Waspadai Gejala Serangan Panik, Penyebab, dan Cara Pengobatannya

Waspadai Gejala Serangan Panik, Penyebab, dan Cara Pengobatannya

Penulis: Lely | Editor: Ratna

Serangan panik adalah suatu peristiwa akibat karena kecemasan atau ketakutan yang intens hingga menyebabkan sensasi fisik serta emosional. Perasaan takut dan gelisah yang dialami seseorang saat terjadi serangan panik tidak sebanding dengan situasi sebenarnya. Artinya sebenarnya situasi tersebut mungkin biasa saja, namun di hadapan seorang penderita hal itu membuatnya merasa tidak nyaman.

Banyak orang yang menderita serangan panik mungkin mengalami kesulitan bernapas, mengeluarkan banyak keringat, gemetar, dan jantung berdebar. Dalam beberapa kasus penderita juga akan mengalami nyeri dada. Serangan panik sering muncul tiba-tiba, tanpa peringatan dan terkadang tanpa pemicu yang jelas. Bahkan mungkin terjadi saat Anda sedang bersantai atau tidur.

Baca Juga: Kenali Jenis Gangguan Kecemasan dan Gejalanya

Gejala

Gejalanya dapat menyerupai tanda dan gejala pada kondisi medis lainnya, termasuk gangguan paru-paru, kondisi jantung, atau masalah tiroid. Terkadang seseorang yang mengalami serangan panik akan meminta bantuan secara medis, karena merasa seolah-olah mengalami serangan jantung.

Serangan panik umumnya berlangsung selama 5 – 20 menit, jarang berlangsung lama atau lebih dari 1 jam. Gejalanya mungkin meliputi:

  • Sesak napas atau hiperventilasi
  • Jantung berdebar kencang
  • Perasaan takut dan cemas
  • Pemikiran diluar nalar
  • Otot tegang
  • Nyeri dada
  • Gemetar
  • Mulut kering
  • Merasa seperti tersedak
  • Berkeringat
  • Mual
  • Merasa pusing
  • Pingsan
  • Mari rasa atau kesemutan
  • Takut akan kematian
  • Takut kehilangan kendali atau menjadi gila
  • Peningkatan rasa waspada terhadap bahaya

Penyebab

Penyebab pasti dari serangan panik masih belum diketahui, meskipun begitu serangan panik kemungkinan terjadi karena faktor genetik, zat kimia otak, tekanan dari keluarga, dan lingkungan serta kepribadian dan temperamen. Hal tersebut dapat membuat Anda lebih sensitif dan emosional. Stress yang parah karena kematian orang tercinta, perceraian, atau kehilangan pekerjaan juga dapat memicunya.

Kondisi medis dan penyebab fisik lainnya juga dapat menyebabkan serangan panik. Jika Anda mengalami gejala serangan panik, penting untuk segera melakukan pemeriksaan karena beberapa kemungkinan berikut:

  • Prolaps katup mitral. Kondisi medis pada jantung yang terjadi karena salah satu katup jantung tidak menutup dengan benar.
  • Hipertiroidisme. Kondisi akibat kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Hipoglikemia. Kondisi kadar gula dalam darah yang rendah
  • Penggunaan stimulan. Obat-obatan mengandung zat yang mempengaruhi sistem saraf pusat sehingga meningkatkan aktivitas otak dan fisik.
  • Putus obat. Kombinasi efek fisik dan mental yang dialami seseorang setelah berhenti menggunakan atau mengurangi asupan obat-obatan tertentu atau alkohol.

Cara perawatan dan pengobatan

Perawatan yang dapat dilakukan untuk penderitanya melibatkan psikoterapi, pengobatan, atau kombinasi keduanya. Perawatan dan pengobatan ini fokus pada pengurangan frekuensi dan intensitas serangannya. Pilihan untuk pengobatan yang direkomendasikan dokter Anda mungkin bergantung pada berbagai faktor, termasuk diagnosis, riwayat, kecenderungan, dan tingkat keparahan gejala.

1. Psikoterapi

Ada berbagai jenis terapi yang dapat digunakan. Terapi perilaku kognitif (Cognitive Behavioural Therapy/CBT) adalah salah satu jenis psikoterapi kombinasi dari terapi perilaku dan terapi kognitif. Metode ini sering direkomendasikan untuk serangan panik dan gangguan kecemasan.

CBT bertujuan untuk membantu seseorang untuk mengidentifikasi pola pemikiran yang berkontribusi pada perasaan takut dan cemas, dan mengganti pemikiran tersebut dengan yang lebih bermanfaat dan realistis. Melalui proses ini penderita serangan panik dapat belajar mengontrol hal-hal yang memicu serangan tersebut tidak seseram yang mereka yakini sebelumnya.

2. Pengobatan

Dokter mungkin meresepkan obat-obatan tertentu untuk membantu mengobati dan meringankan beberapa gejala yang mungkin terkait dengan serangan panik Anda. Beberapa obat yang mungkin dokter resepkan untuk Anda meliputi:

  • Antidepresan seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat-obatan tertentu mengandung sertraline dan fluoxetine yang umumnya digunakan untuk pengobatan terhadap depresi, serangan panik, gangguan kecemasan sosial, dan gangguan mental lainnya.
  • Obat anti cemas, seperti benzodiazepin yang merupakan kelompok obat-obatan untuk menangani gangguan kecemasan dan serangan panik.

Cara Mengatasi

Ada juga langkah-langkah yang dapat dilakukan jika Anda mengalaminya. Beberapa upaya bermanfaat yang dapat Anda coba meliputi:

  • Relaksasi nafas dalam. Hal ini dapat membantu mencegah hiperventilasi atau sesak napas yang sering terjadi selama serangan panik, hingga menimbulkan banyak sensasi seperti pusing dan sesak dalam dada. Selain itu, bernafas dalam-dalam dapat meredakan gejala panik dan dengan belajar mengontrol pernapasan Anda bisa menenangkan diri saat mulai merasa cemas.
  • Pelajari tentang gangguan panik dan kecemasan. Dengan banyak mengetahui tentang hal tersebut bisa sangat membantu Anda. Sehingga, jika mengalami serangan panik Anda dapat mengenali gejala sensasi dan perasaan dan dapat menenangkan diri Anda sendiri.
  • Relaksasi otot progresif. Lakukan aktivitas seperti aktivitas yoga, meditasi, dan relaksasi. Jika Anda lakukan secara teratur dapat memicu respon relaksasi saat Anda cemas atau stres.
  • Visualisasi. Melibatkan metode dengan memikirkan sesuatu yang menurut Anda dapat menenangkan dan membuat rileks. Membayangkan adegan tersebut dalam benak Anda dapat membantu menghasilkan respon relaksasi untuk mengurangi perasaan takut Anda.

Baca Juga: 10 Cara Jitu Hilangkan Rasa Cemas Berlebihan

Sumber

Mayo Clinic. (2018). Panic attacks and panic disorder. www.mayoclinic.org

Medical News Today. (2020). What to know about panic attacks and panic disorder. www.medicalnewstoday.com

Very Well Mind. (2020). What Is a Panic Attack? www.verywellmind.com

Help Guide. (2020). Panic Attacks and Panic Disorder. www.helpguide.org

Better Health Channel. (2020). Panic attack. www.betterhealth.vic.gov.au