Krim Hydrocortisone untuk Mengatasi Masalah Kulit

Krim Hydrocortisone untuk Mengatasi Masalah Kulit

Penulis: Ratna

Hydrocortisone merupakan obat dalam golongan kortikosteroid yang berfungsi untuk mengobati berbagai masalah kulit. Obat ini dapat mengatasi kemerahan, bengkak, gatal, dan masalah lain pada kulit. Cara obat ini yaitu dengan mengaktifkan zat alami pada kulit untuk mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal.

Hydrocortisone umumnya hadir dalam bentuk salep, krim, larutan (cair), semprotan, atau lotion untuk digunakan pada kulit. Obat ini umumnya digunakan pada  kulit yang terkena gigitan serangga, eksim, dermatitis, alergi, ruam, dan juga gatal pada bagian luar alat kelamin wanita.

Baca Juga: Kenali Jenis-Jenis Ruam Kulit dan Penyebabnya

Sebelum Menggunakan Hydrocortisone

Penggunaan obat yang kurang tepat dapat menimbulkan efek negatif pada kulit. Oleh sebab itu, hal-hal berikut ini perlu Anda ketahui sebelum mengonsumsi obat tersebut, antara lain:

  • Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda alergi terhadap obat tersebut atau bahan-bahan yang terkandung padanya.
  • Konsultasikan pada dokter apabila Anda sedang atau berencana menggunakan obat- obatan lain. Hal ini termasuk vitamin, suplemen, dan obat herbal.
  • Hindari penggunaan pada anak usia kurang dari 10 tahun, kecuali atas saran dari dokter.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita diabetes atau sindrom Cushing yaitu kondisi abnormal yang disebabkan oleh kelebihan hormon kortikosteroid.
  • Selain itu, konsultasikan juga apabila Anda sedang atau pernah menderita gangguan sistem imun, penyakit liver, penyakit ginjal, penyakit jantung, gangguan tiroid, osteoporosis, divertikulitis, tukak lambung, dan kolitis ulseratif.
  • Beritahu dokter jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil.
  • Konsultasikan pada dokter apabila Anda sedang menyusui.

Baca Juga: Kenali 12 Penyebab Bintik Merah pada Kulit

Cara Penggunaan

Berikut ini aturan pakai yang perlu Anda ketahui pada penggunaannya, antara lain:

  • Ikuti petunjuk yang tersedia pada kemasan obat atau sesuai dengan resep dari dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosisnya.
  • Hydrocortisone topikal atau berbentuk salep biasanya digunakan satu hingga empat kali sehari. Sebaiknya gunakan pada jam sama setiap harinya selama pemakaian.
  • Hindari menggunakan krim atau salep lebih sering dari yang dokter sarankan.
  • Oleskan sedikit salep, krim, larutan, semprotan, atau lotion untuk menutupi area kulit yang ingin Anda obati dengan tipis. Ratakan krim dengan menggosoknya secara lembut.
  • Hindarkan obat yang berbentuk krim atau cairan dari mata dan mulut atau daerah sensitif lain seperti pada alat kelamin, atau pada kulit yang sedang terinfeksi.
  • Hindari mengoleskan obat ini pada area wajah tanpa arahan dari dokter. Obat ini dapat memicu masalah kulit wajah seperti impetigo, rosacea dan jerawat.
  • Hindari penggunaan krim lebih dari seminggu. Apabila gejala Anda belum sembuh, sebaiknya konsultasikan pada dokter.
  • Hindari menutup bagian luka yang diolesi obat dengan penutup apapun, kecuali pada kondisi tertentu seperti psoriasis dan dengan arahan dokter.
  • Jika Anda mengoleskannya ke area popok anak, jangan tutupi area tersebut atau hindari penggunaan popok yang terlalu ketat.

Efek Samping

Obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping. Berikut ini merupakan efek samping yang umumnya terjadi, antara lain:

  • Rasa menyengat atau terbakar pada kulit
  • Iritasi
  • Kulit terasa kekeringan
  • Muncul kemerahan pada area yang terkena obat
  • Timbul jerawat
  • Pertumbuhan rambut yang tidak biasa
  • Munculnya benjolan rambut (folliculitis)
  • Penipisan atau perubahan warna kulit
  • Muncul stretch mark
  • Benjolan putih atau merah kecil pada kulit

Segera hubungi dokter apabila gejala tersebut tidak kunjung sembuh atau bertambah parah.

Selain itu, reaksi alergi yang serius juga dapat terjadi setelah pemakaian obat. Namun, hal ini jarang terjadi. Segera dapatkan pertolongan medis jika Anda mengalami gejala seperti ruam, gatal atau bengkak (terutama pada wajah, lidah, atau tenggorokan), pusing parah, dan kesulitan bernapas.

Baca Juga: Ketahui Cara Pemakaian Acyclovir untuk Mengobati Herpes

Sumber

Healthline. 2018. Hydrocortisone. www.healthline.com

Medline Plus. 2018. Hydrocortisone. www.medlineplus.gov

NHS. 2017. Hydrocortisone. www.nhs.uk

WebMD. Hydrocortisone Cream. www.webmd.com