Ketahui Penyebab Muntaber dan Cara Mengatasinya

Ketahui Penyebab Muntaber dan Cara Mengatasinya

Penulis: Opie | Editor: Handa

Muntaber merupakan infeksi usus yang ditandai oleh diare berair, kram perut, mual, dan muntah. Penyakit ini dapat menular saat Anda melakukan kontak langsung dengan penderita muntaber atau melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

Biasanya, seseorang akan mulai mengalami gejala muntaber 1-3 hari setelah terpapar virus. Untuk muntaber ringan, biasanya berlangsung selama 3-7 hari. Namun, untuk kasus yang parah, muntaber bisa bertahan hingga 10 hari bahkan lebih.

Tips Mengatasi Muntaber

Muntaber tentu sangat mengganggu aktivitas keseharian Anda. Agar muntaber segera mereda, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah, di antaranya:

1. Mengonsumsi Air

Ketika mengalami muntaber, cairan dalam tubuh Anda akan banyak keluar melalui muntah, diare, dan keringat. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda mengonsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi.

Jika Anda merasa kesulitan menelan air, cobalah minum secara perlahan menggunakan sedotan. Berikut ini beberapa air yang bisa Anda konsumsi saat mengalami muntaber:

  • Air putih
  • Minuman mengandung cairan elektrolit, seperti minuman olahraga atau air kelapa.
  • Minuman yang mengandung jahe atau peppermint yang berguna untuk menenangkan perut Anda.

Walaupun mengonsumsi banyak cairan sangat membantu Anda saat muntaber, tetapi ada pengecualian untuk minuman yang mengandung kafein dan alkohol. Hal ini karena kafein dan alkohol dapat mempercepat pembentukan urin sehingga membuat Anda mudah buang air kecil.

2. Konsumsi Makanan tertentu

Beberapa makanan, seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti tawar menjadi makanan yang direkomendasikan saat Anda mengalami muntaber. Hal ini karena keempat makanan tersebut mudah dicerna dan mengandung karbohidrat untuk memberikan Anda energi.

Baca Juga : Simak Cara Mengatasi Diare Akibat Bakteri

3. Hindari Produk Olahan Susu

Susu memang diketahui memiliki beberapa nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, dilansir dari Healthline, susu sulit dicerna dan dapat memperburuk diare dan muntaber.

Selain susu, beberapa makanan yang perlu Anda hindari saat mengalami diare, yaitu makanan berserat (seperti sayuran, pepaya, dan gandum utuh), makanan berlemak (seperti daging), makanan yang asin serta pedas.

4. Istirahat yang Cukup

Muntaber bisa membuat anda merasa kelelahan. Padahal tubuh membutuhkan energi sebanyak mungkin untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan. Oleh sebab itu, istirahat sangat penting dilakukan agar sistem kekebalan tubuh Anda kembali bekerja dengan baik.

5. Mengonsumsi Obat Tertentu

Meskipun tidak ada obat yang dapat menyembuhkan muntaber, bahkan antibiotik pun tidak dapat membantu karena penyebab muntaber adalah infeksi virus. Namun, terdapat beberapa obat yang dapat membantu meringankan gejala muntaber, yaitu:

  • Ibuprofen. Obat ini dapat membantu menurunkan rasa sakit dan demam ketika Anda mengalami muntaber. Walaupun begitu, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut. Pasalnya, ibuprofen dapat mengganggu kerja lambung serta membuat ginjal bekerja lebih ekstra.
  • Asetaminofen. Obat ini sering direkomendasikan untuk mengatasi muntaber dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan ibuprofen.
  • Antiemetik. Obat ini dapat meringankan rasa mual. Beberapa obat yang mengandung antiemetik yaitu promethazine, ondansetron, metoclopramide, atau prochlorperazine.
  • Obat anti peradangan atau inflamasi. Yang termasuk dalam obat ini adalah subsalisilat (Pepto-Bismol) dan loperamid hidroklorida (Imodium). Namun, Pepto-Bismol tidak boleh digunakan pada anak-anak.

Baca Juga : Cara Alami Atasi Pusing dan Mual

Pastikan Anda melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan di atas. Selain itu, Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami hal serius, seperti tidak bisa menahan buang air besar (BAB) selama 24 jam, mengalami dehidrasi, serta demam di atas 40 derajat Celcius.

Tips mencegah tertular muntaber

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi virus ini menyebabkan 19-21 juta penyakit dan berkontribusi pada 56.000-71.000 kasus rawat inap, serta 570-800 kematian setiap tahun. Oleh sebab itu, perhatikan beberapa cara berikut untuk mencegah muntaber.

  • Mencuci tangan sesering mungkin dan menjaga kebersihan. Terutama saat memegang makanan, setelah menggunakan toilet, dan mengganti popok anak.
  • Mencuci semua buah dan sayuran hingga bersih.
  • Masak makanan laut sebelum dimakan.
  • Membersihkan pegangan keranjang belanja sebelum digunakan.
  • Membersihkan permukaan meja, tempat tidur, dan pakaian dengan desinfektan
  • Memberikan ruangan yang berbeda jika ada anggota keluarga yang sakit.

Baca Juga : Anak Mual dan Muntah? Atasi dengan Cara Berikut Ini!

Sumber


Healthline. 2017. Stomach Flu Remedies. www.healthline.com
Mayo Clinic. Viral Gastroenteritis. www.mayoclinic.org
Medical News Today. 2017. Causes and Treatments of Stomach Flu. www.medicalnewstoday.com
Southern Cross. 2018. Gastroentritis – Causes, Symptoms, Treatments, www.southerncross.co.nz
WebMD. 2018. Gastroenteritis (Stomach Flu). www.webmd.com



Add Your Comment