Mood yang Mudah Berubah saat Hamil

Mood yang Mudah Berubah saat Hamil

Penulis: Emy | Editor: Atsa

Seseorang yang sedang hamil mungkin memiliki beberapa pengalaman dengan perubahan suasana hati. Perubahan suasana hati selama kehamilan adalah hal yang normal.

Ketika hamil, Anda akan merasa senang karena kehamilan tersebut, namun juga bisa mengalami stres karena beragam kekhawatiran. 

Selain itu, hormon-hormon kehamilan seperti estrogen dan progesteron juga berkontribusi atas pasang surut emosional ini, terutama dalam tiga bulan pertama.

Baca Juga: Cara Menurunkan Hormon Kortison untuk Atasi Stres

Penyebab perubahan mood saat hamil

Perubahan suasana hati yang naik turun secara tiba-tiba selama kehamilan dapat disebabkan oleh tekanan fisik, kelelahan, perubahan metabolisme Anda, atau oleh hormon estrogen dan progesteron.

Perubahan signifikan dalam kadar hormon Anda dapat memengaruhi tingkat neurotransmiter Anda, yang merupakan bahan kimia otak yang mengatur suasana hati.

Umumnya perubahan suasana hati dialami wanita hamil pada trimester pertama antara 6 hingga 10 minggu dan kemudian lagi pada trimester ketiga saat mendekati kelahiran.

Pada masa tersebut, Anda mungkin merasa bahwa Anda menjadi lebih mudah sedih atau mudah tersinggung daripada sebelumnya. Meski demikian, hal tersebut normal terjadi di masa kehamilan.

Tips! Manajemen mood swings secara mandiri

Penting untuk dipahami bahwa Anda tidak sendirian. Perubahan suasana hati hanyalah aspek lain dari pengalaman kehamilan. Mengetahui bahwa apa yang Anda alami adalah normal dapat membantu Anda mengatasinya.

Ada banyak hal yang dapat Anda coba yang dapat membantu membuat suasana hati Anda lebih mudah dikelola:

1. Berbagi cerita

Salah satu penangkal terbaik untuk merasa sedih atau tertekan adalah berbicara dengan seseorang. Cobalah jujur ​​tentang apa yang Anda rasakan dengan pasangan, teman, dan keluarga Anda.

Anda juga dapat menemukan dukungan dan saran dari teman yang juga seorang ibu, mereka tahu persis apa yang Anda alami.

Jika Anda lebih suka berbicara dengan seseorang secara rahasia, Anda selalu dapat mengobrol dengan dokter umum atau bidan.

2. Istirahat yang cukup

Lebih sulit untuk mengatur suasana hati saat Anda lelah, jadi penting untuk memastikan Anda cukup tidur. Mengambil tidur siang dapat membantu menebus tidur yang mungkin kurang nyenyak di malam hari.

Jika Anda mendekati tanggal jatuh tempo, pertimbangkan untuk mengambil cuti hamil lebih awal dari yang Anda rencanakan. Ini mungkin memberi Anda waktu ekstra untuk merelaksasikan diri sebelum melahirkan

Baca Juga: Tips Ampuh untu Tidur Nyenyak dan Berkualitas

3. Luangkan waktu untuk bersenang-senang

Lakukan sesuatu yang akan membantu mengalihkan pikiran Anda dari kehamilan Anda untuk sementara waktu. Tonton film yang menyenangkan, makan siang bersama teman, atau duduk bersantai di teras rumah saat pagi hari.

4. Lakukan olahraga ringan

Olahraga mampu menurunkan hormon stres dan meningkatkan suasana hati. Anda tidak perlu melakukan latihan yang berat untuk mendapatkan manfaatnya. Berjalan-jalan di udara segar, atau melakukan latihan yoga sederhana bisa membantu dalam menurunkan stres.

5. Bonding dengan pasangan

Seringkali yang paling dekat dengan Anda lah yang paling menderita dari perubahan suasana hati Anda. Ini mungkin karena kita merasa dicintai dan cukup aman di sekitar mereka untuk mengekspresikan kemarahan dan frustasi Anda.

Mungkin sulit bagi pasangan Anda untuk mengetahui bagaimana bersikap ketika emosi Anda tidak dapat diprediksi. Beritahu pasangan bahwa Anda masih mencintai dan menghargainya sehingga secara pribadi pasangan dapat mengerti dan meredakan ketegangan.

Di saat-saat tenang Anda, cobalah untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama suami. Ini akan membantu memperkuat hubungan sebelum bayi Anda lahir.

Pasangan Anda mungkin juga memiliki kekhawatiran sendiri tentang menjadi seorang ayah. Mengobrol bersama dapat membantu mengalihkan pikiran Anda dari kekhawatiran, serta membantu Anda merasa lebih dekat dengan pasangan.

6. Ikut kelas senam kehamilan berpasangan

Yoga berpasangan membantu memperdalam ikatan dan pengertian antara Anda dan pasangan. Anda akan menemukan bahwa sentuhan pasangan Anda secara alami memperdalam pernapasan Anda dan membantu Anda melepaskan ketegangan.

Baca Juga: Mengenak Prenatal Yoga bagi Ibu Hamil

7. Berhentilah merasa bersalah

Kehamilan adalah peristiwa yang mengubah hidup. Anda pasti merasa kewalahan, mudah tersinggung, dan cemas kadang-kadang, bahkan jika Anda menginginkan bayi selama bertahun-tahun. Jadi berbaik hatilah pada diri sendiri dan terimalah bahwa Anda akan memiliki perasaan negatif dan perasaan indah tentang kehamilan Anda.

Kapan harus mencari bantuan profesional?

Jika perubahan suasana hati Anda berlangsung lebih dari dua minggu dan tampaknya tidak menjadi lebih baik, minta lah rujukan ke dokter Anda. Depresi memang paling banyak terjadi pada wanita selama masa kehamilan tetapi dapat terjadi juga pada usia berapa pun.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Depresi dan Stres

Sumber

American Pregnancy Association. Mood Swings during Pregnancy. www.americanpregnancy.org

Verywell Family. 2019. Why You Have Mood Swings During Pregnancy and How to Cope. www.verywellfamily.com

Baby Center. Mood swings in pregnancy. www.babycenter.com