4 Jenis Makanan Penambah Hemoglobin (Hb) Darah

4 Jenis Makanan Penambah Hemoglobin (Hb) Darah

Penulis: Novi | Editor: Handa

Setiap orang dapat mengalami kekurangan hemoglobin (Hb) dalam darah. Kekurangan Hb disebabkan oleh berbagai sebab, seperti anemia, kehamilan, kelainan darah, dan gangguan hati. Bahkan beberapa orang memiliki kadar Hb yang rendah secara alami, tanpa sebab dan gejala.

Bagi Anda yang mengidap kekurangan Hb, Anda dapat mengonsumsi beragam makanan penambah Hb untuk menormalkan kembali Hb dalam darah Anda. Lantas, apa saja makanan yang bisa menambah Hb? Simak ulasan di bawah ini.

Apa Itu Hb atau Hemoglobin?

Sebelum mengetahui makanan penambah Hb, ada baiknya jika Anda mengetahui apa itu Hb. Hb atau hemoglobin adalah protein dalam sel darah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Hb juga bertugas untuk membawa karbondioksida keluar dari sel dan dikembalikan ke paru-paru untuk dihembuskan keluar tubuh.

Jumlah Hb normal pada wanita adalah 12 gram per desiliter dan pada pria adalah 13,5 gram per desiliter. Menormalkan kembali Hb dalam darah dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan cara mengonsumsi makanan penambah Hb.

Makanan Penambah Hb

Meningkatkan kadar Hb dalam darah dapat dilakukan dengan mengonsumsi berbagai kelompok makanan, di antaranya sebagai berikut:

1. Makanan yang Mengandung Zat Besi

Zat besi termasuk kandungan yang penting untuk meningkatkan Hb dalam darah. Zat besi dalam tubuh berperan memproduksi hemoglobin dan pembentukan sel darah merah (eritrosit). Oleh karena itu, penderita anemia dan Hb rendah sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat besi tinggi.

Berikut ini makanan yang kaya zat besi:

  • Makanan yang berasal dari hewan dan hasil laut. Hampir sebagian besar makanan yang berasal dari hewan memiliki kandungan zat besi yang tinggi, seperti ikan kembung, tuna, salmon, sarden, ikan air tawar, daging merah tanpa lemak, hati (baik ayam, kambing, maupun sapi), kerang-kerangan, daging ayam, udang, telur, dan rumput laut.
  • Sayuran. Sayuran merupakan bahan pangan yang sangat baik untuk dikonsumsi. Beberapa jenis sayuran bahkan memiliki kandungan zat besi yang tinggi, seperti bayam kale, brokoli, kubis, bok choy, daun kelor, jamur kancing, dan sebagian besar jenis sayuran hijau.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian. Hampir sebagian besar jenis kacang-kacangan dan biji-bijian memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Salah satunya adalah kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, almond, biji labu, kacang polong, lentil, kacang hitam, wijen, beras merah, dan biji cokelat. Selain itu, olahan kacang-kacangan dan biji-bijian pun dapat menjadi sumber zat besi yang baik, seperti tempe, tahu, dan tauge.
  • Buah-buahan. Beberapa kelompok buah-buahan juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Contoh buah segar yang kaya akan zat besi adalah kurma, semangka, jambu biji, apel, aprikot, persik, murbei, zaitun, delima, dan plum. Kismis yang merupakan buah kering pun dapat menjadi sumber zat besi dan baik pula bagi tubuh.
  • Umbi-umbian. Beberapa jenis umbi-umbian memiliki kandungan zat besi yang tinggi, salah satunya yaitu kentang.

2. Makanan yang Mengandung Asam Folat

Asam folat adalah sejenis vitamin B yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dalam darah. Tubuh akan menggunakan asam folat untuk menghasilkan heme, yaitu komponen utama hemoglobin yang membantu membawa oksigen.

Oleh karena itu, jika tubuh mengalami kekurangan asam folat, sel darah merah dalam tubuh tidak bisa matang. Hal ini menyebabkan Hb rendah dan anemia defisit folat. Beberapa makanan yang kaya asam folat, yaitu:

  • Buah bit
  • Pisang
  • Alpukat
  • Kacang tanah
  • Bibit gandum
  • Kacang merah
  • Sayuran berdaun hijau, seperti selada dan bayam
  • Daging sapi

Baca Juga : Kenali Karakteristik Khusus pada Golongan Darah AB

3. Makanan yang Mengandung Beta Karoten

Beta karoten adalah pigmen warna yang terdapat dalam tumbuhan, seperti buah dan sayur. Beta karoten memiliki peran untuk membantu penyerapan dan pengolahan zat besi dalam tubuh.

Makanan tinggi beta karoten biasanya memiliki warna kuning, oranye, dan merah. Contoh buah dan sayur yang baik adalah labu, melon, mangga, wortel, delima, dan ubi jalar.

4. Makanan yang Mengandung Vitamin C dan A

Vitamin C dan A dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Dengan fungsi tersebut, vitamin A dan C sangat baik untuk dikomsumsi, terutama untuk meningkatkan Hb dalam tubuh.

Beberapa bahan makanan yang kaya akan vitamin A, yaitu kubis, sawi, wortel, ikan, hati, labu, dan ubi jalar. Sedangkan makanan yang kaya akan vitamin C, yaitu jeruk, stroberi, lemon, tomat, paprika, pepaya, dan sayuran berdaun hijau.

Jenis-jenis makanan tersebut dapat membantu Anda untuk meningkatkan kadar Hb dalam darah. Namun, Anda perlu memperhatikan konsumsi makanan-makanan tersebut agar tidak berlebihan.

Sebab berlebihan mengonsumsi makanan juga bisa berdampak buruk bagi tubuh. Contohnya, tubuh yang kelebihan zat besi dapat menyebabkan gangguan kesehatan lain, seperti sembelit dan hemochromatosis.

Baca Juga : Proses Pembekuan Darah Saat Terjadi Luka

Sumber

ETimes (India Times). (2019). Suffering from Anemia? Here’s What You Must Eat to Cure it Naturally. timesofindia.indiatimes.com
Healthline. (2018). How to Raise Your Hemoglobin Count. www.healthline.com
Jurnal Ilmu Kesehatan. (2018). Intervensi Suplemen Makanan Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil. www.jikm.unsri.ac.id
Medical News Today. (2018). How to Increase Hemoglobin: Home Remedies. www.medicalnewstoday.com
NDTV Food. (2020). Howto Increase Haemoglobin: 7 Natural Ways to Improve Haemoglobin. food.ndtv.com
Nourish by WebMD. (2020). IronRich Foods. www.webmd.com