Berbagai Cara Mengatasi Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dan Kapan Harus Ke Dokter

Berbagai Cara Mengatasi Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) dan Kapan Harus Ke Dokter

Penulis: Lely | Editor: Handa

Tidak ada tes untuk mendiagnosis Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) secara pasti. Tapi setidaknya Anda mungkin harus mulai berdiskusi dengan keluarga dan mulai pemeriksaan tentang riwayat kesehatan Anda termasuk periode menstruasi dan perubahan berat badan Anda. Pemeriksaan tersebut akan mencakup pemeriksaan tanda-tanda pertumbuhan rambut berlebih, resistensi insulin, dan jerawat.

Perlu diketahui bahwa PCOS tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya dapat ditangani. Pilihan pengobatan bervariasi karena seseorang dengan PCOS mungkin mengalami satu atau beberapa gejala. Berikut ini beberapa pengobatan PCOS untuk mengurangi risiko gejala yang muncul.

1. Mengatur Pola Makan dan Berolahraga

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi PCOS yaitu dengan cara menurunkan berat badan melalui diet rendah kalori yang dikombinasikan dengan aktivitas olahraga ringan. Penelitian menemukan bahwa dengan olahraga ringan selama 30 menit setidaknya tiga hari dalam seminggu dapat membantu menurunkan berat badan.

Anda bisa menurunkan berat badan sebanyak 5-10 persen untuk meredakan gejala PCOS dan membantu menstruasi Anda lebih teratur. Hal ini juga berfungsi untuk membantu mengelola masalah dengan kadar gula darah dan ovulasi.

Selain itu, karena PCOS menyebabkan gula darah tinggi, sebaiknya kurangi makanan bertepung atau makanan yang mengandung kadar gula tinggi, dan menggantinya dengan makanan berserat tinggi. Hal ini dapat membantu melawan resistensi insulin, memperlambat pencernaan, serta mengurangi gula darah.

2. Mengonsumsi Obat-obatan

Biasanya dokter akan memberikan kombinasi pil KB dengan obat lain untuk mengontrol siklus menstruasi Anda. Pasalnya, hormon estrogen dan progesteron dalam pil KB mampu menekan produksi hormon androgen dalam tubuh.

Selain itu, dokter juga dapat merekomendasikan Anda untuk mengonsumsi hormon progesteron saja selama 10-14 hari setiap satu hingga dua bulan. Penggunaan hormon ini dapat mengatur siklus menstruasi yang terganggu.

3. Mengonsumsi Obat Penghilang Rambut

Terkadang PCOS menyebabkan pertumbuhan rambut di bagian tubuh yang tidak diinginkan. Kondisi ini dapat ditangani oleh dokter Anda dengan obat-obatan dan metode penghilangan rambut, seperti:

  • Depilatori. Ini adalah krim, gel, dan lotion yang menguraikan struktur protein rambut sehingga lepas dari kulit. Tentunya dengan mengikuti petunjuk yang telah diresepkan oleh dokter.
  • Elektrolisis atau terapi laser. Elektrolisis adalah metode menghilangkan rambut dengan arus listrik yang menghancurkan akarnya. Sedangkan terapi laser menghancurkan folikel rambut. Terapi tersebut tidak cukup dilakukan satu kali saja karena kemungkinan rambut bisa tumbuh kembali.

4. Operasi

Prosedur bedah kecil ini disebut laparoskopi, yaitu prosedur pembedahan yang dapat memperbaiki ketidakseimbangan hormon dan mengembalikan fungsi normal ovarium Anda. Prosedur ini merupakan pilihan pengobatan untuk masalah kesuburan terkait dengan PCOS yang tidak merespons obat.

Baca Juga : 8 Penyebab Umum Keguguran yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Komplikasi PCOS

PCOS yang tidak ditangani dapat membuat penderitanya mengalami komplikasi. Beberapa komplikasi akibat PCOS, meliputi:

  • Gangguan kecemasan atau depresi
  • Kemandulan
  • Keguguran
  • Kelahiran bayi prematur
  • Diabetes dan diabetes gestasional
  • Hepatitis
  • Sindrom metabolik
  • Kanker endometrium
  • Gangguan tidur dan makan

Pencegahan PCOS

Meskipun sebagian besar kasus PCOS tidak bisa dicegah, namun menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga berat badan ideal bisa membantu mencegah komplikasi yang lebih serius. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga berat badan ideal, yaitu:

  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran (bayam, sawi, kangkung, dan sayuran hijau lainnya)
  • Batasi mengonsumsi makanan atau minuman manis
  • Rutin berolahraga

Kapan Harus Ke Dokter?

Segera pergi ke dokter kandungan, jika Anda mengalami beberapa gejala, seperti:

  • Anda telat haid, tetapi tidak hamil
  • Memiliki gejala PCOS, seperti tumbuhnya rambut di wajah dan tubuh ANda
  • Anda mencoba hamil selama lebih dari 12 bulan, namun belum berhasil
  • Memiliki gejala diabetes, seperti rasa haus atau lapar yang berlebihan
  • Penglihatan kabur atau mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Baca Juga : Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Sumber


Mayo Clinic. 2020. Polycystic ovary syndrome (PCOS). www.mayoclinic.com
Healthline. 2019. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): Symptoms, Causes, and Treatment. www.healthline.com
Web MD. 2019. PCOS and Your Fertility and What You Can Do About It. www.webmd.com
National Health of Service. 2019. Polycystic ovary syndrome. www.nhs.uk