Penyebab dan Gejala Alergi Kacang

Penyebab dan Gejala Alergi Kacang

Image: medicalnewstoday.com

Penulis: Helen | Editor: Nia Happy

Alergi kacang adalah salah satu penyebab paling umum dari beberapa jenis alergi yang tergolong serius. Gejala alergi kacang bisa mengancam jiwa (anafilaksis). Untuk beberapa orang dengan alergi kacang, kacang dalam jumlah kecil sekalipun dapat menyebabkan reaksi serius. Alergi kacang telah meningkat pada anak-anak. Bahkan jika Anda atau anak Anda hanya memiliki reaksi alergi ringan terhadap kacang, penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Karena dari gejala yang terlihat ringan bisa saja berujung pada penyakit yang serius.

Baca Juga: Makanan Penyebab Alergi & Gejala yang Timbul

Mengapa beberapa orang bisa mengalami alergi kacang?

Seseorang bisa mengalami alergi kacang ketika sistem kekebalan tubuhnya menggolongkan protein di dalam kacang sebagai sesuatu yang tidak baik. Ada tiga penyebab dari alergi kacang yaitu kontak langsung, kontak silang dan inhalasi, perbedaannya adalah :

1. Kontak Langsung

Mengonsumsi secara langsung kacang tanah merupakan salah satu jenis penyebab alergi kacang yang digolongkan ke dalam kontak langsung. Ketika tubuh tidak bisa menerima protein ini, maka secara langsung tubuh Anda akan bereaksi dan menolak dan berujung pada alergi.

2. Kontak Silang

Maksud dari kontak silang ini adalah alergi yang disebabkan karena mengonsumsi hasil olahan kacang menjadi suatu makanan. Contohnya seperti selai kacang, tempe ataupun bumbu kacang untuk sate, gado-gado. Selain itu, bisa jadi terjadi ketika Anda sedang memproses kacang menjadi suatu makanan dan terkena kulit, dan berujung pada alergi.

3. Inhalasi

Inhalasi adalah salah satu penyebab alergi yang dikarenakan Anda menghirup udara maupun debu yang mengandung kacang. Salah satu contohnya adalah ketika Anda berada di area tepung kacang, olahan bumbu kacang, kebun kacang maupun minyak goreng hasil dari menggoreng kacang.

Selain itu ada beberapa faktor yang mendukung seseorang bisa mengalami alergi kacang, di antaranya:

1. Usia

Fase yang paling rentan mengalami alergi makanan paling umum terjadi pada anak-anak, terutama balita dan bayi. Seiring bertambahnya usia, sistem pencernaan Anda akan menjadi lebih matang, dan tubuh Anda cenderung bereaksi dan bisa memilah jenis makanan apa yang bisa diterima dan tidak bisa diterima yang berujung pada alergi.

2. Anggota Keluarga dengan Alergi

Tidak hanya penyakit keras yang bisa menurun, alergi juga bisa terjadi karena faktor keturunan. Jika salah satu keluarga Anda pernah mengalami alergi kacang, maka bisa jadi Anda memiliki alergi terhadap makanan tertentu, bahkan mengalami alergi kacang.

3. Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik atau yang biasa dikenal dengan peradangan kulit, selain disebabkan karena asma, juga terjadi karena adanya alergi tertentu. Meski kulit Anda dari luar terlihat tidak ada masalah. Namun, peradangan masih bisa tetap aktif terjadi di area bawah permukaan sehingga bisa kambuh kapan saja dan salah satunya terjadi ketika Anda mengalami alergi terhadap makanan. Ciri-cirinya adalah kulit menjadi kering, rasa gatal yang tak tertahankan dan kulit menjadi bersisik. Saat Anda merasa gatal, hal ini bisa saja mengganggu istirahat tidur Anda dan bahkan bisa mengganggu tidur orang lain, karena bisa saja Anda harus meminta bantuan orang lain untuk mengurangi rasa gatal.

