Tabir Surya untuk Bayi dan Anak-Anak

Image : www.nivea.co.uk

Bayi dan anak-anak memiliki kulit yang sangat sensitif dan mudah terbakar matahari. Terekspos terlalu banyak radiasi ultraviolet (UV) selama masa kanak-kanak adalah penyebab utama kanker kulit, karena itulah anak-anak membutuhkan perlindungan ekstra dari matahari.

Kulit anak-anak belum sepenuhnya mengembangkan mekanisme perlindungannya sendiri terhadap radiasi UV. Pigmen pelindung cahaya terhadap radiasi belum terbentuk pada anak-anak. Karena itulah penggunaan tabir surya menjadi pertimbangan yang sangat sangat penting.

Apa Bedanya Tabir Surya untuk Anak dan Dewasa?

Tabir surya untuk bayi dan anak berbeda dengan tabir surya untuk orang dewasa, kulit mereka lebih sensitif dan rentan terhadap alergi. Bahan UV filter yang paling aman untuk digunakan adalah ‘physical sunblock‘ yaitu zinc oxide, titanium dioxide, dan avobenzone. Bahan ini merupakan bahan terbaik dan aman untuk anak-anak dan orang dengan kulit sensitif, serta memberikan perlindungan maksimal terhadap sinar UVA. Hindari bahan-bahan ‘chemical sunscreen‘, seperti octyl methoxy cinnamate.

Kandungan bahan yang terdapat dalam tabir surya anak juga lebih alami dan sedikit kimia dibanding tabir surya biasa. Karena itulah tabir surya biasa tidak bisa digunakan untuk bayi dan anak-anak. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan tabir surya anak.

Baca Juga : Apa Bedanya? Sunscreen VS Sunblock

1. Pilih Tabir Surya yang Tepat untuk Bayi dan Anak-Anak

Tidak semua bayi boleh memakai tabir surya, menurut American Academy of Pediatrics, tabir surya hanya dibolehkan diberikan pada bayi yang berusia enam bulan ke atas. Jika bayi berusia kurang dari 6 bulan, jauhkan bayi dari sinar matahari langsung.

Paparan matahari akan tetap ada meski tidak secara langsung, hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit bayi. Berteduh dibawah pohon, payung, atau dudukkan bayi dalam stroller dengan kanopi peneduh. Gunakan juga pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk melindungi kulit bayi.

Lalu, bagaimana cara memilih tabir surya yang sesuai untuk anak diatas 6 bulan? Cara pertama adalah dengan memilih tabir surya dengan label ‘for babies and kids’. Label tersebut menandakan bahwa tabir surya tersebut hypoallergenic, dan tidak mengandung parfum.

Namun, melihat label saja tidak cukup. Beberapa produk meski tertulis untuk bayi dan anak-anak dalam kandungannya tetap terdapat beberapa bahan yang dapat memicu alergi, khususnya bagi anak dengan tipe kulit sensitif.

Pilih produk dengan bahan-bahan alami, biasanya tertulis 100% natural ingredients. Hindari bahan-bahan kimia seperti oxybenzone dan retiny palmitate yang terkandung dalam vitamin A. Kedua bahan tersebut biasanya tetap ada pada beberapa tabir surya meski tertulis diformulasikan untuk bayi dan anak-anak.

Untuk lebih memastikan keamanan tabir surya pada anak, oleskan sedikit saja tabir surya di punggung, leher, atau kulit di atas ketiak. Tunggu 10 – 15 menit, lihat apakah ada reaksi alergi atau tidak. Jika tidak ada reaksi apapun artinya tabir surya tersebut aman digunakan.

2. Pilih Level SPF dan PA yang Tepat

Pilih tabir surya broad spectrum atau yang dapat melindungi dari UVA dan UVB. SPF melindungi dari paparan UVB yang mengakibatkan kulit gosong (burning). Gunakan tabir surya dengan SPF sesuai kebutuhan, atau setidaknya SPF 30. Anda dapat menggunakan SPF yang lebih tinggi jika anak beraktivitas di tempat terik seperti pantai. Hal tersebut disesuaikan dengan seberapa kuat paparan cahaya mataharinya.

Semakin tinggi SPF maka semakin tahan pula dengan air, itulah sebabnya setidaknya SPF 30 direkomendasikan. Meskipun tidak bertujuan ke pantai ataupun berenang, memilih tabir surya tahan air bisa melindungi kulit anak anda lebih lama, dan menempel lebih lama meskipun anak anda aktif bergerak.

Faktor SPF, yang melindungi terhadap sinar UVB, sama pentingnya dengan peringkat bintang pada kemasan tabir surya, yang menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UVA. Tingkat SPF maksimum yaitu 50 dan peringkat bintang maksimum 5 (*****).

Jika tidak menemukan tulisan broad spectrum, UVA, atau peringkat bintang, perhatikan tulisan PA pada kemasan. Beberapa krim matahari menggunakan sistem PA (PA+, PA++ dan PA+++). Perlindungan terhadap UVA sama pentingnya untuk mencegah timbulnya kanker dan penuaan kulit. UVA yang diperlukan setidaknya 3 bintang (***) atau setidaknya PA+.

3. Sesuaikan Jenis Tabir Surya yang Dibutuhkan

Ketika anda mencari tabir surya, anda akan menemukan dua jenis tabir surya yaitu spray dan losion. Jadi mana yang lebih baik? Spray atau losion?

Spray memiliki kelebihan yaitu mudah dan cepat diaplikasikan, namun bukan berarti spray lebih baik.
Tabir surya spray memiliki risiko untuk terhirup oleh anak saat pengaplikasian. Sedangkan, tabir surya dalam bentuk losion akan lebih memberikan proteksi, karena anda dapat mengukur sendiri kebutuhannya dan dapat dioleskan lebih merata.

Tips untuk Melindungi Kulit Anak dari Matahari

Tabir surya tidak akan melindungi anak anda 100% dari paparan sinar matahari, untuk itu diperlukan juga perlindungan ekstra yang perlu anda pahami dan terapkan.

Pertama, hindari beraktivitas saat level matahari terik sekali, yakni di antara pukul 10.00 sampai pukul 16.00. Jika terpaksa keluar saat matahar terik, usahakan juga menghindari sinar matahari langsung saat terik.

Kedua, gunakan pakaian dengan lengan dan celana panjang yang dapat menyerap keringat dan tidak panas. Pakaian panjang akan mengurangi paparan matahari langsung terhadap kulit.

Ketiga, gunakan tabir surya yang sesuai untuk kulit bayi dan anak-anak. Jangan lupa untuk melakukan pemakaian ulang. Awali pemakaian 15-30 menit sebelum terpapar, dan diulang 15-30 menit sehabis terpapar, lakukan kembali pengulangan setiap 2 jam sekali.

 

Sumber :
American Academy of Pediatrics. (2018). Sun Safety and Protection Tips. www.aap.org
Hannah Fox. Baby and Child Sun Creams. www.which.co.uk
Health Direct Australia. (2018). Sun Protection for Babies and Kids. www.pregnancybirthbaby.org.au
Nivea. Reliable Protection and Care. www.nivea.co.uk