Memahami Prosedur Operasi Cabut Kuku

Memahami Prosedur Operasi Cabut Kuku

Penulis: Umi Fatimah

Operasi cabut kuku (dalam istilah medis disebut onikektomi) merupakan prosedur bedah kecil yang dilakukan untuk mengangkat kuku yang rusak. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kuku yang tumbuh ke dalam (cantengan), infeksi, atau cedera kuku traumatis.

Prosedur operasi cabut kuku ini bisa dilakukan dengan mengangkat seluruh kuku, sebagian kuku, atau bahkan mengangkat sebagian jaringan di sekitar kuku, tergantung berdasarkan tingkat keparahan kondisi kuku pasien.

Dalam artikel ini akan membahas mengenai persiapan, prosedur, dan pemulihan operasi pencabutan kuku. Dengan memahami proses operasi pencabutan kuku Anda dapat mempersiapkan prosedur dan menjalani proses pemulihan dengan mudah.

Baca Juga: Waspadai 10 Penyakit Kuku yang Tidak Boleh Daibaikan!

Persiapan Operasi Cabut kuku

Sebelum menjalani operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menilai kondisi kuku dan kulit sekitarnya. Jika dokter menilai kondisi kuku pasien sudah rusak atau keadaan parah, maka dokter akan memutuskan untuk mencabut kuku seluruhnya hingga ke dasarnya.

Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan pasien, seperti penyakit atau operasi lain yang pernah Anda jalani. Pastikan Anda memberitahukan pada dokter jika Anda pernah mengalami atau mengidap:

  • Alergi terhadap lateks atau selotip
  • Gangguan perdarahan
  • Diabetes
  • Alergi obat
  • Obat-obatan yang Anda konsumsi, (termasuk obat resep, nonresep, dan produk herbal).

Jika sudah tiba jadwal operasi cabut kuku, penting bagi Anda untuk melakukan beberapa persiapan sebelum menjalani operasi, termasuk:

  • Hapus semua cat kuku dari kuku dan lepas kuku akrilik (kuku palsu) bila Anda menggunakannya.
  • Lepaskan semua perhiasan (terutama cincin) bila prosedur cabut kuku dilakukan pada kuku tangan
  • Jika tidak ada instruksi khusus dari dokter, pada hari operasi Anda boleh mandi, makan, atau minum obat seperti biasa
  • Anda tidak boleh mengendarai mobil atau motor pada hari operasi
  • Untuk operasi kuku kaki, pastikan Anda mengenakan sandal atau sandal karena perban akan dipasang setelah operasi untuk mencegah pendarahan.

Prosedur Operasi Cabut Kuku

Operasi cabut kuku biasanya merupakan prosedur rawat jalan yang melibatkan penggunaan anestesi (obat bius) lokal. Anestesi lokal berarti pasien akan tetap terjaga sepanjang prosedur bedah berlangsung, tetapi tidak dapat melihat operasi Anda atau merasakan sakit apa pun selama operasi.

Selama operasi, dokter akan memasangkan tourniquet (pita elastis ketat) di jari kaki pasien untuk menghentikan pendarahan saat kuku kaki dicabut. Setelah anestesi disuntikkan dan memastikan area di sekitar kuku pasien mati rasa, dokter akan membuat sayatan kecil pada kulit di dasar kuku. Kemudian dokter akan menggunakan alat khusus untuk mengangkat seluruh kuku atau hanya sebagian kuku yang terinfeksi.

Pada kasus cantengan yang parah dan berulang, dokter akan membuang jaringan pertumbuhan kuku. Proses pembuangan jaringan kuku ini dilakukan dengan mengoleskan obat asam fenol ke seluruh atau sebagian dasar kuku untuk menghentikan pertumbuhan kuku kembali.

Setelah kuku dicabut, area tersebut dijahit dan dibalut dengan perban. Prosedur operasi cabut kuku biasanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dan kemudian Anda bisa pulang.

Pasca Operasi Cabut Kuku

Efek anestesi lokal biasanya akan hilang setelah sekitar 2 hingga 3 jam. Dalam beberapa jam pertama setelah operasi, area di sekitar kuku Anda mungkin akan terasa mati rasa. Setelah itu, Anda mungkin merasakan nyeri dan berdenyut.

Dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri untuk meredakan rasa sakit yang muncul setelah operasi cabut kuku. Anda juga akan diberi resep tablet antibiotik untuk mencegah infeksi pada luka operasi. Ikuti petunjuk penggunaan obat sesuai anjuran dokter.

Selama 48 jam setelah operasi cabut kuku, sebaiknya Anda beristirahat dengan mengangkat kaki ke atas, lebih tinggi dari posisi tubuh untuk mengurangi risiko pembengkakan dan pendarahan.

Pada dasarnya, kecepatan penyembuhan setiap orang berbeda-beda. Namun, diperkirakan paling tidak 2–3 minggu hingga area dasar kuku akan pulih.

Biasanya, kuku jari tangan akan tumbuh kembali dalam 6 bulan, sementara kuku kaki akan tumbuh dalam 18 bulan, tetapi bisa juga membutuhkan waktu lebih lama sampai kuku kembali tumbuh.

Dokter juga akan memberitahu Anda kapan Anda dapat kembali melakukan aktivitas fisik normal. Selama pemulihan, Anda disarankan untuk menghindari berolahraga atau melakukan aktivitas berat selama 2 minggu setelah operasi. Selama menggunakan perban, Anda juga harus menjaga agar perban tetap kering.

Untuk perawatan pasca operasi cabut kuku, Anda juga perlu mengganti perban secara berkala. Dokter akan memberitahu Anda kapan dan bagaimana cara mengganti perban. Pastikan Anda memperhatikan dan mengikuti instruksi dokter dengan cermat.

Penting untuk diketahui bahwa infeksi dapat terjadi selama beberapa minggu pertama setelah operasi. Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami peningkatan rasa sakit, bengkak dan kemerahan, atau keluarnya nana dari luka operasi.

Baca Juga:

 

Sumber

Health Direct. Surgery for ingrowing toenail (adult). healthdirect.gov.au

Medical News Today. What to know about ingrown toenail surgery. medicalnewstoday.com

NHS. Nail Surgery. nth.nhs.uk

The Royal Orthopaedic Hospital. NHS. Nail Surgery. roh.nhs.uk

Verywell Health. Ingrown Nail Surgery. verywell.com