Ketahui Penyebab Gangguan Hidung Rhinitis Vasomotor

Ketahui Penyebab Gangguan Hidung Rhinitis Vasomotor

Penulis: Lely | Editor: Ratna

Rhinitis vasomotor mengacu pada suatu kondisi di mana peradangan pada selaput di dalam hidung, iritan atau alergen dapat menyebabkan peradangan ini. Ada juga saat-saat ketika tidak ada penyebab spesifik untuk peradangan tersebut. Kondisi ini disebut juga dengan rhinitis non alergi dan rhinitis idiopatik.

Kondisi ini tidak mengancam jiwa, bagi Anda yang terkena rhinitis vasomotor mungkin akan memiliki gejala tidak serius, tetapi tidak nyaman. Rinitis vasomotor dapat menyerang orang dewasa dan anak-anak. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi pada Anda setelah umur 20 tahun.

Penyebab Rhinitis Vasomotor

Rinitis vasomotor terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung Anda membengkak. Pelebaran pembuluh darah ini disebabkan oleh lapisan hidung diisi oleh darah dan cairan. Ada banyak kemungkinan penyebabnya, termasuk ujung saraf di hidung yang terlalu responsif, mirip dengan cara paru-paru bereaksi pada asma.

Masih belum diketahui apa yang menyebabkan pembuluh darah di hidung melebar. Beberapa pemicu umum yang dapat menyebabkan reaksi ini meliputi:

  • Iritasi dari lingkungan atau pekerjaan seperti debu, asap rokok, parfum, bau asap, aroma yang menyengat seperti parfum dapat memicu rhinitis. Asap kimia yang mungkin berhubungan dengan pekerjaan tertentu juga bisa jadi penyebabnya.
  • Perubahan cuaca atau perubahan suhu atau kelembaban dapat memicu selaput di dalam hidung Anda membengkak dan menyebabkan hidung tersumbat atau berair.
  • Infeksi virus seperti pilek atau flu.
  • Rhinitis vasomotor juga dapat terjadi saat Anda makan. Terutama saat makan makanan panas atau pedas. Minum minuman beralkohol juga dapat menyebabkan selaput dalam hidung Anda membengkak, yang menyebabkan hidung tersumbat.
  • Kondisi ini juga dapat dipicu pada beberapa orang oleh obat penenang, antidepresan, kontrasepsi oral atau obat yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Penggunaan semprotan hidung dekongestan yang berlebihan dapat menyebabkan jenis rhinitis non alergi yang disebut rinitis medikamentosa.
  • Terlalu sering menggunakan semprotan dekongestan hidung.
  • Perubahan hormonal yang terkait dengan kehamilan, menstruasi, atau penggunaan kontrasepsi oral atau kondisi hormonal lainnya seperti hipotiroidisme dapat menyebabkan rinitis non alergi.
  • Tidur telentang, apnea tidur, dan refluks asam. Berbaring telentang di malam hari saat Anda tidur dapat menyebabkan rinitis non alergi, seperti halnya apnea tidur obstruktif atau refluks asam.
  • Hipotiroidisme.
  • Stres.

Gejala

Gejala rhinitis vasomotor atau rhinitis non alergi dapat muncul dan hilang sepanjang tahun, atau mungkin bertahap atau bertahan dalam beberapa minggu. Tanda-tanda umum dari kondisi ini meliputi:

  • Hidung tersumbat.
  • Pilek.
  • Lendir di tenggorokan, atau postnasal drip.

Jika Anda menderita rinitis vasomotor, Anda biasanya tidak akan memiliki gejala-gejala berikut:

  • Hidung gatal.
  • Mata gatal atau berair.
  • Tenggorokan gatal.

Gejala-gejala ini umum terjadi pada rhinitis alergi, yang disebabkan oleh alergi.

Perawatan dan Pengobatan

Perawatan untuk rhinitis vasomotor ditujukan untuk mengurangi sumbatan dan mencegah rhinorrhea (drainase). Adapun perawatan medis hidung dan oral untuk rhinitis vasomotor, sebagai berikut:

1. Semprotan hidung untuk rhinitis vasomotor

Semprotan hidung dapat membantu untuk pengobatan gejala rhinitis vasomotor, dengan kandungan berbagai jenis obat termasuk:

  • Antikolinergik, seperti ipratropium untuk menekan kepekaan terhadap pemicu lingkungan.
  • Kortikosteroid, seperti mometasone furoate, budesonide, atau beclomethasone untuk meredakan hidung tersumbat:
  • Cromolyn untuk mengontrol pilek.

2. Obat oral untuk rhinitis vasomotor

Obat-obatan oral yang dapat digunakan untuk mengobati rhinitis vasomotor termasuk:

  • Dekongestan seperti pseudoephedrine dan chlorphenamine.
  • Antihistamin oral seperti diphenhydramine, atau loratadine.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter Anda dapat merekomendasikan operasi untuk mengobati kondisi Anda. Pilihan prosedur bedah dapat membantu, jika Anda memiliki masalah kesehatan mendasar yang memperparah gejala Anda. Contohnya termasuk kondisi polip hidung atau septum yang menyimpang.

Pencegahan

Jika Anda menderita rhinitis vasomotor, Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk mengurangi gejala dan mencegahnya untuk kambuh:

  • Menghindari pemicunya. Jika Anda dapat mengidentifikasi apa yang menyebabkan atau memperburuk kondisi gejala Anda, usahakan untuk menghindari pemicunya. Karena akan membuat perbedaan besar.
  • Jangan terlalu sering menggunakan dekongestan hidung. Karena penggunaan obat-obatan tersebut selama lebih dari beberapa hari, pada suatu waktu dapat memperburuk gejala Anda.
  • Jika pengobatan tidak berhasil, konsultasikan dengan dokter. Dokter Anda dapat menganjurkan metode lain untuk melakukan pencegahan atau mengurangi gejala Anda.

Baca Juga: Pahami Berbagai Macam Pengobatan Rhinitis Alergi

Sumber

Healthline. (2018). Vasomotor Rhinitis. www.healthline.com

Healthgrades. (2021). Vasomotor Rhinitis. www.healthgrades.com

Asthma and Respiratory Foundation NZ. (2022). Vasomotor Rhinitis (VMR). www.asthmafoundation.org.nz

Cleveland Clinic. (2019). Nonallergic Rhinitis. my.clevelandclinic.org

Mayo Clinic. (2021). Nonallergic rhinitis. www.mayoclinic.org