Hal-Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Memasang Crown Gigi

Hal-Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Memasang Crown Gigi

Penulis: Anggita | Editor: Opie

Memiliki gigi yang sempurna adalah keinginan setiap orang, maka itu Anda perlu menjaganya dari berbagai kerusakan. Sayangnya, jika gigi sudah terlanjur rusak Anda perlu merawatnya lebih ekstra. Salah satunya adalah melakukan pemasangan crown gigi.

Crown gigi atau mahkota gigi tidak hanya memiliki fungsi estetik, namun memasang crown gigi bisa melindungi gigi asli Anda dari kerusakan yang lebih parah.

Baca Juga: 7 Bahaya Menggunakan Behel dan Cara Menghindarinya

Manfaat Penggunaan Crown Gigi

Apa saja fungsi pemasangan crown gigi?

  • Melindungi gigi yang patah
  • Mengembalikan gigi yang sudah hancur
  • Menyokong gigi yang sudah terkikis
  • Menutupi warna gigi yang pudar
  • Menahan jembatan gigi
  • Menyembunyikan implan gigi

Selain orang dewasa, anak-anak juga boleh memasang crown gigi. Tujuannya adalah:

  • Menjaga gigi yang berisiko rusak
  • Menyelamatkan gigi yang rusak dan tidak bisa ditambal

Jenis Crown Gigi

Bahan yang digunakan untuk crown gigi sangat beragam, mulai dari yang ringan hingga yang paling kuat. Semua jenis crown gigi juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

1. Stainless steel

Biasanya, crown gigi yang memiliki bahan stainless steel sangat cocok digunakan oleh gigi anak-anak karena pemasangannya cepat dan harganya murah.

2. Resin

Jika Anda memilih jenis crown gigi yang murah, pilihlah yang berbahan resin. Kekurangan dari resin adalah mereka lebih rentan patah dibandingkan bahan lainnya.

3. Logam

Crown gigi berbahan dasar logam sangat cocok bagi Anda yang memiliki gigi geraham yang tidak terlihat. Logam juga bisa bertahan lama karena kuat dan sangat jarang pecah. Sayangnya, harga crown gigi logam cukup mahal.

4. Porselen yang Disatukan dengan Logam

Kelebihan dari bahan crown gigi ini adalah warnanya yang sangat mirip dengan gigi asli Anda. Meski demikian, bagian logamnya yang menjadi dasar porselen crown gigi Anda bisa terlihat gelap.

Crown gigi porselen dan logam ini cocok digunakan untuk Anda yang membutuhkan penopang untuk bagian gigi depan, belakang, atau jembatan gigi.

5. Porselen atau keramik

Kedua bahan ini memiliki warna yang cocok dengan gigi Anda, selain itu bahan ini juga lebih baik digunakan bagi Anda yang memiliki alergi pada logam.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Merawat Gigi Tonggos yang Anda Ketahui

Prosedur Pemasangan

Pemasangan dental crown bisa memakan waktu beberapa jam. Namun, mencetak gigi Anda bisa sampai berminggu-minggu. Kadang Anda juga perlu datang dua kali untuk proses menyemen dental crown ke gigi.

1. Membuat gigi mati rasa

Sebelum melakukan pemasangan, gigi Anda terlebih dahulu harus dibius atau dianestesi.

2. Membuat model gigi Anda

Setelah itu, gigi Anda akan dibuat model untuk membuat crown gigi yang sempurna. Setelahnya dokter gigi akan mencatat warna gigi Anda jika Anda memilih bahan crown keramik, atau porselen yang menyatu dengan logam.

3. Menyiapkan gigi

Dokter akan memasang rubber gigi, kemudian mengambil gigi Anda dan menjadikan gigi tersebut sebagai bahan tambalan crown. Gigi yang diambil jumlahnya hanya sedikit atau sesuai dengan crown.

Lalu gigi Anda akan dibentuk dan dihaluskan. Pada proses ini, Anda perlu sedikit sabar karena akan menghabiskan waktu yang cukup lama.

4. Membuat cetakan gigi yang pas

Dokter akan membuat cetakan gigi Anda yang akan dipasang crown. Caranya, Anda akan diminta untuk menggigit adonan dari polivinil siloxane agar gigi Anda terbentuk.

5. Pembuatan crown sementara dan crown permanen

Crown sementara dibuat untuk mencegah gigi Anda bergeser. Setelah itu, crown gigi permanen akan dipasang dan disemen sampai gigi tertanam keras.

Risiko pemasangan crown gigi

Pahami juga beberapa risiko jika Anda memasang crown gigi, seperti:

  1. Gigi menjadi lebih sensitif
  2. Menimbulkan reaksi alergi
  3. Crown gigi bisa longgar
  4. Crown jatuh karena tidak pas atau kurang semen

Bagaimana cara merawat crown gigi Anda?

Setelah memasang crown gigi, Anda tidak diperbolehkan untuk makan makanan yang bisa merusak crown gigi seperti permen dan kacang. Anda juga perlu untuk membersihkan gigi Anda dengan benar dan rutin. Lakukan tips berikut ini agar crown gigi tidak mudah rusak.

  1. Menghindari makanan yang lengket dan keras
  2. Kunyah makanan Anda di bagian gigi yang tidak dipasang crown gigi
  3. Jika ingin melakukan flossing, maka lakukan dengan hati-hati dan jangan ditarik keluar
  4. Melakukan perawatan gigi harian seperti menggosok gigi 2 kali sehari

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Behel Transparan yang Perlu Anda Ketahui

Sumber

Web MD. (2019). Dental Crowns: Purpose, Procedure, Complications, Care . www.webmd.com

Very Well Health. (2020). Getting a Dental Crown on Your Tooth. www.verywellhealth.com

Healthline. (2019). Dental Crown Types, Procedure, When It’s Done, Cost, and Aftercare. www.healthline.com

News Medical Life Sciences. (2019). Recovery After a Dental Crown Procedure. www.news-medical.net