8 Penyebab Kepala Sering Pusing yang Harus Diwaspadai

8 Penyebab Kepala Sering Pusing yang Harus Diwaspadai

Penulis: Marizka | Editor: Handa

Kepala pusing sering membuat Anda merasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Hal ini karena Anda merasa seolah-olah ruangan berputar, kepala terasa kliyengan, dan merasa tidak stabil secara fisik. Mungkin Anda menganggap bahwa pusing adalah penyakit. Padahal, pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala dari penyakit lain yang mendasarinya.

Penyebab pusing seringkali sulit diketahui karena gejalanya tidak terlalu jelas. Akan tetapi, penyebab pusing dapat diperkirakan dari berapa lama gejala pusing terjadi dan gejala lain yang menyertainya. Berikut ini beberapa faktor penyebab pusing yang perlu Anda ketahui.

1. Vertigo

Banyak orang salah mengasumsikan istilah “vertigo” dan “pusing” adalah dua kondisi yang sama. Meski kondisi ini menimbulkan sensasi serupa, namun sebenarnya dua kondisi ini sedikit berbeda. Saat seseorang merasa pusing, mereka bisa merasa kliyengan atau bingung.

Sedangkan vertigo menimbulkan sensasi berputar dan hilang keseimbangan. Jika mengalami vertigo, Anda akan merasa seolah-olah lingkungan Anda berputar atau miring. Vertigo terjadi akibat adanya kelainan dalam proses pengiriman sinyal saraf dari mata ke otak, kemudian diteruskan ke telinga bagian dalam.

2. Migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala berulang yang dapat menyebabkan nyeri atau berdenyut di satu sisi kepala Anda. American Migraine Foundation memperkirakan bahwa sebanyak 30 hingga 50 persen orang akan mengalami pusing saat mengalami  migrain. Jika kepala pusing secara terus-menerus, segera bawa diri Anda ke dokter untuk mendapat perawatan medis.

3. Tekanan Darah Rendah

Penurunan tekanan darah yang tajam dapat menyebabkan kepala pusing ringan. Perubahan tekanan darah salah satunya bisa terjadi setelah duduk atau berdiri terlalu cepat. Kondisi lain yang dapat menyebabkan perubahan tekanan darah meliputi:

  • Dehidrasi
  • Kehilangan darah
  • Reaksi alergi yang parah atau anafilaksis
  • Hamil
  • Mengonsumsi obat tertentu, seperti diuretik, beta blocker, atau antidepresan

Baca Juga : Sering Mengalami Pusing? Kenali Gejala Anemia Aplastik

4. Anemia Defisiensi Besi

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kondisi yang disebut anemia, di mana tubuh tidak memiliki cukup darah yang kaya akan oksigen. Anemia dapat menyebabkan gejala, seperti:

  • Pusing
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Kelelahan

Membuat perubahan pola makan yang tepat dan mengonsumsi suplemen zat besi dapat membantu mengobati anemia defisiensi besi ringan. Sedangkan, untuk orang yang mengalami kekurangan zat besi yang parah mungkin memerlukan transfusi darah.

5. Hipoglikemia

Hipoglikemia terjadi ketika glukosa darah atau gula darah turun di bawah level normal. Penyebab hipoglikemia adalah telat makan, mengonsumsi alkohol, minum obat tertentu (seperti insulin atau aspirin), serta mengalami ketidakseimbangan hormonal

Gejala hipoglikemia bisa muncul tiba-tiba dan tingkat keparahannya bervariasi. Beberapa gejalanya, meliputi:

  • Pusing
  • Kehilangan keseimbangan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kelaparan
  • Perubahan mood
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Detak jantung tidak teratur

6. Gangguan Saraf

Kepala pusing yang Anda alami bisa menjadi tanda dari gangguan saraf, seperti penyakit parkinson atau sklerosis ganda. Hal ini karena sistem saraf mengontrol hampir semua fungsi tubuh Anda. Sehingga, jika saraf terganggu, maka bisa menyebabkan pengidapnya pusing dan hilang keseimbangan.

7. Mabuk

Gerakan berulang saat berada di dalam kendaraan, baik mobil, pesawat, kapal, atau kereta dapat mengganggu struktur telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan pusing, mual, dan muntah. Kondisi ini dikenal dengan mabuk perjalanan.

Selain itu, mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam kondisi hamil dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami mabuk perjalanan. Gejala mabuk perjalanan biasanya mereda begitu Anda sampai pada tempat tujuan atau menginjakkan kaki di tanah yang kokoh.

Baca Juga : Penyebab Pusing dan Berkunang-kunang Setelah Berolahraga

8. Stres dan Kecemasan

Stres dan kecemasan merupakan gejala umum dari kepala pusing. Stres jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti depresi, kecemasan, penyakit jantung, diabetes, atau disfungsi kekebalan tubuh.

Hal ini karena ketika Anda stres, otak akan melepaskan hormon yang dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan denyut jantung. Respons inilah yang membuat Anda mengalami kepala pusing.

Gejala Kepala Pusing

Orang yang mengalami pusing umumnya akan mengalami sejumlah gejala, seperti:

  • Rasa salah gerak atau berputar (vertigo)
  • Kepala terasa ringan atau merasa lemas
  • Goyah atau hilang keseimbangan
  • Perasaan melayang

Jika pusing yang Anda alami disertai mual tiba-tiba, cobalah untuk duduk atau berbaring. Kondisi ini dapat berlangsung beberapa detik, namun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi berulang hingga berhari-hari. Jika terjadi, segera konsultasikan kesehatan Anda pada dokter.

Baca Juga : Penyebab Pusing saat Diet dan Cara Mengatasinya

Sumber


Healthline. 2019. What Causes Dizziness and How to Treat It. www.healthline.com
Mayo Clinic. Migraine. www.mayoclinic.com
Medical News Today. 2019. What causes dizziness?. www.medicalnewstoday.com
National Health Service. Dizziness. www.nhs.uk