Ketahui Penyebab Kanker Usus Besar (Kanker Kolorektal)

Ketahui Penyebab Kanker Usus Besar (Kanker Kolorektal)

Penulis: Dita | Editor: Umi

Organ pencernaan merupakan bagian tubuh yang sangat rentan terserang berbagai penyakit. Mulai dari gangguan pencernaan ringan hingga kanker dapat dialami oleh sistem ini. Salah satu kanker yang kerap menyerang bagian pencernaan adalah usus.

Kanker usus besar atau kanker kolorektal adalah jenis kanker yang muncul pada bagian usus besar (kolon) atau bagian bawah dari usus besar (rektum). Kanker ini biasanya menyerang orang dewasa, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada rentang usia lainnya.

Kanker usus besar umumnya dimulai dengan munculnya gumpalan sel kecil non-kanker jinak yang disebut polip. Seiring berjalannya waktu, polip ini dapat menjadi semakin parah dan berkembang menjadi kanker.

Apakah Terdapat Jenis Kanker Usus Besar yang Berbeda?

Meskipun kanker kolorektal terdengar cukup jelas, sebenarnya ada lebih dari satu jenis. Perbedaannya berkaitan dengan jenis sel yang berubah menjadi kanker serta di mana sel tersebut terbentuk.

Jenis kanker kolorektal yang paling umum dimulai dari adenokarsinoma. Menurut American Cancer Society (ACS), adenokarsinoma merupakan penyebab sebagian besar kasus kanker kolorektal.

Adenokarsinoma sendiri terbentuk di dalam sel yang membuat lendir di usus besar atau rektum. Pada kasus yang jarang, kanker kolorektal disebabkan oleh jenis tumor lain, seperti:

  • Limfoma, yang bisa terbentuk di kelenjar getah bening atau di usus besar terlebih dahulu.
  • Karsinoid, yang dimulai di sel pembuat hormon di dalam usus.
  • Sarkoma, yang terbentuk di jaringan lunak seperti otot di usus besar.
  • Tumor stroma gastrointestinal, yang dapat dimulai sebagai tumor jinak dan kemudian menjadi kanker (biasanya terbentuk di saluran pencernaan, tetapi jarang di usus besar).

Baca Juga : Hubungan Sering Bersendawa dengan Masalah Pencernaan dan Enzim

Apa Penyebab Kanker Usus Besar dan Faktor Risikonya?

Hingga saat ini para peneliti masih belum bisa menjelaskan dengan pasti penyebab kanker usus besar. Secara umum, kanker usus besar bermula ketika sel sehat yang ada di dalam usus mengalami mutasi DNA. DNA yang bermutasi inilah yang kemudian memberikan instruksi pada sel.

Sel-sel tubuh yang sehat dan normal melakukan pembelahan secara teratur untuk menjaga tubuh kita tetap berfungsi normal. Namun ketika DNA sel mengalami mutasi dan rusak, sel akan terus membelah bahkan ketika tidak diperlukan. Ketika sel-sel menumpuk, maka timbul tumor.

Ketika sel tumor menjadi ganas, jaringan normal di sekitarnya juga bisa terganggu dan mengalami kerusakan. Selain itu, sel kanker juga bisa menjalar ke bagian tubuh lain dan membentuk endapan baru. Inilah yang terjadi ketika kanker menyebar ke organ lain selain usus besar.

Selain penyebab secara umum, faktor risiko juga harus dipertimbangkan. Adanya faktor risiko tidak membuat seseorang mutlak akan terserang kanker usus karena beberapa orang yang terkena penyakit ini mungkin tidak memiliki faktor risiko yang diketahui.

Selain itu, para peneliti telah menemukan beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan polip kolorektal atau kanker kolorektal. Faktor-faktor risiko tersebut antara lain adalah:

1. Usia Lanjut

Meski kanker usus besar dapat terjadi pada semua usia, tetapi kemungkinan berkembangnya penyakit ini dapat meningkat saat usia lanjut. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih dari 90% kasus kanker usus besar terjadi pada orang yang berusia 50 tahun atau lebih. Sayangnya tidak diketahui pasti penyebabnya.

2. Ras Afrika-Amerika

Orang-orang dengan ras Afrika-Amerika diketahui memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang kanker kolorektal. Salah satu kasusnya adalah yang menimpa aktor film Black Panther, Chadwick Boseman.

3. Riwayat Polip atau Kanker di Area Usus Besar

Jika Anda memiliki riwayat polip adenomatosa atau pernah menderita kanker kolorektal (meskipun telah diangkat seluruhnya), maka Anda berisiko lebih tinggi terkena kanker usus besar. Terutama jika polipnya semakin besar, banyak, atau menunjukkan displasia (sel abnormal, tapi belum tentu bersifat kanker).

4. Penyakit Inflamasi Kronis di Usus

Inflamasi atau peradangan kronis pada usus besar, seperti kolitis ulseratif dan penyakit Crohn, dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Hal ini dapat menyebabkan displasia, yang dapat berkembang menjadi kanker.

5. Genetik

Beberapa jenis mutasi gen yang diturunkan dapat meningkatkan risiko kanker usus secara signifikan. Selain itu, jika Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki penyakit kanker usus besar, ada kemungkinan itu juga akan diturunkan. Semakin banyak anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit serupa, semakin besar risikonya.

6. Diet Rendah Serat dan Tinggi Lemak

Kanker usus besar dikaitkan dengan pola makan khas Barat yang rendah serat dan tinggi lemak, serta kalori. Beberapa penelitian menemukan peningkatan risiko kanker kolorektal pada orang yang mengonsumsi makanan tinggi daging merah dan daging olahan.

7. Gaya Hidup

Selain faktor-faktor di atas, gaya hidup yang kurang baik, seperti jarang berolahraga, merokok, dan mengonsumsi alkohol juga bisa meningkatkan risiko kanker usus besar.

8. Kondisi Medis Tertentu

Orang yang memiliki riwayat diabetes dan obesitas juga diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker kolorektal. Sebuah penelitian dalam JAMA Oncology menemukan bahwa semakin tinggi indeks massa tubuh (BMI) wanita, semakin besar risikonya terkena kanker kolorektal sebelum usia 50 tahun.

Tidak ada cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah kanker. Namun, dengan menerapkan gaya hidup sehat dapat menurunkan tingkat risikonya. Pastikan juga Anda melakukan skrining (terutama jika berusia di atas 50 tahun) karena semakin cepat kanker terdeteksi, semakin mudah pula penanganannya.

Baca Juga : 7 Cara Mencegah dan Menghindari Kanker Usus Besar

 

Sumber

Cancer Center (2020). Colorectal Cancer Risk Factors. www.cancercenter.com
Cancer (2020). Colorectal Cancer, Causes, Risk Factors and Prevention. www.cancer.org
Healthline (2020). Colorectal (Colon) Cancer. www.healthline.com
Liu P-H, Wu K, Ng K, et al. Association of Obesity With Risk of Early-Onset Colorectal Cancer Among Women. JAMA Oncology. October 11, 2018.
Mayo Clinic (2019). Colon Cancer. www.mayoclinic.org