Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan

Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan

Penulis: Helen | Editor: Niahappy

Ditinjau oleh: dr. Bianda Dwida

Terakhir ditinjau: 23 Juli 2020

 

Kebanyakan orang mengenal minyak zaitun merupakan alternatif utama untuk meningkatkan kecantikan wajah. Namun, di negara lain minyak zaitun meskipun terkenal dengan harganya yang tidaklah murah, beberapa orang rela untuk membeli karena dikenal memiliki beberapa khasiat lain terutama untuk kesehatan. Nah, penasaran kan? Mari simak penjelasannya di bawah ini:

Baca Juga: 8 Manfaat Minyak Kelapa bagi Kesehatan dan Kecantikan

1. Merawat Kesehatan Rambut

Untuk para kaum hawa, rambut Anda sering kali diwarnai, diluruskan, dikeriting ataupun terkena beberapa obat kimia. Tentu saja rambut Anda akan mengalami penurunan fungsi seperti patah, rontok, kering dan bahkan rusak.

Namun tidak perlu khawatir, dengan rutin memberikan minyak zaitun pada rambut, maka kandungan vitamin E nya akan memelihara kesehatan rambut.

Selain itu, rambut Anda juga semakin tebal dan bersinar secara alami. Nah, ketika rambut Anda mengalami kebotakan, minyak zaitun bisa dijadikan pilihan untuk mempercepat pertumbuhan rambut Anda.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Pada penelitian yang dipublikasi dalam American Heart Association, para peneliti menemukan mereka yang makan lebih dari setengah sendok makan minyak zaitun setiap hari memiliki risiko 15% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan 21% lebih rendah risiko penyakit jantung koroner.

Bahkan dengan mengganti satu sendok teh mentega, margarin, mayonaise atau lemak susu dengan jumlah minyak zaitun yang sama mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 5% dan penyakit jantung koroner sebesar 7%. Namun, mengonsumsi lebih banyak minyak zaitun tidak memengaruhi risiko stroke.

3. Kaya akan Lemak Tak Jenuh Tunggal yang Sehat

Sekitar 14% minyak zaitun terdiri dari lemak jenuh, sedangkan 11% adalah lemak tak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3. Selain itu, sebanyak 73% dalam minyak zaitun juga mengandung asam lemak utama yaitu lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat.

Studi dalam National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa asam oleat mengurangi peradangan. Lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, menjadikan minyak zaitun extra virgin pilihan yang sehat untuk memasak.

Meski begitu, lebih disarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun tanpa terkena proses masak yang panas. Misalnya saja untuk dressing salad atau diminum, dibandingkan untuk menumis atau menggoreng.

4. Mengandung Antioksidan Tinggi

Selain mengandung asam lemak yang bermanfaat bagi tubuh, minyak zaitun juga kaya akan antioksidan, vitamin E, dan vitamin K. Di mana berdasarkan hasil penelitian, antioksidan yang terkandung dalam minyak zaitun mampu melindungi kolesterol dalam darah dan membantu tubuh melawan peradangan.

5. Mencegah dan Mengurangi Risiko Kanker

Minyak zaitun memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi serta vitamin E yang dipercaya bisa mencegah resiko terkena kanker, khususnya kanker payudara dan kulit. Untuk kanker kulit, minyak zaitun bisa digunakan sebagai tabir surya untuk mencegah sinar matahari dan melindungi kulit dari UVA dan UVB.

Dalam kasus kanker payudara, lemak yang ada pada minyak zaitun bermanfaat untuk melawan berkembangnya tumor yang bisa berujung pada kanker payudara. Hal ini dikarenakan, minyak zaitun memiliki kandungan asam oleat, lemak tak jenuh serta senyawa bioaktif dalam hal ini antioksidan, untuk memperkecil pertumbuhan tumor.

