4 Tips Membersihkan Wajah untuk Kulit Berminyak

Image : www.idskinexpert.com

Salah satu jenis kulit yang memerlukan perawatan wajah ekstra adalah kulit berminyak. Kulit berminyak adalah kulit yang memiliki peningkatan produksi sebum di wajah. Kelenjar minyak yang terlalu aktif disebabkan oleh pori-pori yang membesar, sehingga minyak yang berlebihan tersebut membuat wajah tampak mengkilap.

Kulit berminyak harus rutin membersihkan wajah secara menyeluruh. Fungsinya untuk mengangkat kotoran dan mengontrol kelebihan minyak pada wajah. Jika tidak rutin dibersihkan, maka minyak pada wajah justru akan menjadi tempat bersarangnya debu yang menyebabkan munculnya komedo dan jerawat.

Selain harus rutin mencuci wajah, pemilik kulit berminyak juga harus memperhatikan formula pembersih wajah dan langkah yang tepat dalam mebersihkannya. Ingat, beda jenis kulit maka beda pula jenis pembersih wajah dan cara membersihkannya. Berikut tips yang perlu diperhatikan dalam membersihkan kulit wajah yang berminyak.

1. Formula

Pilih sabun wajah dengan formula yang mengandung myristic acid dan glycerin. Myristic acid bekerja dengan cara menyerap minyak berlebih dan kotoran yang ada di wajah. Myristic acid akan membuat lapisan luar kulit bisa kering seketika. Karena itulah glycerin menjadi penting sebagai agen pelembab humectant yang mengikat air untuk melembabkan kulit, sehingga menjaga kulit selalu terhidrasi.

Selain untuk mengangkat minyak, ada juga formula tambahan lainnya yang akan menyempurnakan kinerja sabun wajah. Bukan hanya minyak saja yang perlu diangkat, pori-pori wajah sendiri juga perlu perawatan.

Kandungan seperti charcoal, baking soda, dan salicylic acid akan memberikan perawatan ekstra pada pori-pori. Ketiga bahan tersebut mampu membersihkan hingga ke dalam pori-pori.

Pilih sabun wajah yang diberi label untuk oily skin dan non-comedogenic. Artinya produk pembersih wajah tersebut tidak akan menyumbat pori-pori dan diformulasikan untuk kulit berminyak.

2. Double Cleansing

Lakukan double cleansing dengan cairan pembersih berbahan dasar air (water-based). Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh kotoran akan terangkat. Apalagi jika anda cukup sering terpapar polusi atau menggunakan makeup tebal.

Hindari membersihkan wajah dengan cairan pembersih yang juga mengandung minyak (oil-based). Hal tersebut justru akan menambah sebum di kulit anda. Setelah dibersihkan dengan cairan pembersih, cuci wajah dengan sabun wajah yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak.

3. Tekstur Pembersih Wajah

Gunakan pembersih wajah dengan tekstur yang lembut dan tidak membuat kering. Busanya juga harus lembut supaya pori-pori tidak iritasi.

Jika anda memiliki kulit berminyak dengan tipe resisten atau tidak mudah iritasi, bisa juga memilih sabun wajah dengan scrub yang sangat kecil dan lembut. Scrub akan membantu untuk mengeksfoliasi kulit anda.

4. Gunakan Toner

Rangkaian terakhir dalam membersihkan wajah setelah mencuci wajah adalah menggunakan toner. Toner juga perlu digunakan bagi pemilik kulit berminyak.

Pemakaian toner akan membantu menghilangkan kelebihan minyak dan membersihkan kulit dari kotoran yang masih tersisa. Toner juga membuat wajah menjadi lebih segar.

Untuk kulit berminyak, cari produk toner yang bebas alkohol dan memiliki pH yang seimbang. Jangan lupa, selalu bersihkan wajah anda 2 kali sehari.

Baca JugaPerawatan Wajah yang Wajib Dilakukan Setiap Hari

 

Sumber :
American Academy of Dermatology. How to control oily skin. www.aad.org
Christallia Lie. (2016). 6 Acid yang Biasa Digunakan Dalam Produk Skin Care. www.journal.sociolla.com
The Body Shop. (2018). 8 Tips Kecantikan untuk Pemilik Wajah Berminyak. www.thebodyshop.co.id