Waspadai Tulang Ekor Sakit Saat Jatuh Terduduk

Waspadai Tulang Ekor Sakit Saat Jatuh Terduduk

Penulis: Justina | Editor: Ratna

Jatuh terduduk dapat menyebabkan nyeri pada tulang ekor. Nyeri yang terjadi bisa menyebar ke pinggul, paha, atau rektum.

Hal tersebut dapat menimbulkan kesulitan saat duduk, sakit saat berolahraga, dan mengganggu tidur. Oleh karena itu, perlu mengetahui metode perawatan dan pengobatan yang tepat, serta beberapa strategi untuk membantu mengatasi nyeri pada tulang ekor.

Saat jatuh dalam posisi duduk, tulang ekor dapat mengalami pergeseran, retakan, dan muncul memar di kulit. Tidak hanya karena jatuh saat posisi terduduk, cedera keras di tulang ekor dapat terjadi karena infeksi ketika melahirkan atau duduk terlalu lama di permukaan yang keras. Selain itu, meski jarang, cedera pada tulang ekor mungkin juga bisa disebabkan oleh kanker.

Sakit pada tulang ekor dapat disebabkan karena dislokasi, memar, atau patah tulang akibat trauma atau cedera. Sakit atau nyeri pada tulang ekor biasanya dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan.

Tulang ekor yang sakit saat jatuh terduduk bisa menyebabkan gejala seperti:

  • Terasa nyeri dan muncul pembengkakan
  • Mati rasa atau kesemutan
  • Kaki terasa lemah
  • Terasa sakit ketika sedang buang air besar, membungkuk, berhubungan seksual, dan mengangkat barang-barang.
  • Mengalami masalah usus atau kandung kemih.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, apalagi gejala kaki yang lemah, mati rasa, kesemutan, dan masalah kandung kemih atau usus maka segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Sakit Tulang Ekor

Cara Mengobati Tulang Ekor yang Sakit Akibat Jatuh

Pengobatan untuk merawat tulang ekor yang sakit akibat jatuh terduduk biasanya fokus pada pengelolaan gejala yang mendasarinya. Berikut beberapa metode yang bisa dilakukan untuk merawat tulang ekor yang cedera.

1. Terapi Fisik

Terapi fisik dapat dilakukan untuk menguatkan otot-otot yang ada di sekitar tulang ekor, menopang dasar panggul, atau bergerak dan duduk dengan cara yang tidak menimbulkan iritasi pada tulang ekor.

2. Konsumsi Obat yang Dijual Bebas

Obat penghilang rasa sakit dan anti peradangan yang dijual bebas dapat digunakan untuk membantu mengelola gejala nyeri. Obat yang dimaksud yaitu jenis ibuprofen, parasetamol, dan aspirin. Selain itu, obat salep atau topikal dapat digunakan untuk membantu meredakan rasa sakit pada tulang ekor yaitu gel Voltaren.

3. Menggunakan Obat Pereda Nyeri

Jika gejala tidak merespon pengobatan menggunakan obat yang dijual bebas, maka dokter akan memberikan resep obat pereda nyeri yang bisa digunakan untuk meredakan sakit di tulang ekor.

4. Pembedahan

Seorang ahli bedah dapat mengatasi masalah fisik seperti prolaps dasar panggul atau cakram hernia. Pengobatan yang dilakukan meliputi pembedahan untuk mengangkat sebagian tulang ekor.

5. Obat Suntik

Obat suntik jenis steroid dapat digunakan untuk meredakan rasa nyeri di tulang ekor. Selain itu, obat ini dapat membantu mengatasi ketegangan otot ketika berobat dengan ahli terapi fisik untuk mengatasi penyebab rasa sakit yang mendasarinya.

6. Blok Saraf

Hal ini dilakukan dengan cara menyuntikkan anestesi lokal ke saraf yang mendukung tulang ekor untuk membantu mengurangi sinyal rasa sakit yang berasal dari saraf tersebut. Seperti halnya suntikan steroid, efeknya mungkin akan berlangsung selama beberapa minggu atau bulan. Namun, tidak seperti suntikan steroid, suntikan anestesi lokal biasanya lebih aman.

7. Perubahan Gaya Hidup

Nyeri pada tulang ekor dapat diobati dengan melakukan peregangan lembut dan olahraga ringan seperti yoga dan pilates yang dapat membantu meregangkan otot-otot di sekitar tulang ekor. Selain itu, pijat dan koreksi postur tubuh dapat membantu meringankan rasa sakit yang disebabkan karena cedera otot.

Selain cara-cara di atas, mungkin diperlukan penyesuaian dengan melakukan beberapa cara sebagai berikut.

  • Menggunakan bantalan tulang ekor yang dirancang khusus untuk kondisi tersebut. Hal ini karena bantalan tersebut dapat membantu mengurangi tekanan yang terjadi pada tulang ekor ketika duduk.
  • Hindari duduk lama, cobalah untuk berdiri dan berjalan secara teratur, sambil mencondongkan tubuh ke depan sambil duduk.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan hindari pakaian seperti jeans yang ketat atau celana panjang yang dapat menekan tulang ekor.
  • Oleskan kompres hangat dan dingin ke tulang ekor.
  • Gunakan obat pencahar (obat untuk mengobati sembelit) jika rasa sakitnya lebih buruk ketika Anda perlu buang air besar.

Baca Juga: Penyebab Tulang Ekor Sakit dan Cara Mengobatinya

Sumber

Medical News Today. (2021). Why Does My Tailbone Hurt. medicalnewstoday.com

MedlinePlus. (2020). Tailbone Trauma Aftercare. medlineplus.gov

NHS. (2021). Coccydynia. 111.wales.nhs.uk

WebMD. (2020). Tailbone Pain (Coccydynia). webmd.com