Waspadai Gejala dan Penyebab Neuritis Optik

Waspadai Gejala dan Penyebab Neuritis Optik

Penulis: Justina | Editor: Ratna

Neuritis optik merupakan suatu gangguan pada mata yang disebabkan karena peradangan pada saraf mata atau saraf optik. Neuritis optik pada umumnya dialami oleh penderita multiple sclerosis. Kondisi ini biasanya ditandai dengan penglihatan yang buram pada salah satu mata serta munculnya rasa nyeri pada mata.

Penyebab Neuritis Optik

Penyebab paling umum dari neuritis optik adalah demielinasi inflamasi saraf optik. Demielinasi merupakan suatu proses di mana mielin terlepas karena suatu kondisi penyakit.

Diketahui, neuritis optik merupakan suatu kondisi autoimun di mana memang belum diketahui mengapa sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh dan menyebabkan cedera. Meskipun, neuritis optik kadang-kadang dapat terjadi usai terkena infeksi, seringkali tidak ada alasan yang jelas mengapa serangan kekebalan ini terjadi.

Mielin sendiri merupakan suatu bahan yang diproduksi oleh sel oligodendrosit di sistem saraf pusat. Mielin membungkus akson dari saraf untuk membantu mempercepat aktivitas saraf dan mengisolasi konduksi listrik saraf.

Beberapa pasien yang mengalami neuritis optik akan terus mengalami episode demielinasi lainnya dalam sistem saraf dan dapat mengembangkan multiple sclerosis. Multiple sclerosis adalah suatu kondisi autoimun, di mana serangan demielinasi dapat terjadi di berbagai bagian otak dan sumsum tulang belakang dari waktu ke waktu.

Ada juga beberapa faktor yang menyebabkan neuritis optik, yaitu:

  • Konsumsi pil kina.
  • Terkena infeksi bakteri seperti sifilis dan penyakit Lyme, serta infeksi akibat virus seperti herpes, campak, dan gondongan.
  • Mengalami penyakit lainnya seperti lupus, sarkoidosis, penyakit arteritic optic neuropathy, glaukoma, diabetes, dan defisiensi vitamin B12.
  • Penggunaan tembakau atau kebiasaan minum minuman beralkohol.
  • Terpapar zat beracun.
  • Defisiensi nutrisi tertentu.

Gejala Neuritis Optik

Kondisi neuritis optik dapat ditandai dengan beberapa gangguan penglihatan, seperti:

Gejala neuritis optik dapat bervariasi, tergantung pada kondisi yang menyebabkannya. Meski begitu, ada beberapa gejala paling umum yang biasanya dialami oleh penderita neuritis optik, yaitu:

  • Kehilangan kemampuan melihat pada satu mata, yang dapat bervariasi mulai dari ringan hingga berat.
  • Mengalami nyeri periokular atau nyeri di sekitar mata yang sering diperburuk saat mata digerakkan.
  • Dyschromatopsia atau tidak mampu untuk melihat warna dengan benar.
  • Beberapa orang ada yang mengalami ketika mereka berolahraga atau justru memaksakan diri untuk melihat, penglihatan mereka menjadi lebih kabur atau lebih buruk.

Gejala neuritis optik yang lainnya yaitu:

  • Perubahan cara pupil saat bereaksi terhadap cahaya yang terang.
  • Photopsia, yaitu terdapat floaters di satu atau kedua mata.
  • Mengalami fenomena Uhthoff yaitu ketika penglihatan menjadi memburuk seiring dengan peningkatan suhu tubuh.

Cara Mengobati Neuritis Optik

Pada umumnya, neuritis optik diobati dengan obat kortikosteroid untuk membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan saraf. Obat steroid ini dapat diminum, disuntikkan, atau diberikan secara intravena. Obat-obatan ini biasanya juga menimbulkan efek samping, oleh karena itu pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker untuk mengetahui apakah Anda aman untuk mengonsumsi obat tersebut.

Jika neuritis optik disebabkan karena kondisi lain, maka perlu mengobati kondisi penyebab tersebut terlebih dahulu untuk membantu mengatasi neuritis optik. Misalnya, dokter dapat memberi resep antibiotik jika neuritis optik disebabkan karena infeksi bakteri.

Bergantung pada apa yang menyebabkan neuritis optik, perawatan yang diberikan dokter dapat mencakup pemberian hormon adrenokortikotropik, imunoglobulin intravena, suntikan interferon, dan pertukaran plasma.

Meski kondisi kehilangan penglihatan bisa membuat Anda khawatir, tapi dalam banyak kasus, gejala neuritis optik bersifat sementara. Setelah episode neuritis optik sembuh atau selesai, kebanyakan orang tidak lagi mengalami kehilangan penglihatan yang parah dan permanen. Akan tetapi, pengobatan neuritis optik memerlukan waktu mulai dari beberapa minggu sampai beberapa bulan agar Anda dapat pulih.

Baca Juga: Sakit Mata: Berbagai Penyebab dan Pencegahannya

Sumber

Cleveland Clinic. Optic Neuritis. clevelandclinic.org

Healthline. (2022). Optic Neuritis. healthline.com

Mayo Clinic. Optic Neuritis. Mayoclinic.org

WebMD. (2021). Optic Neuritis: When MS Affects Your Vision. www.webmd.com