Waspada Hepatitis Alkoholik bagi Peminum Alkohol

Waspada Hepatitis Alkoholik bagi Peminum Alkohol

Penulis: Emy | Editor: Atsa

Hepatitis alkoholik adalah kondisi peradangan hati yang terjadi ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak alkohol daripada yang dapat diproses oleh hati. Hati adalah organ terbesar kedua dalam tubuh. Peran utamanya adalah mengubah makanan dan minuman menjadi nutrisi yang dapat digunakan tubuh dengan mudah. Hati juga menyaring racun dan zat berbahaya, termasuk alkohol dari darah. 

Hati memecah alkohol untuk dikeluarkan dari tubuh. Namun, alkohol dapat merusak dan menghancurkan sel-sel hati, dan hati hanya dapat memproses alkohol dalam dosis kecil. Setiap kelebihan alkohol beredar ke seluruh tubuh. Minum lebih banyak alkohol daripada yang dapat diproses oleh hati bisa menyebabkan peradangan atau kerusakan serius pada hati.

Alkohol dan hati

Etil alkohol atau etanol adalah bahan dalam bir, wine, dan minuman keras lainnya yang dapat menyebabkan keracunan pada organ tubuh. Alkohol mempengaruhi setiap organ dalam tubuh dan sistem saraf pusat. Cara seseorang mengalami efek alkohol tergantung langsung pada jumlah yang mereka konsumsi.

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk:

  • sirosis, atau jaringan parut hati
  • radang pankreas
  • kanker
  • tekanan darah tinggi
  • gangguan psikologis
  • ketergantungan alkohol

Bagaimana alkohol menyebabkan hepatitis?

Setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi melewati hati untuk diproses. Hati Anda membantu memetabolisme nutrisi dan menyaring racun. Ketika alkohol masuk ke hati Anda untuk diproses, ia bertindak sebagai racun. 

Penggunaan alkohol berat kronis dapat membebani hati Anda dengan lemak dan racun untuk diproses. Ketika hati Anda tidak bisa lagi mengikuti, racun dan lemak ini menumpuk dan mulai melukai hati Anda. Cedera menghasilkan respon inflamasi. Ini adalah cara tubuh Anda mencoba untuk menyembuhkan dan menangkal cedera lebih lanjut.

Ketika peradangan menjadi konstan di hati Anda, akan terjadi pembengkakan dengan cairan. Jika pembengkakan semakin parah dan terus-menerus, lama kelamaan akan merusak jaringan dan menyebabkan kematian sel.

Siapa yang paling berisiko terkena hepatitis alkoholik?

Siapapun yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan selama bertahun-tahun, bahkan orang yang lebih sensitif terhadap alkohol, hati mereka akan bereaksi bahkan terhadap penggunaan moderat. Meski demikian, orang lain mungkin bisa minum lebih banyak alkohol tanpa menyebabkan masalah hepatitis.

Perbedaan genetik sebagian orang bisa mempengaruhi. Anda mungkin lebih berisiko jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan gangguan penggunaan alkohol atau penyakit hati. Perbedaan jenis kelamin juga berperan. 

Tanda dan gejala hepatitis alkoholik

Jika Anda hanya menderita hepatitis ringan atau awal, Anda mungkin tidak merakasan gejala apa pun. Seiring perkembangan penyakit, Anda mungkin mulai merasakan atau mendapatkan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

  • Nyeri di perut kanan atas, di mana hati Anda berada
  • Hati yang terlihat bengkak atau membesar di rontgen
  • Perut buncit, atau bengkak dengan cairan di perut Anda
  • Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan
  • Mual
  • Kotoran berwarna terang yang mengapung

Ketika hepatitis semakin parah dan mulai mengganggu fungsi hati Anda, Anda mungkin mulai memperhatikan tanda-tanda komplikasi ini, seperti:

  • Demam
  • Detak jantung cepat
  • Penyakit kuning (menguningnya bagian putih mata Anda)
  • Mudah berdarah dan memar (trombositopenia)
  • Kebingungan (ensefalopati hepatik)
  • Kelelahan dan malaise

Bagaimana hepatitis alkoholik didiagnosis?

Penyedia layanan kesehatan Anda akan mulai dengan menanyakan riwayat kesehatan Anda, termasuk penggunaan alkohol. Jika mereka mencurigai adanya gangguan penggunaan alkohol, mereka akan memeriksa Anda untuk mencari tanda-tanda kerusakan organ terkait. Ini mungkin melibatkan beberapa tes, termasuk:

  • Tes hitung darah lengkap (CBC) menyaring berbagai gangguan, sementara tes fungsi hati memeriksa secara khusus untuk peningkatan enzim hati.
  • Skrining alkohol darah dan urin, seperti phosphatidylethanol dan ethylglucuronide urin, menjadi lebih umum.
  • Tes pencitraan untuk memvisualisasikan hati Anda dan mencari tanda-tanda peradangan dan kerusakan, seperti ultrasound, fibroscan (jika tersedia), CT scan atau MRI.
  • Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin perlu memeriksa sampel jaringan hati Anda di laboratorium dengan biopsi hati. Mereka akan mengambil sampel melalui jarum berlubang yang dimasukkan ke dalam hati Anda.

Bagaimana pengobatan hepatitis akibat alkohol?

Tidak ada obat untuk mengobati hepatitis akibat alkohol secara langsung. Satu-satunya pengobatan yang efektif adalah berhenti minum. Dokter mungkin menawarkan perawatan suportif dan merujuk Anda ke sumber daya lebih lanjut untuk mengikuti program yang dapat membantu menghentikan kecanduan alkohol. 

Dokter juga akan membantu mengobati beberapa komplikasi yang disebabkan oleh alkohol. Terkadang Anda mungkin juga perlu mengubah pola makan Anda. Tujuan pengobatan adalah untuk mengembalikan beberapa atau semua fungsi normal hati.

Pastikan juga untuk bertanya kepada penyedia layanan kesehatan Anda tentang vaksin yang direkomendasikan. Ini termasuk vaksin untuk virus yang dapat menyebabkan penyakit hati semakin parah.

Baca Juga: Fatty Liver (Perlemakan Hati) : Penyebab dan Cara Mengatasi



Sumber

Mayoclinic. (2020). Alcoholic Hepatitis. www.mayoclinic.org

Johns Hopkins. Alcoholic Hepatitis. www.hopkinsmedicine.org

Cleveland Clinic. (2022). Alcohol-Induced (Alcoholic) Hepatitis. www.clevelandclinic.org

Health Line. (2021). Alcoholic Hepatitis. www.healthline.com

Medical News Today. (2022). What’s to know about alcoholic hepatitis?. www.medicalnewstoday.com