Ketahui Berbagai Manfaat Temu Ireng bagi Kesehatan

Ketahui Berbagai Manfaat Temu Ireng bagi Kesehatan

Penulis: Anita | Editor: Ratna

Ditinjau oleh: dr. Winda Atika Sari

Terakhir ditinjau: 31 Juli 2023

 

Indonesia merupakan negara yang kaya akan tanaman dan rempah-rempah yang berkhasiat. Tak heran kalau masyarakat mulai memanfaatkannya dan membuat jamu yang terkadang dijadikan obat-obatan atau suplemen tradisional.

Temu hitam atau temu ireng sering dijadikan bahan baku dalam jamu dan dianggap berkhasiat untuk tubuh. Kira-kira apa saja manfaat temu ireng bagi kesehatan? Cari tahu beragam manfaat temu hitam dari artikel ini!

Baca Juga: Tak Hanya Segar, Ketahui 11 Manfaat Jamu Kunyit Asam

Manfaat Temu Ireng bagi Kesehatan

Tanaman temu ireng atau Curcuma aeruginosa Robx. memiliki tinggi kurang lebih 200 centimeter, tidak bercabang, memiliki daun yang berwarna merah, dan bisa ditemukan di area hutan.

Tumbuhan herbal ini berasal dari Myanmar dan bisa didapatkan di negara Asia lainnya. Selain dijadikan jamu, temu ireng juga bisa menjadi pewarna alami dan bumbu dapur.

Meskipun memiliki rasa yang pahit, tapi tumbuhan ini dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Namun, apakah itu benar adanya? Berikut adalah beberapa manfaat temu ireng bagi kesehatan:

1. Menambah Nafsu Makan

Salah satu manfaat temu ireng bagi kesehatan yang paling dikenal adalah untuk meningkatkan nafsu makan.

Dalam studi yang dilakukan pada tahun 2020, kombinasi pemijatan Swedia dan temu ireng kemungkinan dapat meningkatkan nafsu makan pada anak-anak sekolahan.

Akan tetapi, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk melihat efek temu ireng secara langsung terhadap nafsu makan.

2. Mengatasi Cacingan

Cacingan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak-anak yang aktif bermain di luar rumah. Ternyata, selain obat cacing di apotek, Anda bisa memberikan temu ireng untuk mengatasi cacingan!

Penelitian yang dilangsungkan pada tahun 2017 mendapati bahwa temu ireng dapat membantu mengatasi cacingan secara alami dan mampu meningkatkan nafsu makan anak.

3. Baik untuk Rahim

Sesudah melahirkan, terkadang para ibu akan mengalami cedera pada bagian rahim. Untungnya, hasil riset pada tahun 2019 menunjukkan kalau temu ireng berpotensi memulihkan luka pada bagian dalam pasca melahirkan.

Oleh karena itu, tanaman herbal ini bisa dijadikan alternatif untuk penanganan pencegahan cedera setelah melahirkan.

4. Meningkatkan Kadar Kolesterol Baik

Penelitian pada tahun 2016 menemukan bahwa mencampur tepung temu ireng ke dalam pakan bebek Peking dapat menaikkan kadar HDL atau kolesterol baik serta produktivitas bebek.

Sayangnya, masih dibutuhkan riset mengenai efek temu ireng terhadap kadar HDL dalam tubuh manusia.

5. Mengandung Anti Bakteri

Temu ireng diketahui dapat mengurangi aktivitas bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli melalui ekstrak senyawa etanolnya. Namun, masih diperlukan penelitian lebih mendalam tentang kandungan antibakteri dalam temu ireng.

6. Mengatasi Kebotakan pada Pria

Siapa sangka, ternyata kombinasi 5% minoxidil dan 5% ekstrak temu ireng dapat membantu memperlambat kerontokan rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut pada pria yang mengalami kebotakan pada kepala bagian tengah!

7. Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Selain meningkatkan kadar kolesterol baik, manfaat temu ireng bagi kesehatan lainnya adalah memperkuat daya tahan tubuh.

Studi pada tahun 2019 mendapati bahwa ekstrak senyawa etanol sebanyak 0.04% b/v dan 0.08% b/v bisa meningkatkan imunoglobulin G (IgG) yang berperan dalam sistem imun tubuh.

Akan tetapi, penelitian terhadap tikus putih. Oleh karena itu, masih perlu riset lebih lanjut mengenai kaitan antara temu ireng dan peningkatan daya tahan tubuh pada manusia.

8. Mengurangi Nyeri Menstruasi

Bagi para wanita yang sering mengalami rasa sakit saat haid, Anda bisa mencoba salah satu manfaat temu ireng bagi kesehatan, yakni mengatasi sakit saat datang bulan.

Kandungan beta-pinene dan lakton seskuiterpen dalam temu ireng mampu mengurangi kontraksi pada rahim dan karenanya dapat membantu mengurangi nyeri saat haid ataupun sebelum persalinan.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut soal khasiat temu ireng yang satu ini.

9. Kaya Akan Antioksidan

Sama seperti tanaman kelas Curcuma lainnya, temu ireng juga mengandung senyawa antioksidan dan anti radang yang dikenal sebagai kurkuminoid. Tumbuhan herbal ini bisa menjadi alternatif Anda untuk menangkal radikal bebas.

Sebelum Mengonsumsi Temu Ireng

Secara garis besar, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat temu ireng bagi kesehatan. Selain itu, jangan mengonsumsi temu ireng secara berlebih karena penggunaan tanaman herbal ini secara berlebih berpotensi merusak organ hati.

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau mengonsumsi obat atau suplemen khusus, diskusikan dengan dokter apakah Anda dapat memakan temu ireng atau tidak.

Baca Juga: 7 Khasiat Temulawak sebagai Obat Alami

Sumber

DrHealthBenefits. 10 Amazing Health Benefits of Curcuma Aeruginosa. www.drhealthbenefits.com

IPB University. (2016). Rimpang Temu Ireng Curcuma. www.repository.ipb.ac.id

Journal of Biologically Active Products from Nature. (2013). Chemistry and Biochemistry of Terpenoids from Curcuma and Related Species. www.tandfonline.com

Journal of Vocational Health Studies. Temu Ireng Herbal. www.e-journal.unair.ac.id

Jurnal Farmasi Indonesia. (2018). Jamu Temu Ireng. www.jurnalnasional.ump.ac.id

Jurnal Herbal Indonesia. (2019). Rimpang Temu Ireng. www.uit.e-journal.id

Media Ilmu Kesehatan. (2019). Efek Curcuma Aeruginosa. www.ejournal.unjaya.ac.id

NIH. (2012). Curcuma aeruginosa. www.pubmed.ncbi,nlm.nih.gov

NIH. (2009). Uterine Relaxant Effects of Curcuma Aeruginosa Roxb. Rhizome Extract. www.pubmed.ncbi.nlm.nih.gov 

Repositori Riset Kesehatan Nasional. (2017). Improving the use of Curcuma aeruginosa Roxb. as anthelmintic for children in Bogor Regency. www.litbang.kemkes.go.id

ResearchGate. (2016). Tepung temu hitam. www.researchgate.net

Taylor & Francis Online. Nutritional value, phytochemical composition, and biological activities of edible Curcuma species: A review. www.tandfonline.com