Tips Supaya Tetap Aman & Bugar Walau Puasa saat Hamil

Image: akos.ba

Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan ajaran islam untuk tidak makan dan minum sejak matahari terbit hingga tenggelam. Walaupun ibu hamil tidak diwajibkan, namun ada juga yang bersikeras ingin tetap berpuasa.

Sebenarnya ibu hamil bisa saja ikut berpuasa dengan catatan kondisi ibu kuat dan sehat. Lalu hal apa lagi yang perlu diperhatikan?

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil

Ibu hamil perlu tingkatkan asupan energi sebesar 300-400 kkal per hari dari kebutuhan awalnya. Kekurangan gizi pada ibu hamil akan berdampak pada pertumbuhan janin hingga dilahirkan.

Padahal, 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari dalam kandungan) adalah masa pertumbuhan emas yang perlu diperhatikan.

Berikut ini kebutuhan gizi ibu hamil secara umum:

  • Sumber kalsium :

Susu dan produk turunannya, kacang-kacangan, serta sayuran hijau

  • Sumber energi:

Gandum, sayuran tinggi serat, kacang-kacangan, dan susu

  • Sumber vitamin dan mineral:

Konsumsi 3-5 porsi buah dan sayuran per hari

  • Sumber protein :

ikan, telur, ayam, daging, tempe, tahu, dan kacang-kacangan

Tercukupinya kebutuhan gizi bisa kurangi potensi anak lahir berat badan rendah.

Amankah berpuasa saat hamil?

Hasil penelitian pada ibu hamil yang berpuasa sangat bervariasi. Beberapa penelitian sebutkan tidak ada pengaruh antara puasa dengan berat badan bayi lahir. Alias ibu melahirkan bayi dengan panjang dan panjang yang normal

Namun pada ibu yang hamil muda perlu sadar diri akan kemampuan. Sebab, hasil penelitian Columbia University mengatakan bahwa ibu yang hamil muda (trimester awal) dan berpuasa beresiko lahirkan bayi di bawah berat normal. Walaupun selisih berat antara standar dan aktual hanya sedikit.

Pada awal kehamilan, memang ibu sedang rentan akan keluhan. Mual, muntah, lelah, anemia, dan dehidrasi bisa sebabkan terganggunya metabolisme tubuh. Sehingga berpengaruh pada perkembangan janin.

Oleh karena itu, kurang aman berpuasa pada usia kandungan awal. Meski tidak menutup kemungkinan ibu yang sehat serta kuat bisa jalani puasa dengan baik.

Tips Aman Puasa Saat Hamil

Jika ingin berpuasa, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dengan ekstra. Pelajari dan pahami tips di bawah ini agar ibu hamil tetap fit hingga berbuka.

  • Sahur dengan makanan tinggi serat dan karbohidrat kompleks seperti beras merah, kentang, roti, dan perbanyak sayur maupun buah
  • Cukup minum saat sahur dan berbuka agar tidak dehidrasi. Hindari minuman diuretik seperti teh, kopi, dan jamu.
  • Hindari aktivitas berlebihan yang bisa sebabkan kelelahan
  • Tidak memaksakan diri dan segera berbuka jika merasa lemas, mual, letih atau pusing
  • Saat berbuka, makan perlahan agar saluran pencernaan tidak “kaget”
  • Berbuka dengan makanan bergizi untuk cukupi kebutuhan gizi harian
  • Sempatkan istirahat dan kontrol stres
  • Pantau kenaikan berat badan dan rutin kontrol kehamilan dengan dokter

Intinya adalah seimbangkan asupan gizi dan cairan dengan penggunaan. Jangan sampai karena kekurangan gizi, perkembangan janin jadi tidak optimal.

Amati Gejala saat Harus Terpaksa Berbuka

Tidak memaksakan diri adalah saran yang tepat untuk ibu hamil yang mau berpuasa. Jika mengalami tanda berikut ini, pertimbangkan untuk berbuka.

  • Penurunan berat badan ibu
  • Perut sangat nyeri seperti kontraksi
  • Jarang buang air kecil dibandingkan biasanya
  • Warna urin gelap (kuning kecoklatan) dan berbau
  • Kepala sangat nyeri
  • Demam, muntah, lemas, teraman haus yang merupakan tanda dehidrasi

Jangan pernah memaksakan diri dan pahami batas maksimal kemampuan masing-masing. Pertimbangkan pula bila usia kandungan yang terlalu muda atau hamil tua. Semoga bermanfaat!

 

 

Sumber:
Fasting in Pregnancy. 2013. https://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy
Fasting While Pregnant:Effect, Safe Tips & Warning Sign. 2018. https://parenting.firstcry.com/articles
A Guide to Fasting on Pregnancy. 2017. https://sg.theasianparent.com/fasting-during-pregnancy/
Fasting During Pregnancy: A Registered Dietitian’s Perspective. 2017. https://www.centerforfetalmedicine.com/blog/heathy-diet/