Di Mana Letak Jantung Kita?

Di Mana Letak Jantung Kita?

Penulis: Heldania | Editor: Opie

Jantung adalah organ berotot yang terdiri dari otot jantung dan jaringan ikat yang bertindak sebagai pompa untuk mendistribusikan atau menerima dan memompa darah ke seluruh jaringan tubuh.

Organ utama sistem kardiovaskular ini juga bekerja dengan sistem tubuh lain untuk mengontrol detak jantung dan tekanan darah.

Beberapa faktor, seperti riwayat keluarga, riwayat kesehatan pribadi, dan gaya hidup memengaruhi seberapa baik jantung Anda bekerja.

Untuk mengetahui di mana letak jantung dan peran pentingnya dalam tubuh manusia, mari simak informasi berikut!

Baca Juga: Kenali Anatomi Jantung dan Cara Kerjanya

Letak Jantung

Letak jantung pada tubuh manusia adalah pada bagian tengah dada, tepatnya di sisi kiri tubuh.

Berat jantung manusia umumnya sekitar 200-425 gram atau berukuran sedikit lebih besar dari kepalan tangan dewasa.

Ukuran jantung memang kecil, namun organ tubuh ini terdiri dari banyak bagian yang berperan besar dalam kelangsungan hidup manusia.

Bagian Jantung Beserta Fungsinya

Berikut informasi tentang beberapa bagian jantung beserta fungsinya:

  • Perikardium – Salah satu bagian jantung sejenis membran serosa ini menghasilkan cairan serous yang berfungsi melumasi jantung selama berdenyut.

Perikardium memainkan peran penting dalam mencegah terjadinya gesekan yang menyakitkan antara jantung dan organ sekitarnya.

  • Katup – Fungsi katup adalah menjaga aliran darah ke satu arah.

Bagian ini terdiri dari empat jenis, yaitu:

    • Katup trikuspid (mengatur aliran darah antara serambi kanan dan bilik kanan)
    • Katup pulmonal (mengatur aliran darah dari bilik kanan ke arteri pulmonalis)
    • Katup mitral (mengalirkan darah penuh oksigen dari serambi kiri ke bilik kiri)
    • Katup aorta (membuka jalan bagi darah penuh oksigen untuk dilewati dari bilik kiri ke aorta).
  • Pembuluh Darah – Pembuluh darah memiliki fungsi berbeda berdasarkan jenisnya.

Terdapat tiga jenis pembuluh darah di jantung, yakni:

    • Arteri (membawa darah penuh oksigen dari jantung ke bagian tubuh lainnya)
    • Vena (membawa darah rendah kandungan oksigen dari seluruh tubuh ke jantung)
    • Kapiler (pembuluh darah yang menghubungkan arteri terkecil dengan vena terkecil)
  • Serambi (Atrium) – Bagian jantung atas ini memiliki fungsi berbeda berdasarkan posisinya.

Serambi kanan berguna menerima darah kotor dari tubuh yang dibawa oleh pembuluh darah, sedangkan serambi kiri menerima darah bersih dari paru-paru.

Hanya berfungsi sebagai ruangan penerima darah, serambi mempunyai dinding yang tipis dan tidak berotot.

  • Bilik (Ventrikel) – Bagian jantung bawah ini terdiri dari bagian kanan dan kiri dengan fungsi berbeda.

Bilik kanan bekerja memompa darah kotor dari jantung ke paru-paru, dan bilik kiri memompa darah bersih ke jantung agar dialirkan ke seluruh tubuh.

Tidak sama dengan dinding serambi, dinding bilik mempunyai dinding yang jauh lebih tebal dan berotot.

Baca Juga: Cara Kerja dan Kiat Menjaga Kesehatan Jaringan Otot Jantung

Cara Kerja Jantung

Jantung bekerja keras memompa dan memasok darah dengan cara yang tidak sederhana. Berikut informasinya:

  • Atrium kanan memperoleh pasokan darah dari seluruh tubuh melalui vena cava
  • Darah tersebut kemudian dialirkan ke ventrikel kanan
  • Dari ventrikel kanan, darah dipompa ke luar jantung menuju ke paru-paru
  • Gunanya adalah untuk pertukaran karbon dioksida dengan oksigen
  • Darah yang sudah kaya akan oksigen kemudian dipompakan masuk ke atrium kiri
  • Setelah itu berlanjut ke ventrikel kiri
  • Baru selanjutnya dialirkan ke seluruh tubuh melalui aorta

Gangguan pada Jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian dengan perkiraan 17,9 juta jiwa setiap tahun secara global.

Dari banyaknya gangguan pada jantung, berikut tiga di antaranya yang paling umum:

  • Serangan jantung – Gangguan pada jantung ini ditandai oleh rasa nyeri atau ketidaknyamanan di dada, gangguan pencernaan, mulas, mual atau muntah, kelelahan ekstrem, nyeri punggung atau leher bagian atas, hingga ketidaknyamanan tubuh bagian atas, pusing, dan sesak napas.
  • Aritmia – Gangguan yang menyebabkan perasaan berdebar-debar di dada (palpitasi).
  • Gagal jantung – Anda yang mengalami gagal jantung mungkin merasakan gejala berupa sesak napas, pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, tungkai, perut, atau vena leher, dan kelelahan.

Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Lemah Jantung dan Cara Mencegahnya

Sumber

Healthline. (2018). Heart. www.healthline.com

WebMD. (2021). Picture of The Heart. www.webmd.com

Mayo Clinic. (2021). Video: Heart and circulatory system. www.mayoclinic.org

Cleveland Clinic. (2021). Heart. my.clevelandclinic.org