Tips Persiapan Melahirkan Secara Caesar

Image: popsugar.com

Penulis: Dhiya | Editor: Niahappy

Bagi ibu hamil yang sudah merencanakan operasi caesar mungkin akan merasa cemas atau khawatir. Hal tersebut wajar dialami oleh wanita yang akan melahirkan karena operasi caesar merupakan prosedur kehamilan yang berbeda dari persalinan normal. Melahirkan dengan cara caesar merupakan proses bedah yang digunakan untuk melahirkan bayi melalui sayatan di perut dan rahim.

Jika Anda belum pernah melakukan operasi caesar sebelumnya, Anda mungkin akan bertanya-tanya apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi kelahiran buah hati. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui beberapa informasi dan tips persiapan melahirkan caesar supaya persalinan Anda berjalan dengan lancar.

Baca Juga: 7 Tanda Kontraksi Menjelang Melahirkan

1. Pilih Dokter dan Rumah Sakit Berkualitas

Melahirkan dengan operasi caesar merupakan prosedur medis invasif, jadi pastikan Anda memilih dokter dan rumah sakit yang memiliki fasilitas kesehatan yang berkualitas. Caesar memiliki banyak risiko dan harus dilakukan oleh dokter profesional. Anda bisa meminta saran rumah sakit atau dokter yang berkualitas dari keluarga atau teman dekat Anda karena fasilitas rumah sakit yang baik dapat membuat Anda nyaman selama persalinan caesar. Ingat juga untuk tetap berpikir positif dan tenang, jangan biarkan pengalaman negatif dari orang lain membuat Anda menjadi semakin cemas.

2. Rencanakan Tanggal Kelahiran

Melahirkan caesar tentunya berbeda dengan melahirkan secara normal. Jika Anda ingin melahirkan caesar, Anda perlu menentukan tanggal kelahiran. Operasi caesar dilakukan karena kondisi kehamilan Anda, jadi sebaiknya Anda mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter. Biasanya dokter akan memberikan saran tanggal untuk menjalani operasi bedah caesar yang aman dan baik untuk Anda.  

3. Pastikan Ada yang Membantu atau Mendampingi Anda

Sebelum menjalani operasi caesar, pastikan Anda sudah mencari tahu atau meminta bantuan anggota keluarga lainnya untuk membantu pekerjaan rumah Anda setelah operasi caesar. Karena periode pemulihan dapat berlangsung selama berminggu-minggu sehingga Anda butuh orang yang dapat membantu selama periode tersebut. Selain itu, jika Anda memiliki anak sebelumnya, pastikan Anda memiliki pengasuh yang akan mengurus anak Anda selama masa pemulihan. Lebih baik lagi jika Anda memiliki pengasuh yang dapat membantu merawat rumah Anda.

4. Persiapkan Barang Bawaan untuk di Rumah Sakit

Selama menjalani operasi caesar, Anda perlu menyiapkan beberapa barang yang akan Anda butuhkan selama di rumah sakit karena melahirkan caesar akan membuat Anda lebih lama menginap di rumah sakit dibandingkan dengan melahirkan secara normal. Anda bisa membawa buku atau majalah untuk mengisi waktu menunggu sebelum masuk ruang operasi, celana katun yang longgar, baju ganti yang memiliki kancing depan supaya lebih mudah untuk menyusui, selimut hangat, baju tidur, sandal yang empuk supaya Anda bisa nyaman saat berjalan di rumah sakit, pembalut bersalin, dan tisu basah.

Selain itu Anda juga bisa mengunyah permen karet yang membantu usus Anda berfungsi. Ingat juga bahwa Anda harus melepaskan perhiasan atau kontak lensa selama operasi. Serta Anda juga tidak diperbolehkan memakai make up atau cat kuku. Jangan lupa persiapkan juga kebutuhan bayi seperti pakaian, selimut, kaus kaki bayi, dan lain-lain.

5. Mencukur Bulu Kemaluan Sebelum Caesar

Sebelum ke rumah sakit, sebaiknya bersihkan rambut kemaluan Anda. Hal ini penting dilakukan supaya Anda terhindar dari infeksi karena jika Anda tidak mencukurnya, balutan luka akan lengket dan saat Anda mengganti celana dalam akan terasa tidak nyaman. Sebenarnya membersihkan bulu kemaluan bisa dilakukan saat Anda di rumah sakit. Namun, akan lebih baik jika Anda membersihkannya sendiri di rumah supaya membuat Anda merasa lebih nyaman.

6. Berhenti Makan dan Minum

Dalam jangka waktu 8 hingga 12 jam sebelum operasi caesar, Anda diharuskan menahan diri untuk tidak mengkonsumsi makanan atau minuman apa pun. Hal ini dilakukan untuk menghindari kontaminasi feses ke area pembedahan sehingga risiko infeksi setelah operasi caesar dapat dihindari karena jika kondisi tubuh Anda baik, dapat membuat proses pemulihan pasca operasi menjadi lebih cepat.

7. Datang Tepat Waktu Sesuai Jadwal

Untuk menghindari proses yang terburu-buru, Anda harus datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, datang tepat waktu dapat membuat Anda lebih rileks serta dokter dan tim bedah tidak diburu-buru. Karena Anda juga harus menghargai jam kerja dokter yang dimana dokter juga perlu menangani pasien lainnya.

Setelah Anda check in di rumah sakit, Anda biasanya akan diminta untuk berganti pakaian pasien. Dokter dan perawat akan memandu Anda melakukan tes dan prosedur yang harus Anda lalui sebelum caesar. Hal yang pertama dilakukan adalah penilaian fisik untuk memeriksa riwayat kesehatan Anda. kemudian perawat akan memasang infus setelah fisik Anda diperiksa. Pastikan Anda mengetahui semua detail yang telah direncanakan termasuk pemberian obat penghilang rasa sakit selama dan setelah prosedur.

Itulah beberapa persiapan penting yang harus Anda lakukan sebelum melahirkan caesar. Jika Anda membutuhkan persiapan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter. Selain itu peran suami dan orang sekitar juga dapat membantu Anda mengurangi rasa cemas menjelang proses caesar, mengobrol ringan dengan suami atau perawat dapat membuat Anda menjadi lebih rileks.

Baca Juga : Melahirkan Norma Vs Caesar, Mana yang Lebih Baik?

Sumber:
Tommy’s. (2018). How to Prepare Your C-Section. www.tommys.org
wikiHow. (2019). How to Prepare for a C Section. www.wikihow.com
babyMed.(2018). How to Prepare for a Cesarean Section. www.babymed.com
Buka Review. (2018). 7 Persiapan Operasi Caesar yang Harus Dilakukan Ibu agar Operasi Berjalan Lancar. Review.bukalapak.com
KlikDokter. (2018). 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Ibu Sebelum Operasi Caesar. www.klikdokter.com