasus, terlambatnya menstruasi merupakan tanda awal perimenopause.<\/p>\n

Ini karena kadar estrogen mulai berkurang dan ovulasi menjadi kurang teratur. Sehingga Anda mungkin saja tidak menstruasi selama sebulan kemudian dan menstruasi kembali selama 3 bulan berikutnya. Bahkan Anda juga bisa mengalami menstruasi yang lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya.<\/p>\n

Baca Juga:<\/strong> Kenali Gejala Memasuki Masa Menopause<\/a><\/p>\n

7. Masalah Tiroid<\/strong><\/h3>\n

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme<\/a>) atau kurang aktif (hipotiroidisme<\/a>) juga bisa menjadi penyebab menstruasi terlambat, terlewat, atau tidak teratur. Ini karena tiroid menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme tubuh Anda, sehingga kadar hormon juga dapat terpengaruh.<\/p>\n

8. Kondisi Hormonal<\/strong><\/h3>\n

Kondisi hormonal berlaku terutama untuk remaja yang baru mulai mendapatkan menstruasi atau wanita yang belum mengalami menstruasi selama beberapa tahun dan mulai kembali. Ini karena tubuh remaja berada dalam kondisi perubahan dan kematangan sehingga siklus menstruasi dapat berubah-ubah hingga siklus teratur.<\/p>\n

9. Menyusui<\/strong><\/h3>\n

Anda mungkin mengalami siklus menstruasi yang jarang atau tidak mengalami menstruasi sama sekali saat menyusui. Terutama jika Anda memberikan ASI eksklusif pada bayi Anda.<\/p>\n

Kondisi ini disebut amenore laktasional<\/em> yaitu fase yang mengganggu ritme siklus menstruasi Anda. Namun, periode bulanan Anda akan segera kembali normal setelah beberapa bulan.<\/p>\n

10. Penyakit Kronis<\/strong><\/h3>\n

Penyakit kronis, seperti diabetes<\/a> dan penyakit celiac<\/a> juga dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda. Ini karena pada penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat merusak usus kecil Anda, sehingga dapat mencegah tubuh menyerap nutrisi penting. Pada akhirnya penyakit ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat.<\/p>\n

Jika Anda mengalami keterlambatan menstruasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Dokter mungkin merekomendasikan tes darah atau USG untuk melihat ovarium untuk memastikan bahwa tidak ada kondisi medis yang menyebabkan menstruasi yang terlewat.<\/p>\n

Baca Juga: <\/strong>Cara Ampuh Menstruasi Tidak Teratur Kembali Normal<\/a><\/p>\n

 <\/p>\n

Sumber<\/span>

<\/span>
\nActivebeat (2015).
Reasons Why Your Period is Late<\/a>. www.activebeat.com<\/span>
\nHealthline (2019).
How Late Can a Period Be? Plus, Why It\u2019s Late<\/a>. www.healthline.com<\/span>
\nMedical News Today (2020).
Eight Possible Causes of a Late Period<\/a>. www.medicalnewstoday.com<\/span>
\nParents (2020).
7 Reasons for a Late Period That Don’t Mean You’re Pregnant<\/a>. www.parents.com<\/span>
\nVerywell Health (2020).
10 Reasons for a Missed Period<\/a>. www.verywellhealth.com<\/span><\/p>\n

<\/div><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"

Penulis: Dita | Editor: Umi Ditinjau oleh: dr. Bianda Dwida Terakhir ditinjau: 5 April 2023   Seorang wanita normal yang tidak memiliki kondisi kesehatan khusus umumnya akan mengalami siklus menstruasi setidaknya setiap 28\u201330 hari. Artinya, setidaknya 30 hari setelah menstruasi terakhir, umumnya Anda akan mengalami menstruasi kembali. Apabila dalam hitungan lebih dari 30 hari (atau…<\/p>\n

Read More<\/a><\/div>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":6393,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[331,839],"tags":[744,539,1485],"yoast_head":"\nMenstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Gayasehatku\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-23T16:37:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-03T01:36:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/missed-period-marking-calendar-woman-s-health-delay-menstruation_120794-451.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"626\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"417\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Umi Gayasehatku\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Umi Gayasehatku\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/\",\"url\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/\",\"name\":\"Menstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-07-23T16:37:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-03T01:36:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/433beace8b5e3e8230dbbc4d8e7fc77b\"},\"description\":\"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"10 Penyebab Menstruasi Terlambat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/\",\"name\":\"Gayasehatku\",\"description\":\"Gaya sehat merupakan kunci kebahagiaan hidup anda\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/433beace8b5e3e8230dbbc4d8e7fc77b\",\"name\":\"Umi Gayasehatku\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57bf5ef1bb8c18b418d953d9fd962742?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57bf5ef1bb8c18b418d953d9fd962742?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Umi Gayasehatku\"},\"url\":\"https:\/\/gayasehatku.com\/author\/umi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku","description":"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku","og_description":"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.","og_url":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/","og_site_name":"Gayasehatku","article_published_time":"2020-07-23T16:37:51+00:00","article_modified_time":"2023-05-03T01:36:16+00:00","og_image":[{"width":626,"height":417,"url":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/missed-period-marking-calendar-woman-s-health-delay-menstruation_120794-451.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Umi Gayasehatku","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Umi Gayasehatku","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/","url":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/","name":"Menstruasi Terlambat? Ketahui 10 Penyebabnya - Gayasehatku","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/#website"},"datePublished":"2020-07-23T16:37:51+00:00","dateModified":"2023-05-03T01:36:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/433beace8b5e3e8230dbbc4d8e7fc77b"},"description":"Ada banyak alasan lain mengapa seorang wanita mungkin mengalami menstruasi terlambat, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/kesehatan-10-penyebab-menstruasi-terlambat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/gayasehatku.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"10 Penyebab Menstruasi Terlambat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/#website","url":"https:\/\/gayasehatku.com\/","name":"Gayasehatku","description":"Gaya sehat merupakan kunci kebahagiaan hidup anda","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/gayasehatku.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/433beace8b5e3e8230dbbc4d8e7fc77b","name":"Umi Gayasehatku","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/gayasehatku.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57bf5ef1bb8c18b418d953d9fd962742?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57bf5ef1bb8c18b418d953d9fd962742?s=96&d=mm&r=g","caption":"Umi Gayasehatku"},"url":"https:\/\/gayasehatku.com\/author\/umi\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/missed-period-marking-calendar-woman-s-health-delay-menstruation_120794-451.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6392"}],"collection":[{"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6392"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6392\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38730,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6392\/revisions\/38730"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gayasehatku.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}