Kenali Penyebab dan Gejala Radang Usus pada Anak

Kenali Penyebab dan Gejala Radang Usus pada Anak

Image: childrensnational.org

Penulis: Helen |Editor: Niahappy

Seringkali anak mengeluh karena rasa sakit yang dirasakan pada bagian perutnya. Namun, beberapa orang tua terkadang masih menghiraukan atau menganggap hal wajar karena bisa jadi anak tersebut sakit perut hanya ingin buang air besar. Namun, jika anak Anda sudah mengeluhkan rasa sakit yang diikuti dengan tubuh yang lemah dan mual maka Anda perlu membawa ke dokter kepercayaan Anda, bisa jadi itu adalah gejala awal dari penyakit radang usus.

Nah, apakah itu radang usus? Radang usus pada anak merupakan suatu kondisi yang mengakibatkan bagian perut yaitu usus menjadi merah dan bengkak. Radang usus pada anak mengacu pada peradangan kronis atau jangka panjang atau iritasi lambung, usus kecil atau pun usus besar dan menimbulkan bisul di saluran usus.

Sebelum membahas penyebab radang usus, mari mengenal gejala-gejala radang usus yang bisa terjadi pada anak. Gejala radang usus dapat diketahui selang beberapa jam setelah infeksi ataupun hitungan hari setelah infeksi. Gejala yang mungkin termasuk, seperti:

Baca Juga: Cara Mencegah Cacingan pada Anak

1. Diare

Salah satu gejala umum yang paling sering dijumpai ketika anak Anda mengalami radang usus adalah diare. Gejala ini selalu muncul di awal yang diakibatkan oleh virus, parasit, atau bakteri mulai membuat saluran infeksi pencernaan terinfeksi. Akibatnya adalah, usus tidak mampu menahan air yang keluar sehingga hal inilah yang menyebabkan anak Anda mengalami diare.

2. Demam

Selain diare, gejala yang umum dijumpai ketika anak Anda mengalami radang usus adalah demam. Mengapa demam bisa terjadi? Hal ini dikarenakan tubuh anak Anda terdeteksi adanya zat asing yang masuk ke dalam tubuh anak Anda seperti parasit, virus ataupun bakteri. Hal ini mengakibatkan sel darah putih pada tubuh anak Anda. meningkat dan membuat suhu normal pada tubuh anak Anda naik dan berujung pada demam.

3. Berat Badan pada Anak Turun Drastis

Salah satu efek dari gejala radang usus yang adalah diare maka secara tidak langsung hal ini berdampak pada penurunan berat badan anak. Hal ini dikarenakan, air adalah salah satu komponen terbesar pada tubuh, jika kadar air menurun maka hal ini akan berdampak pada penurunan berat badan selain itu, juga disebabkan usus tidak bisa berproses dalam penyerapan nutrisi dengan maksimal.

4. Berkurangnya Nafsu Makan

Dikarenakan diare, perut terasa sakit dan kenyamanan pada pencernaan anak Anda berkurang, hal ini bisa berdampak pada penurunan nafsu makan anak. Hal ini disebabkan karena berkurangnya nutrisi yang masuk pada tubuh anak Anda, seperti mineral magnesium dan zink yang berperan dalam mengontrol nafsu makan.

Baca Juga : Cara Mudah Mengatasi Nafsu Makan Anak

5. Buang Air Besar Berdarah

Jika radang usus pada anak Anda sudah parah, maka gejala yang ditemui adalah BAB berdarah, yakni darah yang keluar dari kotoran anak Anda menandakan adanya luka di dalam saluran pencernaan yang biasanya disebabkan oleh radang. Feses yang encer dan kram perut dapat menandakan bahwa saluran pencernaan anak Anda tidak berfungsi dengan baik dan bisa menjadi tanda peradangan kronis usus yang bisa membuat anak Anda merasa tidak nyaman. Nah, jika sudah mengalami seperti ini makan sangat disarankan untuk membawa anak Anda ke dokter anak kepercayaan Anda.

Setelah Anda mengenali gejala-gejala radang usus, berikut penjelasan beberapa penyebab anak Anda bisa mengalami radang usus, sehingga Anda bisa mulai untuk memulai beberapa langkah pencegahan, sebelum penyakit ini menyerang anak Anda.

1. Infeksi Virus, Parasit, dan Bakteri

Penyebab yang paling sering ditemukan ketika anak Anda mengalami radang usus adalah infeksi yang berasal dari virus, bakteri dan parasit. Salah satu jenis virus yang bisa membuat anak Anda terkena radang usus adalah cytomegalovirus yang merupakan salah satu virus yang biasanya menyerang anak yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Selain virus, bakteri juga bisa menyebabkan radang usus pada anak Anda yang telah terkontaminasi pada makanan yang masuk ke perut anak Anda, seperti Campylobacterm Shigella, E.Coli, Yersinia, dan Salmonella.

Bagaimana dengan parasit? Anak bisa terkena radang usus yang disebabkan oleh parasit, terjadi ketika parasit jenis Giardia masuk ke dalam tubuh anak Anda melalui air yang sudah kotor, seperti air kolam renang yang lama tidak dikuras, sungai, danau, ataupun sumber air lain yang kebersihannya tidak terjaga.

2. Sindrom Iritasi Usus

Penyebab ini biasanya disebabkan karena tubuh anak Anda mengalami gangguan autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh anak Anda menyerang bagian tubuhnya sendiri yang sehat. Gejalanya adalah anak Anda mengalami diare dengan frekuensi yang lama sekitar dua minggu lebih, hal ini bisa disebabkan karena tubuh anak Anda kelebihan serat, sehingga ketika anak Anda terserang radang usus, sangat disarankan untuk memperbanyak asupan rendah serat, agar usus anda bisa beristirahat sejenak.

3. Alergi Makanan yaitu sistem

Karena tiap tubuh anak berbeda maka kekebalan tubuh anak Anda pasti akan berbeda juga, dalam hal ini jenis alergi yang dimiliki. Radang usus juga bisa disebabkan karena adanya alergi pada makanan tertentu yang masuk ke dalam tubuh anak Anda. Hal ini biasanya, dialami oleh bayi yang berusia dibawah 1 tahun, karena belum sempurnanya sistem pencernaan. Sehingga, untuk para orang tua wajib untuk lebih memperhatikan dan menjaga apa yang anak Anda makan, ya.

Baca Juga : Alasan Pentingnya Sayur dan Buah pada Anak

Sumber:
MedicalNewsToday. (2017). What you need to know about enterocolitis. www.medicalnewstoday.com
Mydr. (2018). Gastroenteritis in Children. www.mydr.com.au
NicklausChildrenHospital. (2019). Enteritis. www.nicklauschildrens.org
Healthline. (2016). Enteritis. www.healthline.com