Penyakit Liver: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Penyakit Liver: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Penulis: Ratna

Liver atau hati adalah organ yang memiliki fungsi penting bagi tubuh manusia. Organ ini berperan penting pada proses metabolisme, penyimpanan energi, dan detoksifikasi limbah. Selain itu, juga berperan untuk mencerna makanan, mengubahnya menjadi energi, dan menyimpan energi. Liver juga membantu menyaring zat beracun keluar dari aliran darah.

Penyakit liver sering kali disebabkan oleh berbagai faktor yang merusak liver, seperti virus, penggunaan alkohol dan obesitas. Selain itu, penyakit liver bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik.

Penyebab Penyakit Liver

Ada banyak faktor yang menyebabkan penyakit liver. Berikut ini faktor-faktor penyebabnya, antara lain:

1. Infeksi virus

Parasit dan virus dapat menginfeksi liver, menyebabkan peradangan yang menurunkan fungsi liver. Virus dapat menyebar melalui darah, air mani, makanan atau minuman yang terkontaminasi, dan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Jenis infeksi hati yang paling umum adalah virus hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C.

2. Kelainan sistem kekebalan

Penyakit sistem kekebalan atau autoimun menyerang bagian tertentu dari tubuh dan dapat memengaruhi fungsi hati.

3. Genetika

Gen abnormal yang  dari salah satu atau kedua orang tua dapat menyebabkan berbagai zat menumpuk pada hati dan mengakibatkan kerusakan hati. Penyakit hati genetik sering kali meliputi hemokromatosis dan defisiensi alfa-1 antitripsin.

4. Kanker hati

Jenis kanker hati yang sering terjadi yaitu karsinoma hepatoseluler. Kanker ini cenderung berkembang sebagai beberapa olahraga kecil kanker pada hati. Komplikasi penyakit hati lainnya, terutama yang tidak mendapat pengobatan dapat berkontribusi pada perkembangan kanker hati.

5. Penyakit liver akibat alkohol

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan penyakit liver. Alkohol dapat merusak sel-sel pada hati pada saat hati menyaring alkohol dalam darah.

6. Penumpukan lemak pada liver

Kondisi ini disebut juga dengan non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). Penumpukan lemak yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada liver. Hal ini sering kali terjadi pada orang yang mengalami obesitas.

Gejala Penyakit Liver

Gejala yang terjadi umumnya berbeda-beda berdasarkan penyebabnya. Namun, ada beberapa gejala umum yang mungkin mengindikasikan penyakit liver. Berikut ini gejala umum yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Kulit dan mata kuning atau penyakit kuning
  • Urine berwarna gelap
  • Feses pucat, berdarah, atau hitam
  • Pergelangan kaki, tungkai, atau perut bengkak
  • Mual
  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Kelelahan
  • Gatal pada kulit
  • Tubuh mudah memar

Diagnosis

Langkah-langkah yang umumnya dokter lakukan untuk mendiagnosis penyakit ini, antara lain:

  • Memulai dengan melihat riwayat kesehatan dan menanyakan tentang riwayat keluarga yang memiliki masalah hati. Selanjutnya, dokter mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan tentang gejala yang terjadi, termasuk kapan gejala mulai muncul.
  • Selain itu, dokter juga akan menanyakan tentang pola makan penderita. Dokter juga akan menanyakan obat yang pasien konsumsi, termasuk vitamin dan suplemen.

Setelah mengumpulkan semua informasi ini, dokter mungkin melakukan beberapa prosedur pemeriksaan, antara lain:

  • Tes fungsi hati
  • Tes hitung darah lengkap terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit
  • CT scan, MRI, atau ultrasonik untuk memeriksa kerusakan hati atau tumor
  • Biopsi hati, yang melibatkan pengambilan sampel kecil dari hati untuk keperluan pemeriksaan
  • Tes genetik

Pengobatan

Metode pengobatan untuk penyakit liver umumnya tergantung pada penyebab, tingkat keparahan, dan riwayat kesehatan penderita. Pengobatan secara dini dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit liver tahap kronis.

Baca Juga: 10 Pengobatan Alami untuk Penyakit Liver

Berikut ini metode pengobatan yang umum, antara lain:

  • Pemberian obat antivirus untuk mengobati hepatitis
  • Obat steroid untuk mengurangi peradangan hati
  • Mengonsumsi obat tekanan darah
  • Vitamin dan suplemen untuk meningkatkan kesehatan hati
  • Dalam beberapa kasus, pasien mungkin memerlukan pembedahan untuk mengangkat semua atau sebagian hati. Umumnya, transplantasi hati hanya dilakukan jika pilihan pengobatan lainnya gagal.

Selain melakukan pengobatan, perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengurangi gejala yang terjadi. Berikut ini adalah rekomendasi gaya hidup sehat, antara lain:

  • Membatasi alkohol
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Minum banyak air
  • Menerapkan pola makan yang sehat dan mengurangi lemak, gula, dan garam

Baca Juga: Ketahui 7 Penyebab Sirosis Hati dan Gejalanya

Sumber

Healthline. 2019. Liver Disease. www.healthline.com

Mayo Clinic. 2020. Liver Disease. www.mayoclinic.org

MedicineNet. 2019. Liver Disease. www.medicinenet.com

NHS. 2017. Liver Disease. www.nhs.uk



Add Your Comment