Setelah kita mengetahui faktor-faktor penyebab alergi kacang, mari mengenal ciri-ciri orang yang mengalami alergi kacang, agar Anda bisa segera melakukan penanganan dini jika mendapati gejala-gejala sebagai berikut:

1. Suara

Salah satu ciri Anda mengalami alergi kacang adalah sesak napas, dimana Anda mengeluarkan suara seperti orang yang mengalami sesak napas. Ketika Anda setelah mengonsumsi kacang dan mengeluarkan suara berdecit (wheezing) selayaknya orang yang mengalami asma, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter, karena itu merupakan salah satu tanda tubuh Anda menolak atau alergi dengan kacang

2. Gatal-gatal

Gejala alergi yang paling mudah dikenali adalah ketika kulit menjadi gatal dan disertai bintik yang berwarna kemerah-merahan. Pada umumnya gejala ini menyerang pada area permukaan perut, kulit lengan dan kaki, atau area kulit tubuh anda. Gatal-gatal merupakan reaksi awal dari peningkatan senyawa histamine (senyawa yang memicu alergi) di dalam sel darah yang diikuti oleh warna merah pada area kulit.

3. Sulit untuk Menelan

Ketika Anda mengalami kesusahan dalam menelan makanan dan diikuti oleh muntah-muntah, ini bisa menjadi gejala awal dari Alergi. Gejala ini dalam istilah medisnya dikenal dengan “disfagia’, dimana kondisi Anda tidak bisa menelan apa yang anda makan karena reaksi alergi yang ditimbulkan oleh tubuh. Selain itu, kerongkongan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan normal.  Apabila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami hal ini, segera cari bantuan medis secepatnya.

4. Mulut Menjadi Gatal

Ketika Anda setelah mengonsumsi makanan dan mulut Anda menjadi terasa gatal, bisa jadi itu pertanda mengalami alergi. Rasa gatal di area mulut sering dihubungkan dengan gejala alergi mulut terhadap suatu makanan. Beberapa orang yang mengalami ini, cenderung kesulitan mengonsumsi sayuran, atau beberapa buah-buahan yang masih mentah, karena takut akan reaksi alergi yang ditimbulkan.

5. Bersin dan Mata Gatal

Tidak hanya identik dengan demam, mata gatal disertai bersin juga merupakan salah satu gejala dari alergi makanan. Hal ini disebabkan adanya peradangan pada lapisan lendir di area hidung dilandasi oleh reaksi alergi. Jika Anda mengalami gejala seperti itu setelah mengonsumsi makanan, disarankan Anda memeriksa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Sulit Bernafas

Sistem pernapasan manusia terdiri dari hidung, tenggorokkan dan paru-paru dan reaksi alergi yang menyerang pada bagian pernafasan biasa saja terjadi dikarenakan polusi, debu, asap ataupun bau-bau dari aroma makanan  yang menyebabkan alergi. Ketika hidung anda menolak aroma bau kacang maka penderitanya akan mengalami gangguan pernafasan dikarenakan adanya penyempitan di area paru-paru. Jika anda sudah merasakan gejala seperti ini, menghubungi dokter kepercayaan Anda adalah solusi terbaik.

7. Pencernaan Tidak Lancar

Salah satu gejala yang gampang dikenali ketika Anda mengalami alergi dan menyerang di area pencernaan adalah, sakit perut, kembung diare dan saluran pembuangan makanan tertutup. Hal ini disebabkan karena kurangnya enzim pencernaan dan ketidakseimbangan pada saluran pencernaan. Jika Anda mengalami gejala seperti ini hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah minum yoghurt.

Itulah penjelasan mengenai mengapa seseorang bisa terkena dan apa saja gejala orang yang terkena alergi kacang. Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala tersebut, jangan lupa untuk segera dibawa ke dokter kepercayaan Anda ya.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Yoghurt untuk Kulit

Sumber:
RobyNO’Brien (2019). Food Allergies : The Hidden Truth About Peanuts. www.robynobrien.com
Healthline (2018). Can Science Put an End to Peanut Allergies? www.healthline.com
CNBC (2018). Why Peanut Reactions have become “almost epidemic”- and What to do about Food Allergies. www.cnbc.com
MayoClinic (2018). Peanut Allergy. www.mayoclinic.org



Add Your Comment