Meski begitu, penelitian tentang manfaat minyak zaitun sejauh ini hanya di lab dan pada jenis tertentu dari kanker payudara (jenis kanker payudara ada beberapa). Penelitian belum dicoba ke manusia sehingga belum bisa dibuktikan apakah efek minyak zaitun juga memberikan efek yg sama bila dikonsumsi oleh manusia.

Karena itu diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah minyak zaitun benar-benar mengurangi risiko kanker.

6. Menghindari Penyakit Alzheimer

Alzheimer disebabkan karena adanya penumpukan plak beta Amyloid di dalam sel otak manusia. Dengan menerapkan pola diet menggunakan minyak zaitun, dapat membantu otak manusia terlindungi dari melemahnya kemampuan kognitif otak manusia.

Ini karena minyak zaitun bisa membantu mengurangi  sel-sel dalam otak agar tidak terkena racun yang bisa berpotensi terjadinya kehilangan ingatan. Namun, sejauh ini penelitian hanya dilakukan uji coba pada hewan berupa tikus, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian tentang dampak minyak zaitun dan Alzheimer pada manusia.

7. Mengontrol Tekanan darah

Selain mengurangi gula ataupun asupan yang rasanya manis, minyak zaitun bisa dijadikan pilihan terbaik dalam program diet Anda. Mengganti minyak goreng yang biasa Anda gunakan untuk memasak dapat membantu Anda untuk mengontrol tekanan darah.

8. Membantu Mengobati Rheumatoid Arthritis

Minyak zaitun dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan pembengkakan akibat rheumatoid arthritis. Bahkan manfaatnya dipercaya dapat lebih maksimal bila dikombinasikan dengan minyak ikan, yang merupakan sumber asam lemak omega-3.

Dalam sebuah penelitian, minyak zaitun dan minyak ikan secara mampu meningkatkan kekuatan genggaman tangan, mengurangi nyeri sendi, dan kekakuan di pagi hari pada orang dengan rheumatoid arthritis.

9. Memiliki Sifat Antibakteri

Minyak zaitun mengandung banyak nutrisi yang dapat menghambat atau membunuh bakteri berbahaya. Salah satunya adalah Helicobacter pylori, bakteri yang hidup di perut dan dapat menyebabkan sakit maag, serta kanker perut.

Sebuah penelitian pada manusia menunjukkan bahwa 30 gram minyak zaitun extra virgin yang diminum setiap hari, dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 10–40% orang hanya dalam dua minggu.

10. Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Kandungan vitamin E di dalam minyak zaitun bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal seperti sinar matahari yang keras atau angin.

Tekstur ringan minyak zaitun dapat digunakan sebagai  pelembap sempurna yang tidak lengket dan tahan lama serta bisa diaplikasikan untuk semua jenis kulit. Selain itu, minyak zaitun bisa digunakan untuk mengurangi peradangan jerawat, melembapkan kulit wajah, mengurangi garis-garis halus dan melindungi kulit dari penyakit serius seperti kanker kulit.

Nah inilah ragam manfaat minyak zaitun yang pastinya bermanfaat banyak untuk kesehatan tubuh dan kulit Anda. Tidak ada salahnya, untuk dipraktekkan di rumah. Selamat mencoba.

Baca Juga: Alasan Pentingnya Penggunaan Masker Wajah

Sumber

American Heart Association. Olive oil may lower heart disease risk. www.heart.org

Harvard Health Publishing. 2019. Choosing oils for cooking: A host of heart-healthy options. www.health.harvard.edu

NHS. 2008. Olive oil and breast cancer. www.nhs.uk

National Center for Biotechnology Information. Dietary factors that promote or retard inflammation. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

NCBI. The phenolic compounds of olive oil: structure, biological activity and beneficial effects on human health. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Ncbi. Supplementation of fish oil and olive oil in patients with rheumatoid arthritis. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Wiley Online Library. Assessment of Helicobacter pylori Eradication by Virgin Olive Oil. onlinelibrary.wiley.com



Add Your Comment