Leukopenia: Ketika Tubuh Kekurangan Sel Darah Putih

Leukopenia: Ketika Tubuh Kekurangan Sel Darah Putih

Penulis: Siska | Editor: Opie

Tahukah Anda bahwa 8% dari total berat badan kita terisi oleh darah? Sebagai cairan dengan volume terbesar dalam tubuh, darah memiliki banyak fungsi penting. Oleh sebab itu darah mempunyai komposisi yang cukup rumit.

Secara umum darah terdiri dari beberapa komponen, yaitu plasma darah, keping darah, sel darah merah, dan sel darah putih.

Jika kita kekurangan satu saja komponen darah ini, maka kondisi ini sudah pasti akan mengganggu aktivitas Anda, sebab darah berkaitan erat dengan berbagai organ dalam tubuh Anda.

Misalnya saja sel darah putih atau leukosit, yang diproduksi di sumsum tulang dan jaringan limfe. Leukosit sendiri merupakan bagian yang sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh, mengingat fungsinya untuk membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit lainnya.

Bayangkan jika tubuh kekurangan jumlah sel darah putih, maka tubuh kita tidak memiliki cukup pasukan saat melawan infeksi yang umum terjadi di setiap kehidupan manusia.

Baca Juga: Penyebab Kelebihan Sel Darah Putih yang Perlu Diketahui

Memahami Leukopenia

Kondisi kurangnya jumlah sel darah putih ini disebut dengan leukopenia.

Kondisi ini bisa didefinisikan sebagai penurunan sel-sel yang melawan penyakit (leukosit) dalam darah. Penurunan jumlah sel darah putih bervariasi antara satu kasus dengan kasus lainnya.

Secara umum, Orang dewasa yang memiliki sel darah rendah adalah mereka yang memiliki kurang dari 4.000 sel darah putih per mikroliter. Sedangkan untuk anak-anak, ambang batas ini akan bervariasi sesuai usianya.

Terdapat beberapa jenis leukopenia, tergantung pada sel darah putih apa yang mengalami penurunan jumlah di dalam tubuh Anda, dua jenis tersebut, yakni:

  • Limfopenia. Bisa juga disebut dengan limfositopenia, yaitu kondisi dimana salah satu jenis leukosit dalam darah yang disebut limfosit mengalami penurunan volume.
  • Neutropenia. Neutropenia adalah kurangnya kadar neutrofil pada darah, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang terbentuk di sumsum tulang.

Penyebab Leukopenia

Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan leukopenia, yakni:

  • Infeksi virus yang mengganggu kinerja sumsum tulang
  • Gangguan bawaan yang melibatkan fungsi sumsum tulang berkurang
  • Kanker atau penyakit lain yang merusak sumsum tulang
  • Gangguan autoimun yang menghancurkan sel darah putih atau sel sumsum tulang
  • Infeksi parah yang menghabiskan sel darah putih lebih cepat daripada yang dapat diproduksi
  • Obat-obatan, seperti antibiotik, yang menghancurkan sel darah putih
  • Sarkoidosis, yaitu kondisi dimana sel-sel radang menumpuk
  • Kurangnya nutrisi seperti asam folat dan B12, dapat memengaruhi cara tubuh Anda membuat sel darah putih
  • Limpa yang bermasalah juga akan menurunkan jumlah sel darah putih

Beberapa diantara penyebab leukopenia di atas berkaitan erat dengan fungsi sumsum tulang. Hal ini dikarenakan jaringan spons tulang, atau yang disebut sumsum tulang, berfungsi untuk membuat sel darah. Sehingga ketika sumsum tulang mengalami gangguan, maka akan mempengaruhi jumlah sel darah putih dalam darah.

Baca Juga: Makanan Sehat Untuk Menaikkan Tekanan Darah

Gejala Leukopenia

Jika jumlah sel darah putih Anda sangat rendah, mungkin saja Anda memiliki tanda-tanda infeksi, termasuk hal-hal berikut ini:

  • Demam, kedinginan, dan/atau keluar keringat berlebih pada malam hari
  • Mengalami sakit kepala atau leher terasa kaku
  • Sakit tenggorokan
  • Adanya bercak putih di mulut
  • Batuk atau sesak nafas
  • Muncul rasa terbakar saat buang air kecil
  • Kemerahan atau bengkak di sekitar luka kulit
  • Sakit perut dan diare

Tanda-tanda leukopenia mungkin tidak dapat dengan mudah Anda kenali. Namun jika gejala di atas terjadi dan bertambah parah, sebaiknya jangan tunda lagi untuk memberitahukannya kepada dokter.

Pengobatan Leukopenia

Untuk dapat mengobati leukopenia, biasanya tergantung pada beberapa hal yang mendasarinya, namun pada umumnya perawatan yang diperlukan adalah:

  • Minum obat yang sudah diresepkan oleh dokter
  • Faktor granulocyte colony-stimulating dan faktor pertumbuhan lain yang berasal dari sumsum tulang dapat membantu jika penyebab leukopenia
  • Melakukan diet immunocompromised, atau diet rendah bakteri
  • Makan makanan bernutrisi
  • Istirahat yang cukup

Leukopenia mungkin tidak dapat dicegah, namun Anda bisa melakukan pencegahan terhadap infeksi ketika jumlah sel darah putih rendah, sehingga dibutuhkan perawatan yang mencakup makan dengan baik, istirahat, dan menghindari cedera dan sumber kuman.

Jika merasa kesulitan, bicarakan dengan dokter, perawat, atau ahli gizi sehingga bisa dilakuakn penyesuaian.

Baca Juga: 11 Cara Sederhana Menaikkan Trombosit Darah

Sumber

Healthline. (2018). What Is Leukopenia? www.healthline.com

WebMD. (2020). Why Is My White Blood Cell Count Low? www.webmd.com

Mayoclinic. (2020). Low white blood cell count. www.mayoclinic.org

Very well health. (2020). What Is Leukopenia? www.verywellhealth.com

Medical News Today. (2018). What to know about high white blood cell count. www.medicalnewstoday.com