Ketahui Bagian-bagian Otak Manusia dan Fungsinya

Ketahui Bagian-bagian Otak Manusia dan Fungsinya

Penulis: Aldo | Editor: Umi

Otak manusia adalah sebuah organ kompleks dan unik yang memiliki lebih dari 100 miliar sel saraf yang dilindungi oleh tengkorak. Organ seberat sekitar 1,5 kilogram ini berperan mengontrol semua fungsi tubuh kita, seperti berpikir, mengingat, melepaskan hormon, mengontrol gerakan fisik, dan mengatur respons terkait panca indera.

Struktur otak manusia terbagi ke dalam tiga bagian utama, yakni otak besar (cerebrum), batang otak (brainstem), dan otak kecil (cerebellum). Ketiga bagian otak ini memiliki fungsinya masing-masing yang memungkinkan kita untuk beraktivitas sehari-hari.

Lalu, apa saja struktur dan fungsi tiap bagian otak manusia? Berikut penjelasannya.

Baca Juga : Olahraga Rutin Dapat Tingkatkan Fungsi dan Kinerja Otak

Otak Besar (Cerebrum)

Cerebrum adalah bagian otak paling besar. Bagian otak ini memiliki dua belahan yang disebut hemispheres (belahan otak).

Belahan otak kiri dan kanan dihubungkan oleh ikat serat saraf yang disebut korpus kalosum. Ikat serat saraf ini berfungsi menghubungkan atau mengantarkan pesan dari satu sisi hemisphere ke sisi lainnya.

Otak besar menjalankan fungsi otak tingkat tinggi, seperti berbicara, menalar, melihat dan mendengar, menafsirkan sentuhan, mengontrol gerakan, dan memecahkan masalah.

Otak besar terbagi lagi ke dalam empat bagian yang disebut lobus, yakni lobus frontal, lobus parietal, lobus temporal, dan lobus oksipital. Berikut ini penjelasan mengenai keempat lobus tersebut:

  • Lobus frontal: terletak di bagian depan otak. Lobus ini merupakan lobus terbesar di antara yang lainnya. Lobus frontal mengendalikan kemampuan menalar, pemecahan masalah, pengelolaan emosi, pengontrol impuls, perencanaan, gerakan tubuh, kemampuan motorik, kemampuan berbahasa, dan kemampuan mengingat.
  • Lobus parietal: berada di belakang lobus frontal atau di bagian tengah otak kita. Lobus parietal terlibat dalam proses mengorganisir informasi sensorik atau indrawi dari bagian tubuh lain, seperti tekanan, rasa panas, sentuhan, dan rasa sakit. Selain itu, lobus ini juga berperan dalam proses persepsi visual dan orientasi spasial kita.
  • Lobus temporal: terletak di bagian bawah otak, yakni di dekat posisi telinga kita. Lobus temporal berfungsi memproses ingatan visual, ingatan verbal, memahami bahasa lisan, pengetahuan umum, serta menerjemahkan emosi dan reaksi orang lain.
  • Lobus oksipital: berada di bagian belakang otak kita. Fungsi dari lobus ini adalah menginterpretasikan informasi visual, misalnya kemampuan membaca dan mengenali kata yang tercetak di koran atau mengenali warna sebuah benda. Selain itu, lobus ini juga mengendalikan analisis spasial, seperti pergerakan benda dalam bentuk tiga dimensi.

Batang Otak (Brainstem)

Batang otak terletak di depan otak kecil (cerebellum). Bagian otak ini menghubungkan otak besar dan otak kecil ke sumsum tulang belakang.

Batang otak berperan dalam banyak fungsi otomatis, seperti detak jantung, pernapasan, pergerakan mata dan mulut, suhu tubuh, pendengaran, batuk, muntah, serta siklus bangun dan tidur. Batang otak terdiri dari otak tengah (midbrain), pons, dan medulla oblongata.

  • Otak tengah: sering dianggap sebagai bagian terkecil dalam otak. Otak tengah berperan dalam proses informasi visual dan pendengaran. Bagian ini juga berfungsi dalam mengontrol gerak mata.
  • Pons: bagian batang otak paling besar dan terletak di bawah otak tengah. Bagian ini berperan dalam menghubungkan bagian-bagian lain dalam otak. Pons berperan dalam sejumlah fungsi penting, seperti gerak wajah dan pengiriman informasi sensorik. Selain itu, pons juga terlibat dalam fungsi otonomis, seperti merangsang pernapasan dan mengontrol siklus tidur.
  • Medulla oblongata: terletak di bagian batang otak paling bawah, atau tepat di atas sumsung tulang belakang. Medulla berperan dalam mengontrol banyak fungsi otonomis yang vital seperti, detak jantung, pernapasan, dan tekanan darah.

Otak Kecil (Cerebellum)

Cerebellum terletak di bagian belakang otak, di bawah lobus oksipital. Bagian otak ini terdiri dari lobus-lobus kecil. Fungsi dari otak kecil adalah menerima informasi dari sistem dalam telinga, saraf sensorik, serta sistem pendengaran dan penglihatan.

Selain itu, otak kecil berperan dalam koordinasi pergerakan dan keseimbangan tubuh, serta mengontrol postur tubuh. Di samping peran penting dalam kontrol motorik, otak kecil juga berperan dalam fungsi kognitif, seperti berbicara.

Sejumlah Bagian Otak Lain

Berikut ini beberapa bagian otak lain yang juga memiliki peran penting:

  • Talamus: terletak di atas batang otak. Thalamus berfungsi dalam memproses dan mengirimkan informasi sensorik (rasa sakit, misalnya), gerak tubuh dan ingatan.
  • Hipotalamus: berperan dalam beberapa fungsi, di antaranya mengontrol lapar, haus, tidur, seksual respons, emosi, regulasi suhu tubuh, dan tekanan darah.
  • Kelenjar pituitari: terhubung dengan hypothalamus. Berfungsi mengeluarkan hormon yang mengontrol perkembangan seksual, mendorong pertumbuhan tulang dan otot, serta, merespon stres.
  • Sistem limbik: berperan penting dalam mengontrol respons emosional dan ingatan.
  • Kelenjar pineal: membantu mengatur jam internal tubuh (ritme sirkadian) dengan mengeluarkan melatonin.
  • Basal ganglia: berperan penting dalam mengontrol gerakan halus, seperti gerakan ujung jari.
  • Ventrikel: rongga atau ruangan di dalam otak yang berisi cairan serebrospinal (CSF). Cairan ini mengalir di dalam dan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang untuk membantu melindungi dari cedera.

Baca Juga : Makanan Terbaik untuk Perkembangan Otak Bayi dalam Kandungan

 

Sumber

Healthline. 2019. Brain Overview. www.healthline.com
Hopkins Medicine. Anatomy of the Brain. www.hopkinsmedicine.org
Mayfield Clinic. 2018. Anatomy of the Brain. www.mayfieldclinic.com
Verywell Health. 2020. The Anatomy of the Brain. www.verywellhealth.com
Verywell Mind. 2019. A Guide to the Anatomy of the Brain. www.verywellmind.com
WebMD. 2019. Picture of the Brain. www.webmd.com