Manfaat Tumbuhan Katuk untuk Memperlancar ASI

Manfaat Tumbuhan Katuk untuk Memperlancar ASI

Penulis: Devita | Editor: Ratna

Ditinjau oleh: dr. Putri Purnamasari 

Terakhir ditinjau: 16 Maret 2023

 

Katuk adalah salah satu tumbuhan semak yang banyak tumbuh di daerah Tropis seperti Amerika tengah dan Asia, terutama di daratan Indonesia. Tumbuhan dengan nama latin Sauropus androgynus ini mengandung nutrisi seperti antioksidan, karotenoid, natrium, kalium, fosfor, zat besi, tembaga, seng, mangan, kobalt, dan vitamin A, B, serta C. Daun katuk memiliki ukuran 2 sampai 3 cm yang tumbuh secara acak di batang dengan bentuk lonjong meruncing, tulang daun menyirip, dengan tepi daun rata, dan gagang daun tumpul.

Katuk dinilai sebagai tanaman yang menyehatkan karena memiliki berbagai manfaat baik bagi tubuh seperti membantu memperlancar ASI, meredakan demam, mengobati masalah urin, mengendalikan gula darah, menurunkan berat badan, melindungi organ seperti hati, ginjal, dan limfa. Klorofil atau zat hijau dan pada katuk bisa membantu mengatasi permasalahan usus besar dan stres oksidatif dan sistem pencernaan. Bacalah artikel ini untuk mengetahui seperti apa manfaat katuk dalam meningkatkan produksi ASI dan manfaat lainnya untuk kesehatan.

Baca Juga: 9 Manfaat Apel untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Membantu Meningkatkan Produksi ASI dan Mendukung Kehamilan

ASI merupakan nutrisi utama bagi bayi untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangannya. Katuk mengandung sterol yang telah diteliti bersifat estrogenic sehingga memberikan efek hormonal dapat meningkatkan produksi ASI. Fitosterol dan papaverine dalam katuk dapat meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin untuk menambah produksi ASI.

Untuk itu, ibu hamil penting mengonsumsi katuk sebagai nutrisi tambahan untuk memperlancar produksi ASI di masa menyusui. Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk dirinya dan bayi, salah satu nutrisi tambahan yang baik adalah daun katuk. Daun katuk memiliki kandungan vitamin V6, vitamin C, vitamin D, lemak, serat, protein, dan karbohidrat yang dapat meningkatkan kualitas ASI sehingga kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi.

Selain untuk ibu menyusui membantu meningkatkan produksi ASI, katuk juga baik untuk nutrisi ibu hamil. Katuk mengandung fitokimia yang berperan membantu meningkatkan hormon kewanitaan yang baik untuk kehamilan. Katuk juga bagus untuk kulit saat dikonsumsi oleh ibu hamil. Mengonsumsi katuk membuat kulit dan rambut ibu hamil menjadi lebih sehat dan lembut.

Bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil, sebaiknya mencoba untuk mengonsumsi katuk sebagai makanan keseharian. Katuk juga baik untuk membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.

Manfaat Lain Katuk untuk Kesehatan

Kandungan nutrisi dalam daun katuk dapat memberikan berbagai efek positif bagi kesehatan. Tidak ada salahnya menjadikan katuk sebagai makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Berikut ini adalah manfaat lain dari katuk selain meningkatkan produksi ASI:

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Ibu pasca melahirkan terkadang mengonsumsi katuk sebagai diet yang sehat sebab tidak memberikan efek buruk bagi ASI. Sebuah penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun katuk dapat membantu mengurangi jaringan lemak dalam tubuh sehingga membantu mencegah obesitas dan menurunkan berat badan.

2. Mengurangi Peradangan

Daun katuk mengandung zat anti inflamasi yang berperan mengatasi peradangan dalam tubuh. Tubuh biasanya mengalami peradangan sebagai respon sistem kekebalan tubuh saat terjadi infeksi yang menyerang.

3. Antioksidan yang Membantu Mengurangi Stres Oksidatif pada Tubuh

Daun katuk mengandung vitamin C dan karotenoid yang bersifat sebagai antioksidan. Antioksidan memiliki peranan penting dalam melindungi sel dari kerusakan akibat stress oksidatif yang timbul karena efek polusi, radiasi, dan sinar UV yang berlebihan. Stres oksidatif diketahui dapat memicu beberapa penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

4. Mempercepat Penyembuhan Luka

Vitamin C dalam daun katuk penting dalam pembentukan kolagen pada kulit saat terjadi luka. Luka menyebabkan bagian luar kulit mengalami kerusakan. Rutin mengonsumsi daun katuk dapat membantu pemecahan vitamin C menjadi kolagen yang mempercepat perbaikan sel kulit kulit yang rusak.

Baca Juga: Berbagai Macam Manfaat Daun Beluntas bagi Kesehatan

Sumber

Dr Health Benefit. 20 Scientific Health Benefits of Katuk Plant. www. drhealthbenefits.com

Healthline (2018). Inflammation: What You Need to Know. www.healthline.com

Kemas (2020). The Effect of Katuk (Sauropus androgunus (L) Merr) Leaf Biscuit on Increasing Prolactine Levels of Breastfeeding Mother. www.journal.unnes.ac.id

Nutrional Diversity (2020). Best Katuk Rankings, Benefits, Side Effects & Experience. www.nutrionaldiversity.com

The Bump (2020). 5 Ways to Power Boost Your Breast Milk. www.thebump.com