Mencegah Munculnya Luka Bekas Cacar Air

mencegah bekas cacar

Penulis: Dita | Editor: Atsa

Karena sifatnya yang sangat menular, cacar air kerap menyerang usia dewasa. Pemberian vaksin di usia anak-anak memang mampu menurunkan risiko terkena penyakit ini. Namun kadang cacar air masih bisa menyerang saat seseorang sudah dewasa.

Rasa gatal memang menjadi hal yang paling meresahkan ketika seseorang terkena cacar air. Namun ketika Anda menggaruk secara berlebihan, guratan-guratan sisa cacar akan meninggalkan kerusakan di permukaan kulit. Kerusakan ini akan menjadi bekas yang tentu sangat mengganggu. Terutama jika berada di wajah.

Cara Mencegah Munculnya Bekas Luka Cacar

Bicara mengenai cara menghindari bekas luka cacar tentu saja adalah dengan cara mencegahnya. Bisa dengan melakukan vaksinasi hingga menghindari kontak langsung dengan penderita. Tapi jika sudah terlanjur terinfeksi, cara paling mudah agar lukanya tidak berbekas adalah dengan berhenti menggaruknya sebelum terjadi infeksi yang lebih parah. Cara-cara berikut ini akan membantu Anda dan anak Anda untuk mencegah munculnya bekas luka dari cacar air:

1. Oleskan Obat Kulit

Saat berkunjung ke dokter untuk berobat, mintalah kepada tenaga kesehatan untuk memberikan obat pengurang rasa gatal. Krim anti gatal seperti losion calamine dan losion lidah buaya yang banyak dijual di pasaran juga bisa Anda gunakan dengan saran dokter. Selain itu, meletakkan es batu langsung ke atas permukaan kulit akan membantu untuk mengurangi rasa gatalnya.

2. Minum Obat Antihistamin

Anti histamine merupakan kelompok obat-obatan yang biasa diresepkan dokter untuk mengobati berbagai reaksi alergi. Selain mengurangi gatal, konsumsi antihistamin sesuai dosis yang dianjurkan akan membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak.

3. Gunakan Oat Gandum Mentah

Ambil semangkuk oat gandum yang belum dimasak kemudian masukkan ke dalam kantong kain. Ikat ujungnya dengan tali kemudian celupkan ke dalam air hangat. Peras kantong berisi gandum itu berulang kali hingga muncul endapan di permukaan air. Endapan ini akan membantu menghentikan rasa gatal pada cacar.

4. Menggunakan Sarung Tangan

Jika yang terkena cacar adalah anak Anda yang masih sangat kecil, memasangkan sarung tangan akan jadi cara efektif mencegah mereka menggaruk terlalu dalam. Anak-anak yang sudah mengerti tentang bahaya menggaruk luka cacar juga masih perlu diingatkan agar tidak menggaruk.

5. Menjaga Kebersihan Tubuh dan Kuku

Untuk menghindari infeksi yang semakin parah dan mencegah terjadinya bekas luka cacar, memastikan kuku tetap bersih adalah hal yang wajib. Selain itu, pantangan mandi saat Anda terkena cacar sebenarnya juga tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, tidak mandi justru akan menambah kotoran dan keringat yang bertumpuk di permukaan kulit. Akibatnya, Anda malah jadi merasa semakin gatal.

Saat mandi, hindari menggosok kulit dengan sabun. Alih-alih menggosok dengan keras, cobalah membersihkan kulit dengan usapan lembut agar cacar yang berisi air di permukaan kulit tidak pecah. Agar rasa gatal berkurang, Anda bisa mencoba resep mandi dengan air oat atau gandum yang dicampur air hangat kemudian bilas dengan air bersih lalu keringkan.

6. Jangan Mengenakan Pakaian yang Salah

Karena cacar sangat mudah pecah, hindari tekanan atau gesekan terutama dengan permukaan pakaian yang Anda kenalan. Baju yang berbahan kasar atau ketat selain bisa memicu cacar pecah juga bisa menyebabkan Anda berkeringat. Carilah baju yang berkancing di depan agar mudah dilepaskan.

Menghindari bekas luka cacar memang bukan perkara mudah. Selain dengan menggunakan langkah-langkah pencegahan di atas, jangan lupa tetap berkonsultasi dengan dokter. Beberapa saran kesehatan mungkin akan Anda dapatkan dengan berkunjung ke klinik terdekat.

Baca Juga: 7 Manfaat Vitamin E untuk Kulit

 

Sumber:
Skin Help (2018). Avoiding Chicken Pox Scars. www.skinhelp.co.uk
Health Guidance (2019). How to Prevent Chicken Pox Scars. www.healthguidance.org