Selain Mendengar, Telinga Dalam Memiliki Fungsi Berikut

Selain Mendengar, Telinga Dalam Memiliki Fungsi Berikut

Penulis: Gradita | Editor: Alhasbi

Perlu Anda ketahui, telinga juga memiliki peranan yang penting bagi manusia. Memang, fungsi utama telinga adalah sebagai indra pendengaran, namun telinga juga menjalankan fungsi lain.

Tiga bagian telinga

Telinga terbagi menjadi 3 bagian meliputi bagian luar, tengah, dan dalam. Bagian luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga yang berfungsi untuk menentukan arah asalnya sumber bunyi, mengumpulkan, serta menyalurkan gelombang suara ke bagian dalam, yaitu gendang telinga.

Sedangkan telinga bagian tengah terdiri dari gendang telinga, 3 tulang kecil (malleus, incus, dan stapes ter), rongga telinga, dan saluran tuba eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah dan rongga belakang hidung). Bagian tengah memiliki fungsi untuk menghantarkan energi bunyi yang ditangkap gendang telinga menuju telinga dalam.

Selanjutnya adalah bagian dalam telinga yang terdiri dari rumah siput (koklea) dan kanalis semisirkularis sebagai organ keseimbangan tubuh. Rumah siput pada bagian dalam telinga memiliki fungsi mengubah gelombang suara menjadi impuls listrik, kemudian akan diteruskan ke otak. Dengan begitu, otak akan memproses informasi yang terkandung pada bunyi tersebut.

Telinga bagian dalam merupakan elemen terdalam organ telinga yang sering juga disebut dengan labirin karena memiliki bentuk dan fungsi yang rumit. Untuk itu, ketahui fungsi telinga dalam.

Baca Juga : Pertolongan Pertama Ketika Semut Masuk ke Telinga

Fungsi telinga dalam

Banyak orang tidak menyadari keberadaan dan fungsi telinga dalam karena tidak nampak secara fisik. Meski demikian, fungsi telinga dalam ternyata berperan krusial karena selain sebagai indra pendengaran namun juga menjaga keseimbangan tubuh.

Adapun berikut pembahasan tentang fungsi telinga dalam.

1. Mendengar suara

Bagian utama telinga dalam adalah rumah siput (koklea). Di dalam rumah siput terdapat cairan yang berfungsi sebagai reseptor penerima gelombang suara yang berhubungan langsung dengan otak.

Selain itu, terdapat organ korti yang berfungsi sebagai penerima sinyal gelombang suara tersebut.

Terdapat beberapa proses bunyi dari telinga luar masuk hingga telinga dalam, sehingga Anda dapat mendengar dan memahami suara.

  1. Gelombang suara masuk melalui daun telinga menuju liang telinga, kemudian diteruskan menuju gendang telinga.
  2. Gendang telinga akan bergetar, suara yang masuk akan merambat ke 3 tulang kecil (malleus, incus, dan stapes ter).
  3. Rambatan dari 3 tulang kecil akan mendorong gelombang suara ke telinga tengah, sehingga akan menyebabkan getaran pada cairan di rumah siput (koklea).
  4. Getaran pada cairan di rumah siput (koklea) akan diterima oleh organ korti.
  5. Sel rambut di organ korti akan mengubah gelombang suara menjadi impuls listrik, kemudian dikirim ke otak melalui saraf pendengaran, sehingga otak akan memproses informasi yang terkandung pada bunyi tersebut dan bisa memahami suara yang didengar.

Baca Juga : 6 Gangguan pada Telinga dan Cara Mengatasinya

2. Organ keseimbangan tubuh

Fungsi telinga dalam selain mendengar suara adalah sebagai organ keseimbangan tubuh.

Pada bagian telinga dalam terdapat sebuah organ berbentuk semi lingkaran atau disebut dengan kanalis semisirkularis. Di dalam organ ini terdapat cairan endolimfe dan sensor gerakan yang menyerupai rambut-rambut halus.

Kanalis semisirkularis akan dihubungkan dengan utrikulus dan sakulus yang juga memiliki sensor gerakan. Ketiga organ pada telinga dalam ini yang berperan sebagai organ keseimbangan tubuh.

Adapun proses telinga untuk menjaga keseimbangan tubuh adalah saat tubuh Anda bergerak. Cairan endolimfe akan bergeser dan sensor gerakan akan mengirim sinyal ke otak.

Setelah itu, otak akan merespon dan memerintahkan otot di seluruh tubuh untuk saling berkoordinasi. Dengan begitu, tubuh Anda akan berada dalam keadaan seimbang.

Tips menjaga kesehatan telinga agar berfungsi dengan baik

Telinga memiliki fungsi yang bermanfaat untuk manusia, oleh sebab itu Anda perlu untuk selalu menjaga kesehatan telinga. Adapun tips untuk menjaga kesehatan telinga yang dapat Anda lakukan, meliputi:

  • Rutin membersihkan kotoran telinga pada liang telinga untuk meminimalisir risiko terjadinya infeksi luar telinga.
  • Sebaiknya tidak mendengarkan lagu atau film yang memiliki suara terlalu kencang.
  • Hindari suara bising yang dapat mengganggu pendengaran.
  • Batasi penggunaan headset, earphone, atau sejenisnya.
  • Tidak mengonsumsi obat sembarangan atau mengonsumsi obat dalam jangka panjang tanpa konsultasi dokter.
  • Rutin melakukan pemeriksaan fungsi telinga ke dokter THT secara berkala 6 bulan sekali.

Selain rutin melakukan pemeriksaan fungsi telinga, ada baiknya Anda juga mengunjungi dokter THT sesegera mungkin saat mengalami gangguan pendengaran dan keseimbangan tubuh, agar mendapatkan penanganan yang tepat untuk kesehatan telinga Anda.

Baca Juga : Teknik Membersihkan Telinga oleh Dokter THT

Sumber

Britannica. (2021). inner ear. www.britannica.com

Healthline. (2019). Your Inner Ear Explained. www.healthline.com

Healthline. (2018). Ear. www.healthline.com

Hearing Link. (2021). How the ear works. www.hearinglink.org

Mayo Clinic. (2021). Inner ear and balance. www.mayoclinic.org

UTHealth. (2021). Ear Anatomy – Inner Ear. www.med.uth.edu